23 Jenis Tanaman yang Hidup di Air Raup Untung Pulluhan Juta

Tanaman yang hidup di air adalah jenis tanaman yang hidupnya membutuhkan media air baik untuk sebagaian atau seluruh bagian terendam air. Beberapa tanaman ini berasal dari jenis lumut, paku-pakuan dan sebagian besar spermatophyta. Spermatophyta adalah tanaman yang sebagian atau bahkan seluruh daur hidupnya berada didalam atau tergenang air.

Tanaman air ini memiliki banyak fungsi yang salah satunya sebagai produsen primer. Produsen primer ini menyediakan makanan untuk konsumen primer seperti ikan dan biota air lainnya. Beberapa tanaman air ini bisa digunakan untuk membersihkan dan meningkatkan kualitas air. Hal ini karena proses fotosintesis yang dilakukannya menyerap partikel dan mineral di dalam air.

Ciri-Ciri Tumbuhan yang Mampu Hidup di Air

1. Daun

Ciri-Ciri Tumbuhan yang Mampu Hidup di Air

Tumbuhan yang hidup di dalam air umumnya memiliki daun yang agak lebar. Hal ini karena daun tersebut memiliki fungsi untuk mempercepat penguapan yang terjadi. Namun berbeda dengan tanaman yang memang hidup di dalam air karena bisa memiliki daun yang bermacam-macam. Daun disini tetap sebagai tempat fotosintesis dilakukan seperti tumbuhan lain pada umumnya.

2. Batang

Batang

Tumbuhan yang mengapung di atas air akan memiliki barang yang berongga. Batang berongga ini memang berfungsi untuk membuat tumbuhan tersebut mampu mengapung diatas air. Beberapa contoh tumbuhan dengan batang yang berongga seperti teratai, kangkung dan genjer. Meski memiliki sistem rongga yang berbeda namun fungsinya tetap sama sebagai pengapung tanaman.

3. Akar

Akar

Untuk tanaman yang hidup di daerah pasang surut umumnya memiliki akar yang lebat dan kuat. Hal ini berkaitan dengan fungsinya sebagai penopang agar batang tidak roboh jika terkena gelombang. Sebagai contoh adalah tanaman bakau yang hidup berbatasan langsung dengan lautan. Untuk tumbuhan air yang mengapung memiliki akar serabut dan pendek.

4. Koloni

Koloni

Tumbuhan air ini biasanya hidup dalam kelompok atau koloni dari kecil hingga besar dan mampu menutupi permukaan air. Salah satu contoh yang mudah Anda temui adalah teratai, eceng gondok dan kangkung. Meski awalnya Anda hanya menanam beberapa batang saja, dalam waktu singkat tanaman tersebut akan tumbuh banyak membentuk koloni.

5. Kutikula Tipis

Kutikula Tipis

Kutikula adalah bagian dari tumbuhan yang memiliki fungsi sebagai pencegah agar tumbuhan tidak kehilangan air. Karena tumbuhan ini hidup di air atau di dalam air maka tumbuhan memiliki kutikula yang tipis. Bahkan pada beberapa tumbuhan air tidak memiliki kutikula sama sekali karena tidak membutuhkan pertahanan air.

6. Stomata Terbuka

Stomata Terbuka

Stomata tumbuhan air akan terbuka sepanjang waktu karena tumbuhan ini tidak membutuhkan pertahanan agar tidak kehilangan air. Tumbuhan yang hidup di air sudah pasti memiliki persediaan air yang banyak dan melimpah. Selain itu juga biasanya akan terjadi peningkatan jumlah stomata pada permukaan atas dan bawah tumbuhan tersebut.

3 Tanaman Air Aquatik Berdasarkan Hubungan Lingkungan Air dan Udara

1. Submerged Hydrophytes

3 Tanaman Air Aquatik Berdasarkan Hubungan Lingkungan Air dan Udara

Tumbuhan air ini hidup dan tumbuh di bawah permukaan air dan sama sekali tidak berhubungan langsung dengan udara atau atmosfer. Beberapa contoh tanaman jenis ini seperti Hydrilla sp, Myriophyllum sp, Potomegeton sp dan lainnya.

2. Floating Hydrophytes

Floating Hydrophytes

Tumbuhan satu ini berhubungan langsung dengan air dan udara karena bersifat mengapung. Sebagian tumbuhan ini terapung atau juga tergenang di dalam air secara langsung. Akar tumbuhan ini tidak begitu kuat karena tidak terbenam didalam tanah. Akarnya berada didalam air namun tidak begitu panjang. Salah satu contoh tumbuhan satu ini adalah Eichornia crassipes.

3. Amphibious Hydrophytes

tanaman yang hidup di air

Sesuai dengan namanya tumbuhan satu ini dapat beradaptasi dengan lingkungan yang berair atau aquatik dan terestis. Umumnya tumbuhan ini mampu hidup dalam air yang tidak begitu dalam dan air yang berlumpur. Beberapa contoh dari tumbuhan jenis ini seperti Marceilla crenata dan Scirpus grossus.

4 Jenis Tumbuhan yang hidup di Air

1. Tumbuhan Air Oksigen

4 Jenis tanaman yang hidup di Air

Tumbuhan satu ini umumnya banyak digunakan untuk tanaman hias pada aquarium. Salah satu ciri khas yang sangat menonjol adalah semua bagian tumbuhan terendam didalam air. Tidak hanya sebagai penghias namun juga bisa sekalian membersihkan udara dan juga menyerap kandungan garam berlebih. Selain itu juga berfungsi untuk tempat ikan-ikan hias bermain dan bertelur.

