Site icon Thegorbalsla

10 Cara Menanam Semangka Yang Raup Untung Puluhan Juta Rupiah Tiap Panen

Cara Menanam Semangka

Cara Menanam Semangka – Dalam dunia botani, semangka dikenal dengan nama Citrullus lanatus, yang merupakan buah empuk dengan rasa manis, segar, dan memiliki kandungan air cukup tinggi. Jika semangka adalah salah satu buah favorit Anda, maka belajar tentang cara menanam semangka yang benar akan menjadi hal menarik yang bisa Anda lakukan.

Semangka adalah suguhan musim panas yang ikonik, dengan jumlah peminat yang sangat tinggi. Menumbuhkan semangka dengan cara yang benar dan berdasarkan skala yang dapat diukur tak hanya membuat Anda bisa menikmati semangka bersama keluarga, tapi juga dapat menjadi sumber pendapatan. Berikut adalah panduan lengkapnya.

Cara Menanam Semangka

Tak hanya dimakan sebagai buah, semangka juga banyak digunakan sebagai campuran es, dijadikan jus, salad buah, puding, dll. Daging semangka biasanya dikenali sebagai ruby ​​red, tetapi bisa juga berwarna merah muda, orange, kuning atau bahkan putih. Untuk mendapatkan buah semangka yang sehat dan berkualitas, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

1. Waktu Tanam Semangka

Tanaman semangka membutuhkan hari-hari hangat dan musim tanam yang panjang untuk menghasilkan buah termanis, dengan masa tanam sekitar 70 hingga 90 hari, tapi tergantung varietasnya.

Salah satu alasan utama mengapa buah gagal menjadi manis dan matang adalah karena kurangnya panas selama periode pemasakan. Suhu ideal bagi tanaman semangka adalah 20-25 ° C saat siang hari dan 18,3 – 21,1 °C saat malam.

Di daerah tropis sejati seperti Indonesia, musim kemarau adalah musim tumbuh terbaik untuk semangka. Anda bisa mulai menabur benih sekitar 3-4 bulan sebelum hujan terakhir atau pada pertengahan musim panas.

2. Jenis-jenis Semangka

Jika Anda hanya memiliki waktu tanam di ujung kemarau, carilah varietas yang lebih cepat matang. Varietas semangka kecil biasanya memiliki waktu tumbuh lebih pendek daripada varietas semangka yang lebih besar. Tapi, Anda membutuhkan setidaknya 3 bulan cuaca panas dan cerah untuk menumbuhkan dan mematangkan semangka.

Ada lebih dari 50 varietas semangka yang tumbuh di seluruh dunia, yang sering dikelompokkan berdasarkan karakteristiknya, seperti bentuk, ukuran, warna buah, dan apakah mereka memiliki biji atau tidak. Di bawah ini adalah 4 jenis semangka yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia, yang salah satunya bisa Anda coba tanam, yaitu:

Semangka ini sebenarnya memiliki biji, tapi berukuran lebih kecil, berwarna putih dan bisa dimakan. Secara alami, semangka tanpa biji berukuran lebih kecil dengan bentuk yang lebih bulat. Varietas ini juga lebih manis dan dagingnya lebih renyah daripada semangka biasa. Semangka tanpa biji bisa dipanen sekitar 85 hari sejak masa tanam.

Disebut juga dengan Semangka Yellow Baby atau Semangka Desert Gold, semangka kuning adalah semangka berdaging kuning, berbentuk bulat, dan hadir dengan atau tanpa biji. Semangka kuning membutuhkan waktu kira-kira 75 hari untuk bisa dipanen.

Semangka piknik biasanya berbentuk lonjong, oval, atau bulat, dengan berat 5-20 kg. Ukurannya yang besar membuat semangka ini sering dibawa saat kegiatan rekreasi/piknik, sehingga disebut semangka piknik. Ini adalah varietas semangka yang paling banyak Anda jumpai di pasar atau supermarket. Panen pertama bisa Anda lakukan saat semangka berumur 80-85 hari.

Semangka ini memiliki bobot 2-6 kg, yang membuatnya mudah disimpan di dalam icebox atau kulkas, sehingga dinamakan demikian. Semangka ice box memiliki kulit hijau tua dan daging merah manis, dengan musim tanam sekitar 75 hari.

3. Rotasi Tanam Semangka

Masalah serangga pada semangka biasanya kritis hanya pada tahap pembibitan atau awal pertumbuhan. Kumbang mentimun, kutu labu, dan kutu daun adalah hama serangga yang paling berbahaya bagi tanaman semangka.

Salah satu langkah pengendalian penyakit yang paling murah dan paling efektif adalah mengetahui rotasi tanam yang benar. Jangan menanam semangka di lahan yang baru saja digunakan untuk menanam melon, mentimun, atau labu, setidaknya selama tiga tahun. Setelah menanam semangka, tanami dulu lahan Anda dengan non-cucurbitaceae seperti sereal, kacang-kacangan atau brassica.

