tanaman hias bunga fuchsia

Tanaman Hias Bunga Fuchsia : Tentang, Menanam, Penyiraman, Kelembapan

Tanaman Hias Bunga Fuchsia – Bunga hias Fuchsia memiliki bentuk yang sangat indah. Bunga ini dikenal dengan bentuknya yang yang unik seperti air mata yang menetes ke bawah. Jenis bunga ini banyak di antaranya yang mempunyai warna bunga ungu, selain itu mempunyai warna merah tua atau biru keunguan. Memiki tampilan yang sangat cantik.

Tentang Tanaman Hias Bunga Fuchsia

tanaman hias bunga fuchsia

Bunga fuchsia dapat mempercantik taman di rumah Anda ketika di musim kemarau atau musim panas. Akibat dari adanya varietas yangkuat, bunga-bunga penuh warna yang tak terbatas dapat menghias balkon dan teras Anda. Di bawah adalah klasifikasi tanaman bunga fuchsia.

Family fuchsia adalah onagraceae (family willowherb, family evening primrose). Genus fuchsia dengan lebih dari 100 dan 12.000 varietas di seluruh dunia yang berasal dari hutan pegunungan Amerika Selatan. Lignifying, tanaman berbunga gugur dalam variasi besar. Dengan tinggi pertumbuhan antara 20 cm hingga 150 cm dan 80 cm hingga 140 cm.

Musim berbunga spesies khusus dari bulan April hingga Juni atau Juli hingga Oktober. Bentuk bunga yaitu sepal bengkok dan jumlah kelopak bunga berkisar antara 4 sampai 8 kelopak yang berpusat di sekitar tabung yang panjang. daun elips dengan tangkai daun panjang. buah beri berwarna hijau, merah atau hitam dalam ukuran berbeda dengan sedikit biji di dalamnya tergantung pada spesies.

Dengan bunga yang tumbuh melengkung dan bunga menggantung merupakan bunga yang tepat ditanam di musim kemarau. Sebagai tanaman hias lignifyingyang akan berkembang dengan baik yang ditanam di petak maupun di balkon. Tanaman ini dapat ditanam untuk tujuan tata letak kreatif. Dapat tumbuh pada ketinggian berapa pun, terlepas dari pertumbuhan yang tegak, menggantung.

Beberapa varietas yang menunjukkan kecantikannya di tempat yang sangat cerah, sementara yang lainnya lebih suka di tempat teduh yang sedang. Fuchsia yang ditanam di outdoor tumbuh menjadi tanaman yang banyak bunganya dan pertumbuhan yang sama. Karena sistem akar yang sangat sensitif terhadap panas, permukaan tanah harus dinanungi atau tidak terkena panas langsung.

Ketika Anda membudidayakan bunga ini dengan bunga yang tidak berada di bawah sinar matahari langsung dan ketika batang dan akarnya dalam keadaan bagus serta sejuk, semua harapan Anda untuk memiliki bunga untuk memperindah rumah akan terwujud. Secara garis besar yang singkat, berikut faktor penting untuk tempat sempurna menumbuhkan fuchsia di rumah Anda.

  1. Tempat yang tidak tekena sinar matahari langsung hingga suasana yang setengah teduh.
  2. Anda dapat memilih tanah yang banyak mengandung humus beserta nutrisi.
  3. Tanah yang lembab dan dengan sistem drainase air yang baik.
  4. Dengan pH ideal sedikit asama dengan besar antara 5,5 sampai 6,5.

Penempatan tanaman harus dengan menutupi tanah tempat tumbuh, memberikan naungan atau perlindungan terhadap zona akar yang sensitif dengan naungan yang cukup. Daun-daun, potongan rumput atau kulit kayu juga berfungsi untuk tujuan ini.

Menanam Tanaman Hias Bunga Fuchsia

Fuchsia yang masih berada di dalam pot, masukkan ke wadah yang berisi air untuk merendam akar tumbuhan ini. Sementara itu, tanah di tempat yang dipilih dibersihkan dari gulma, akar tanaman lain, serta batuan kerikil. Membersihkan tanah dengan menyapunyanya hingga menunjukkan struktur tanah yang baik. Langkah-langkahnya sebagai berikut.

