11 Cara Menanam Kacang Tanah Yang Raup Ratusan Juta Tiap Kali Panen

Cara Menanam Kacang Tanah – Sering dianggap hanya sebagai cemilan, kacang tanah sebenarnya adalah makanan yang sehat dan bergizi. Entah direbus, dimakan mentah, atau disebarkan di atas roti sebagai selai, kacang tanah merupakan sumber serat, vitamin, mineral, tidak memiliki kolesterol dan mengandung lebih banyak protein daripada daging. Langsun aja yuk, cari tahu cara menanam kacang tanah yang benar.

Cara Menanam Kacang Tanah

Dari penanaman hingga panen, siklus pertumbuhan kacang membutuhkan waktu 4-5 bulan, tergantung pada jenis dan varietasnya. Berikut adalah cara yang benar untuk membudidayakan kacang tanah:

1. Waktu Tanam

Cara Menanam Kacang Tanah

Kacang tanah membutuhkan hari-hari yang hangat untuk tumbuh, setidaknya suhu udara harus lebih dari 29 °C. Karena itu, waktu terbaik untuk membudidayakan kacang tanah adalah saat musim kemarau. Anda bisa mulai menanam sekitar 3-4 minggu setelah hujan terakhir.

2. Aturan Tanam

Aturan Tanam

Pikirkan baik-baik tentang di mana Anda akan menanam kacang tanah di kebun Anda, karena tanaman ini peka terhadap rotasi. Anda bisa menanam kacang setelah jagung, gandum, atau biji-bijian kecil lainnya, tapi jangan pernah menanamnya setelah kentang atau tomat. Di kebun sayur yang dikelola secara intensif sepanjang tahun, Anda bisa menanam kacang setelah sayuran musim dingin seperti lobak atau kangkung.

3. Kondisi Tanah dan Lahan

cara menanam kacang tanah

Kacang tanah tumbuh paling baik di tanah yang gembur, berdrainase baik, dan kaya akan bahan organik. Tanaman ini menyukai tanah hangat, jadi suhu tanah harus minimal sekitar 18,3 °C. Sedangkan pH tanah paling ideal adalah 5,8 hingga 6,2. Jika pH tanah terlalu asam, Anda perlu menyeimbangkannya dengan menambahkan sedikit kapur pertanian ke tanah dan mencampurnya sampai rata.

Hindari jenis tanah liat, tanah berpasir, atau tanah di dekat pembuangan sampah. Pastikan tanah bersih dari gulma, kerikil, dan puing-puing lainnya. Jangan menanam kacang di bawah bayangan tanaman tinggi, seperti pohon pisang, jagung, kacang polong, dll.

4. Benih

Benih

Anda dapat menanam kacang dari biji kacang yang dibeli di toko bahan makanan. Tapi akan lebih baik jika Anda membelinya dari toko pertanian. Biji kacang yang digunakan sebagai benih harus tetap berada di dalam kulitnya sampai tepat sebelum masa tanam. Jika tidak, biji akan mengering terlalu cepat dan gagal tumbuh. Dan tentu saja, jangan gunakan kacang panggang, karena ia tidak akan berkecambah.

5. Cara Menanam Kacang Tanah di Kebun

Cara Menanam Kacang Tanah di Kebun

Langkah-langkah menanam kacang tanah di kebun atau halaman rumah adalah sebagai berikut:

  • Sebelum menebar benih, kupaslah kulit kacang terluar (yang keras). Saat mengupas, pastikan Anda tidak menghilangkan lapisan kulit tipis berwarna coklat yang mengelilingi setiap biji. Jika bagian ini hilang atau rusak, kacang tanah mungkin tidak bisa berkecambah.
  • Selanjutnya, masukkan 2-3 benih kacang tanpa kulit ke dalam tanah, dengan kedalaman 10-15 cm dan terpisah 25-30 cm untuk tiap-tiap benih.
  • Isi sisa lubang dengan tanah dan pastikan biji kacang tertutup sempurna.