4. Area Lahan semangka

Semangka adalah tanaman merambat yang panjangnya bisa mencapai 6 meter. Jadi, Anda perlu menyiapkan lahan yang luas dan terbuka. Tanaman ini dapat tumbuh subur di lingkungan yang lembab dan semi-kering, tetapi lingkungan lembab akan membuat semangka rentan terhadap penyakit jamur daun daripada di daerah kering.

Pilih area lahan dengan sinar matahari penuh dan akses mudah ke air, baik di dataran rendah maupun tinggi. Selain lahan di kebun, Anda juga perlu menyiapkan tempat/ruangan untuk wadah/pot yang nantinya akan diisi benih.

Anda bisa menempatkan pot di dalam ruangan hangat dengan cahaya lampu, atau di halaman rumah dengan pagar dan atap plastik agar benih yang nantinya menjadi kecambah tidak dimakan ayam/bebek atau rusak terkena angin kencang.

5. Kondisi Tanah untuk Menanam Semangka

Semangka adalah tanaman yang membutuhkan banyak perawatan. Sebagai permulaan, Anda perlu memilih lahan dengan kondisi tanah terbaik agar semangka tumbuh maksimal. Saat menanam semangka, ada dua tanah yang perlu Anda siapkan, yaitu tanah di kebun dan tanah di wadah/pot. Kedua tanah ini haruslah memenuhi persyaratan berikut:

6. Mengolah Lahan Tanaman Semangka

Setelah menemukan lahan dengan tanah yang bagus, kini saatnya mengolah tanah agar siap ditanami. Persiapan dasar tanah biasanya dimulai sekitar 5 bulan sebelum transplantasi semangka. Berikut adalah langkah-langkahnya:

7. Benih Tanaman Semangka

Untuk mendapatkan hasil yang sangat baik, pemilihan benih sangat penting. Benih semangka yang akan ditabur haruslah berkualitas unggul dan memiliki sertifikat. Sebagian besar benih semangka standar biasanya dikemas dalam kaleng dan wadah tertutup, dengan tanggal kadaluarsa, persentase perkecambahan dan rincian lainnya.

Membeli benih di pinggir jalan berarti menanam benih hibrida generasi kedua (benih yang diekstrak dari semangka segar yang Anda beli), yang mengurangi panen lebih dari 50%. Pastikan Anda membeli benih hanya dari toko pertanian terbaik. Setelah mendapatkan benih, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda lakukan:

8. Cara Menanam dan Perawatan Tanaman Semangka

Setelah menunggu sekitar 7-10 hari, kini saatnya memindahkan benih ke lahan yang lebih luas dengan langkah-langkah berikut:

9. Penyiraman Tanaman Semangka

Meskipun tanaman semangka memiliki sistem akar yang relatif tahan terhadap kekeringan, namun untuk menghasilkan buah yang sehat, semangka membutuhkan banyak air selama masa pertumbuhan dan perkembangan. Jadi, jaga agar tanah tetap lembab secara konsisten sejak penanaman pertama hingga buah mencapai ukuran sebesar bola tenis.

Setelah titik itu, sirami hanya ketika bagian atas tanah terasa kering saat disentuh, karena kondisi semi kering akan menghasilkan buah semangka yang paling manis. Sebaliknya, kelebihan air pada tahap ini akan menyebabkan buah semangka pecah. Waktu terbaik untuk memberi air pada tanaman semangka adalah di pagi hari, agar dedaunan memiliki peluang untuk mengering sebelum matahari terbenam.

Jangan sekali-kali membasahi daun di sore atau malam hari, atau daun semangka Anda akan ditumbuhi jamur. Jamur pada daun semangka tampak seperti lapisan bubuk putih, yang bisa tumbuh subur dalam kondisi lembab.

Setiap kali Anda menyiram, pastikan air mengguyur tanaman secara rata, namun tidak banjir atau menggenang. Sistem penyiraman yang paling umum digunakan adalah irigasi tetes, karena air tidak akan membasahi daun tetapi diterapkan pada zona akar tanaman.

10. Panen Tanaman Semangka

Hasil panen bervariasi sesuai dengan varietas dan pemeliharaan umum tanaman. Namun, satu hektar tanah, dalam kondisi ekologis yang baik dan dalam pemeliharaan yang baik dapat menghasilkan 20 hingga 35 ton semangka.

Bagi petani semangka pemula, waktu panen mungkin bisa sedikit membingungkan. Ini karena mengetahui apakah semangka sudah matang atau belum membutuhkan banyak latihan. Namun, beberapa tanda-tanda berikut bisa digunakan sebagai acuan untuk mengetahui waktu panen yang tepat:

Setelah mengetahui tanda-tandanya, berikut adalah tips panen dan simpan semangka yang benar:

Pernahkah Anda memakan semangka yang begitu lezat dan berharap setiap semangka yang akan Anda makan di saat yang lain akan sama berair dan manisnya? Hal ini bisa terjadi jika Anda mulai belajar tentang cara menanam semangka yang baik dan benar sesuai dengan kiat-kiat di atas. Mulailah bereksperimen dan nikmati semangka lezat dari kebun Anda sendiri!

 

10 Cara Menanam Semangka Yang Raup Untung Puluhan Juta Rupiah Tiap Panen

Exit mobile version