  1. Gali tanah dengan kedalaman 10 cm.
  2. Galubang tersebut digunakan untuk menanm, bertujuan menggandakan volume akar
  3. Lepaskan fuchsia dari potnya dan letakkan di dalam lubang dengan kedalaman 8 hingga 10 cm lebih dalam dari pot asli
  4. Setelah selesai, siramlah dengan air.

Beberapa hal yang butuh untuk diperhatikan yaitu:

  1. Anda dapat menanam fuchsia yang masih muda ke dalam tanah pot standar yang telah bebas dari gambut atau substrat khusus untuk tanaman yang masih muda.
  2. Sebelum menanam fuchsia di dalam pot, pastikan untuk merendam akar ke dalam air sampai tidak ada gelembung udara yang muncul.
  3. Pindahkan fuchsia yang masih berkar dengan baik ke dalam tanah tanaman yang memilki kualitas tinggi, bebas terhadap gambut yang kaya akan nutrisi.
  4. Optimalkan permeabilitas dengan menambahkan perlit atau serabut kelapa.
  5. Anda harus memastikan tanah untuk media tanaman dengan pH yang disarankan seperti penjelasan di atas. Nilai dari pH harus tertera pada kemasan yang dibuat oleh produsen. Hal itu terkait dengan tes yang dilakukan secara independen oleh produsen.
  6. Untuk menghindari pendangkalan pada bahan organik yang digunakan, masukkan benda yang dapat menyerap air dan udara di antara substrat dan drainase air.

Perlu Anda ketahui bahwa ketika peletakan penanaman dan sekitar tanamannya, hindari tanaman terpapar sinar matahri langsung. Sebaiknya tempatkan pada tempat yang teduh dan rindang untuk menjaga kelangsungan hidup tetap berlangsung baik. Dan lebih disarankan untuk Anda menggunakan pot tanaman yang terbuat dari tanah liat atau sejenisnya. Pot dari bahan ini akan melindungi tanaman.

1. Wadah Penanaman Bunga

tanaman hias bunga fuchsia

Ketika tanaman ditempatkan pada pot plastik, akan akan terkena panas lebih banyak daripada di temppat teduh. Oleh karena itu, pilih tempat atau wadah untuk menanam tanaman yang terbuat dari bahan yang tidak mudah dihangatkan oleh radiasi sinar matahari. Pot plastik berwarna hitam tidak direkomedasikan untuk wadah penanam.

Wadah yang digunakan pun seharusnya memiliki lubang-lubang kecil di bawah pot. Hal itu bertujuan agar tidak akan ada genangan air dalam pot. Air yang menggenang dapat mengakibatkan hal buruk pada tanaman. Akar akan mudah tumbuh jamur dan membuatnya membusuk. Hal paling buruk yang tak terduga adalah bisa mengakibatkan tanaman mati.

2. Substrat

Tanaman yang Anda tanam sendiri atau fuchsia yang baru Anda beli memiliki perlakuan lain dalam hal substrat yang mengisi pot. Hal itu juga berbeda dengan perlakuan terhadap tanaman dewasa yang tumbuh dengan akar yang baik. Tanah pot yang jual sering dipupuk untuk jangka waktu yang panjang. kandungan dalam tanah tersebut dimobilisasi dengan cepat.

Sebuah tekanan osmotik terbalik akan terjadi apabila tanaman yang masih muda berubah menjadi pengendapan air garam pada fuchsia. Ketika konsentrasi garam yang berbeda bertemu, konsentrasi garam yang lebih tinggi akan menarik konsentrasi garam yang masuk lebih rendah. Hal tersebut mengakibatkan garam dalam larutan substrat mengekstrak air intraseluler dari daun.

Garam yang mengekstrak daun secara intraseluler pada daun fuchsia yang masih muda akan menyebabkan layu meskipun telah disiram secara teratur. Masalah yang timbul ini dapat diatasi dengan pemilihan media tanaman yang untuk untuk tanaman hias bunga fuchsia.

Fuchsia yang ditanam di dalam pot dan dipajang pada balkon atau teras rumah pada musim panas atau musim kemarau. Anda dapat menyempatkan waktu untuk memangkas tanaman pada tiap fuchsia selesai berbunga. Hal itu dapat bermanfaat untuk membuat bentuk fuchsia lebih rapi. Manfaat lainnya yaitu fuchsia dapat meningkatkan produktifitas tanaman dalam berbunga.