6. Perawatan Tanaman Kacang Tanah

Perawatan Tanaman Kacang Tanah

Setelah tanaman kacang mencapai ketinggian sekitar 15 cm, batang tanaman perlu ruangan longgar di bawah tanah agar polong kacang mendapat tempat yang cukup untuk tumbuh. Karena itu, Anda harus menggali tanah di sekitar setiap tanaman dengan hati-hati untuk melonggarkan tanah.

Setelah tanaman mencapai tinggi sekitar 30 cm, Anda harus membentuk tanah menjadi bukit kecil di sekitar setiap batang tanaman. Hal ini akan memberikan kehangatan dan perlindungan ekstra untuk polong kacang yang tumbuh di dalam tanah.

Setelah membuat bukit kecil, sebarkan potongan mulsa organik setinggi 5 cm di atas area bukit. Mulsa ini akan mencegah sebagian besar gulma muncul. Selain itu, juga menjaga tanah tetap hangat, lembab, dan lembut.

7. Pemupukan Kacang Tanah

Pemupukan Kacang Tanah

Karena tanaman kacang menyediakan sebagian besar nitrogennya sendiri, pupuk biasanya tidak begitu dibutuhkan. Tapi, jika Anda memilih untuk menggunakan pupuk, pastikan pupuk tersebut tidak mengandung nitrogen dalam jumlah besar. Karena menambahkan lebih banyak nitrogen akan menghasilkan tanaman kacang dengan dedaunan yang lebat tapi hasil polongnya sedikit.

Setelah tanaman mulai berbunga, barulah Anda dapat mulai merawatnya dengan pupuk yang kaya kalsium bersama dengan boron, seng, dan nutrisi kecil lainnya. Pupuk kalsium dapat membantu memaksimalkan pembentukan polong kacang, sehingga hasil panen bisa lebih maksimal.

8. Penyiraman Kacang Tanah

Penyiraman Kacang Tanah

Penyiraman yang tepat adalah kunci keberhasilan dalam cara menanam kacang tanah yang benar. Periode kritis untuk penyiraman adalah hari ke-50 hingga 100 setelah masa tanam. Untuk menjaga benih dan tunas muda tetap lembab, siram tanaman Anda menggunakan selang atau kaleng penyiram seminggu sekali.

Namun, jangan biarkan air menggenang di sekitar tanaman, atau kacang Anda akan membusuk. Dan, berhentilah menyiram sekitar 2 minggu sebelum waktu panen. Hindari juga penyiraman di atas kepala tanaman, karena dapat merusak daun.

9. Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kacang Tanah

Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kacang Tanah

Ancaman terbesar bagi tanaman kacang tanah adalah tikus, tupai, dan makhluk kecil lainnya yang menyukai kacang. Menempatkan pagar jala di sekitar tanaman Anda adalah cara sederhana dan pasti untuk menjaga tanaman kacang Anda dari tamu tak diundang ini.

Kubur pagar jala Anda sedalam 5 – 8 cm di dalam tanah untuk melindungi polong kacang yang mulai tumbuh. Para tikus biasanya mencoba menggali tanaman setelah polong mulai terbentuk, dan jika pagar jaring tidak masuk ke bawah tanah, para hewan ini akan berhasil mencuri kacang Anda.

Selain hewan pemakan kacang, tanaman kacang biasanya juga diserang oleh cacing tambang, kumbang mentimun, dan kutu daun. Serangga ini biasanya merusak atau memakan daun tanaman. Untuk mengatasinya, Anda bisa menyemprot daun dengan pestisida berbasis piretrin. Jika Anda ingin sesuatu yang organik, cukup taburkan potongan cabai merah di atas daun.

10. Panen Tanaman Kacang Tanah

Panen Tanaman Kacang Tanah

Kacang tanah siap dipanen ketika daunnya menguning dan kulit kacang memiliki urat berwarna keemas, yang dapat Anda periksa secara berkala dengan menarik beberapa kacang dari tanah dan mengupasnya. Waktu panen ideal adalah 120-150 hari setelah masa tanam.