3. Lokasi

Ditempatkan di balkon, fuchia sepenuhnya berkembang ketika diberi tempat di mana yang memungkinkan untuk menikmati sinar matahari ringan di pagi hari atau di malam hari. Mereka tidak harus terkena sinar matahari langsung tengah hari. Namun, tanaman hias ini tidak keberatan dengan jukan musim panas yang ringan.

Tentang Penyiraman Bunga Fuchsia

tanaman hias bunga fuchsia

Tanaman hias bunga fuchsia lebih menyukai substrat yang sedikit lembab yang sesekali dibiarkan kering di permukaan. Oleh karena itu perlu bagi Anda untuk memeriksa keadaanya jika tanaman membuutuhkan air pada setiap pagi dengan menekan sedikit ibu jari di atas tanah.

Pada hari-hari musim panas, tanaman dibiarkan kering tanahnya sampai malam hari dan dapat disiram lagi. Jika tanaman fuchsia dapat diamati selama cuaca yang panas dan tanahnya lembab, Anda tidak harus menyiram air kembali.

Tanaman ini memiliki cara melindungi diri dari penguapan dan tidak mengambil air. Genangan air dapat menjadi fatal. Sekali lagi, hanya Ketika permukaan media tanam telah mengering dapat disiram. Direkomendasi untunk menggunakan air hujan atau air keran yang didekalsifikasi untuk mempertahankan nilai pH tanah yang sedikit asam. Hindari menggunakan air yang dingin seperti es.

Air yang sedingin es dapat mengagetkan tanaman ketika dituangkan ke tanaman dan mengalir ke akar yang hangat. Sama halnya dengan manusia, organ dalam tubuh akan mengalami kegagetan yang diakibatkan oleh penerimaan air sedingin es. Kemudian dapat terjadi hal yang tidak diinginkan. Begitu pun dengan tanaman.

Kelembaban

Meskipun fuchsia bukan tanaman yang asli berasal daerah tropis, peningkatan kelembabannya dapat berdampak terhadap keberlangsungan hidup dan kemauan tanaman untuk berbunga. Oleh karena itu, semprotkan tanaman hias dengan air yang telah didekalsifikasi selama pada jam pagi di musim panas.

Perlu diketahui bahwa tanaman hias bunga fuchsia tidak cocok ditanam di dalam ruangan atau di ruang tamu. Tanaman fuschia sangat sensitif terhadap kelembaban yang rendah dan cahaya yang terbatas. Lebih baik ditanam di pot, semak berbunga. Tanaman ini termasuk ke dalam family willowherb yang dapat diterapkan dengan berbagai cara.

Untuk pemupukan, Anda dapat memberikan pupuk cair kalium yang dilakukan setiap 14 hari. Senyawa yang mengandung campuran NPK dalam perbandingan 16: 9: 22 telah terbukti sangat membantu. Tanaman pada pot yang masih baru diberikan nutrisi tambahan hanya setelah substrat habis. Perlu diperhatikan bahwa pupuk cair tidak diterapkan di tanah kering.

Ketika pupuk cair disiram di tanah kering, Anda dapat menyiramnya terlebih dahulu dengan sedikit air yang jernih, kemudian dapat ditambahkan pupuk. Anda dapat secara konsisten menghilangkan semua bunga dan daun yang telah layu/ sudah mati, hal itu bertujuan umtuk memberikan ruang bagi kuncup di bawahnya atau yang terhalangi. Manfatnya yaitu untuk menghambat pertumbuhan beri.

Alasan pertumbuhan beri dihambat, karena pertumbuhan buah beri memerlukan energi yang besar pada tanaman. Yang perlu Anda ketahui ketika memangkas fuchsia dengan benar yaitu ketika akan membawa tanaman ke dalam ruangan, harus dipotong dua per tiga sebelum membawanya ke dalam. Pada saat yang bersamaan, lepaskan ranting yang mati dan tertekuk serta semua daun yang layu.

Anda dapat membuat pertumbuhannya menjadi lebat dan banyaj dengan memotong ujungnya pada pertengahan musim panas sebanyak satu atau dua kali. Beberapa varietas mengalami periode mekar yang cenderung tidak bertahan lama. Dalam hal ini, disarankan untuk memangkas sedikit tanaman yang sudah layu agar tanaman menjadi segar kembali.