Jika Anda telat memanen, kulit kacang akan menjadi rapuh dan biji akan jatuh ke tanah, yang membuat panen menjadi lebih sulit. Tanaman kacang yang sehat biasanya menghasilkan sekitar 30-50 biji per tanaman. Untuk memanen, berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Gunakan garpu sekop untuk melonggarkan tanah di sekitar tanaman
  • Angkat atau tarik tanaman dengan kedua tangan saat kondisi tanah lembab
  • Kibaskan sisa tanah dan gantung seluruh tanaman hingga kering selama sekitar dua minggu di tempat yang lapang dan hangat.
  • Lepaskan polong-polong kacang dari akar saat kulitnya benar-benar kering. Jika kulit masih agak lembab, Anda bisa menjemurnya kembali dengan cara menyebarkan polong-polong di tempat luas di bawah sinar matahari.

Kacang yang sudah dipanen bisa disimpan dengan kulitnya di dalam wadah kedap udara dan di dalam kulkas selama 6 bulan. Bisa juga di ruangan kering, gelap, dan berventilasi baik hingga 3 bulan. Untuk penyimpanan lebih lama, kira-kira 1 tahun, Anda membekukan kacang di dalam freezer.

Sedangkan kacang yang dikupas kering dapat disimpan di tempat yang sejuk dan kering dalam wadah kedap udara selama sekitar 1 bulan. Kacang yang dikupas kering ini dapat dijadikan cemilan atau dicampur pada masakan.

11. Cara Menanam Kacang Tanah Dalam Wadah

Cara Menanam Kacang Tanah Dalam Wadah

Selain menanam di kebun, Anda juga bisa menanam kacang tanah di dalam wadah lho. Tapi, pilih wadah dengan lebar setidaknya 60 cm dan kedalaman setidaknya 30 cm agar tanaman memiliki ruang yang cukup untuk perkembangan batang dan polong. Pastikan juga pot memiliki lubang di bagian bawah untuk aliran air.

Di daerah beriklim sejuk, kacang tanah bisa tumbuh lebih baik dalam wadah besar berwarna gelap, karena warna gelap menyerap lebih banyak cahaya matahari dan membuat akarnya tetap hangat. Selanjutnya, Anda bisa mengikuti panduan di bawah ini:

  • Sebelum mulai menanam, pastikan pot dalam keadaan bersih, terutama jika Anda menggunakan pot plastik. Jika dibutuhkan, Anda bisa mencuci pot dengan campuran sabun dan air hangat, bilas bersih, dan keringkan dengan kain kering yang bersih.
  • Isi pot dengan tanah gembur dan subur sekitar 2/3 bagian pot.
  • Jika tanah belum lembab, basahi dengan air sebelum Anda menambahkan biji kacang. Tapi ingat, jangan sampai tanahnya banjir.
  • Jika tanah Anda padat atau tersusun dari tanah liat, tambahkan bahan organik seperti kompos untuk memecahnya.
  • Masukkan 3-4 biji kacang tanpa kulit, tekan lembut dengan jari, dan tutup dengan tanah.
  • Tempatkan pot di lokasi dengan sinar matahari setidaknya 8 jam per hari, misalnya di ambang jendela atau teras.
  • Siram tanaman kacang Anda setiap hari atau saat tanah mulai kering.
  • Bersihkan gulma yang muncul dan tunggu hingga musim panen.

Kacang adalah tanaman musim panas yang mudah tumbuh di kebun rumah, mudah dirawat dan tidak membutuhkan banyak biaya. Jika Anda sudah tidak sabar ingin memakan kacang yang ditanam di kebun sendiri, cara menanam kacang tanah di atas bisa Anda ikuti.

11 Cara Menanam Kacang Tanah Yang Raup Ratusan Juta Tiap Kali Panen

Add Comment