Fakta Tanaman Hias Bunga Fuchsia

Fuchsia adalah tanaman lebat yang masuk ke dalam family evening primrose, memiliki bentuk bak tetesan air mata. Tanaman ini berasal dari Chili, Argentina, dan Meksiko. Terdapat lebih dari 100 spesies dan ada banyak varietas fuchsia yang tumbuh di daerah tropis dan sub tropis di seluruh dunia. Fuchsia dapat ditemukan di ketinggian 13.900 kaki di atas permukaan laut. Tumbuhan ini ditemukan pada abad ke-17.

Tanaman ini dinamai Fuchsia untuk menghormati ahli botani Jerman yang terkenal yaitu Leonhart Fuchs. Sejak saat itu, popularitas fuchsia tumbuh dan hari ini tanaman tersebut mewakili salah satu tanaman hias yang paling banyak dibudidayakan di dunia. Di bawah ini adalah fakta-fakta menarik tentang tanaman fuchsia.

  1. Fuchsia biasanya tumbuh dalam bentuk semak yang dapat mencapai mulai dari 8 inci hingga lebih dari 13 kaki tingginya, tergantung pada varietasnya.
  2. Karena bentuknya yang unik, tanaman ini juga diketahui dengan bunga lampion atau bungan anting India karena bentuknya yang menjuntai.
  3. Bunganya yang memiliki visual cantik, memiliki bentuk tabung atau menyerupai lonceng. Bunga-bunga itu dapat dilihat selama musim panas dan musim gugur di daerah subtropis atau sepanjang tahun di daerah tropis.
  4. Kebanyakan dari spesies fuchsia mempunyai bunga berwarna cerah, yang terdiri dari sepal merah dan kelopak ungu. Beberapa varietas fuchsia menghasilkan bunga berwarna putih, kekuningan, orange, merah tua, dan ungu-biru.
  5. Bunga fuchsia yang berwarna-wani menarik perhatian burung kolibri, pernyerbuk utama bunga fuchsia.
  6. Nuah fuchsia adalah buah beri. Mereka bisa berwarna kemerahan, merah atau ungu, tergantung pada varietasnya. Buah beri berisi banyak biji-biji kecil.
  7. Semua bagian dari bunga fuchsia dapat dimakan, tetapi buah beri adalah yang paling populer dan paling umum diguanakan dalam makanan. Rasanya mulai dari asam hingga manis, tergantung pada kultivar. Buah-buah beri yang dihasilkan tanaman umumnya dikonsumsi berbentuk selai.
  8. Penduduk asli Amerika biasanya menggunakan akar fuchsia sebagai sumber pigmen hitam untuk pewarnaan wol.
  9. Tidak seperti spesies fuchsia yang lainnya, fuchsia excorticata tumbuh sebagai pohon, kaunya sangat padat dan keras, sehingga tidak bisa digunakan sebagai kayu bakar. Kayu fuchsia excorticata digunakan untuk mengukir dan membuat berbagai benda yang tahan lama seperti sisir.
  10. Masyarakat suku di Selandia Baru, Maori menggunakan serbuk sari biru dari bunga-bunga fuchsia excorticata sebagai bahan untuk membuat make up.
  11. Di Jepang, fuchsia merupakan simbol selera yang bagus, serta keramahan untuk masyarakat barat.
  12. Sering di budidayakan di kebun karena bunganya yang indah dan memilki umur yang panjang.
  13. Fuchsia dapat ditanam sebagai semak, pohon miniatur, dll.
  14. Kutu daun, ulat bulu, dan ngengat lainnya yang bersifat negatif yang memakan fuchsia mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman ini.
  15. Kata “fuchsia” dapat digunakan untuk menggambarkan warna ungu merah muda yang cerah. Warna yang juga dikenal sebagai magenta.
  16. Fuchsia dapat bertahan selama ratusan tahun. Seperti yang diketahui, bunga fuchsia tertua yang ditanam sejak tahun 1899.

Tanaman hias bunga fuchsia masih jarang sekali diketahui oleh orang di Indonesia. Namun saat ini, tanaman hias jenis ini sudah banyak dijual salah satunya di berbagai situs market place di Indonesia. Bisa menjadi alternatif pilihan Anda karena perawatannya yang relatif mudah. Selamat memperindah rumah Anda!

Tanaman Hias Bunga Fuchsia : Tentang, Menanam, Penyiraman, Kelembapan

Leave a Reply