2. Tumbuhan Air Apung

Tumbuhan Air Apung

Tumbuhan air apung ini sangat mudah Anda temukan seperti pada kolam atau danau alami. Tanaman ini membutuhkan air sebagai media hidupnya dan sumber makanannya. Beberapa contoh yang sangat mudah bisa Anda temukan adalah eceng gondok (Eichornia crasipes) dan tanaman kupu-kupu (Pistia stratiotes)

3. Tumbuhan Air Lumpur

Tumbuhan Air Lumpur

Lumpur adalah tanah yang mengandung banyak air sehingga cukup efektif untuk pertumbuhan beberapa jenis tanaman. Tanaman yang membutuhkan media lumpur dan berair inilah yang disebut dengan tumbuhan air lumpur. Beberapa contoh tumbuhan ini seperti Echinodorus dan Araceae yaitu talas-talasan.

4. Tumbuhan Air Pinggir

Tumbuhan Air Pinggir

Tumbuhan ini dapat hidup pada tempat yang selalu basan seperti contoh rawa-rawa atau genangan air. Salah satunya yang sering menjadi tempat tumbuhnya adalah kolam yang jarang dibersihkan. Beberapa contoh tumbuhan ini adalah Cyperus spp,Acorus calamus dan Sagittaria spp. Umumnya bagian batang tanaman ini terendam namun sebagai besar muncul dipermukaan air.

Tanaman yang Hidup di Air

1. Eceng Gondok

Tanaman yang Hidup di Air

Eceng gondok sudah tidak asing lagi sebagai tanaman yang dapat hidup diatas permukaan air secara langsung. Carl Friedrich Philipp von Martius adalah penemu pertama kali tanaman apung ini tahun 1824 dan merupakan seorang ilmuan. Ilmuan ini adalah seorang ahli botani yang menemukan eceng gondok di Sungai Amazon dan berasal dari negara Jerman.

Tanaman ini memiliki ciri daun tunggal berbentuk oval, tidak memiliki batang dan akar mampu tumbuh sekitar 0.4 hingga 0.8 meter. Akarnya ini biasanya tumbuh mengapung didalam air namun sebagian juga bisa tumbuh hingga ke dasar tanah. Dalam perairan dangkal tanaman ini mampu hidup dengan cepat dan menutupi seluruh permukaan air.

Salah satu yang paling terkenal dari eceng gondok adalah dampak negatifnya terhadap lingkungan perairan. Tanaman ini diketahui dapat meningkatkan jumlah penguapan dan menurunkan cahaya masuk ke dalam air. Hal ini menurunkan tingkat kelarutan oksigen dalam air dan mengganggu biota yang hidup di dalamnya. Dalam jumlah banyak tanaman ini juga bisa mengganggu transportasi air.

2. Lotus

Lotus

Lotus atau seroja adalah tanaman berbunga indah yang juga hidup mengapung di permukaan air. Tanaman ini berasal dari negara India dan memiliki nama latin yaitu Nelumbo nucefera. Seroja ini punya tangkai yang tegak dan bagian bunganya mengapung di atas air. Tangkai tersebut memiliki bentuk seperti tabung yang berongga kosong dan berfungsi untuk udara lewat.

Daun tanaman lotus ini mampu tumbuh hingga mencapai diameter 60 cm dan tumbuh ke atas. Permukaan daunnya tidak basah oleh air karena dilapisi oleh lilin. Jika air jatuh ke bagian daun ini maka akan membentuk butiran air yang sangat indah. Bunga lotus ini bisa berwarna merah, kuning atau putih dan mampu tumbuh hingga berukuran 20 cm.

Bunga cantik ini biasanya akan mekar di rentang bulan Juli sampai Agustus saja. Rimpang dari tanaman ini bisa dikonsumsi sebagai salah satu menu masakan. Biasanya menu masakan Jepang yang menggunakan rimpang lotus tersebut sebagai makanan. Bijinya juga bisa dikonsumsi karena mengandung banyak tepung dan daun yang besar bisa digunakan untuk membungkus makanan.

3. Teratai

Teratai

Teratai atau Nymphaea atau disebut juga dengan water-lily adalah bunga yang sangat populer sebagai salah satu tumbuhan air. Namun di Indonesia banyak yang menyebut teratai sebagai lotus karena memiliki bentuk bunga yang mirip. Teratai banyak Anda temukan di perairan yang tenang seperti danau di kota ataupun di pedesaan.

Bagian daun dan bunga tanaman ini muncul dan tumbuh dipermukaan air dengan cara mengapung. Sedangkan tangkainya yang disebut rizoma berada dan tumbuh didalam air atau lumpur di dasar air. Bunga teratai ini memiliki ukuran sekitar 5 hingga 10 cm dan tumbuh dari tangkai yang merupakan terusan dari rimpang tersebut.

Tanaman ini setidaknya memiliki sekitar 50 spesies yang tersebar di seluruh bagian dunia, mulai dari yang beriklim tropis hingga subtropis. Bunga dari teratai memiliki warna yang cukup beragam, bisa merah, putih atau merah muda. Tumbuhan ini juga cukup unik karena mampu tumbuh dengan baik dan menghasilkan bunga yang indah serta cerah di air berlumpur.

4. Apu-Apu

Apu-Apu

Tanaman apu-apu memiliki nama latin Pistia Stratiotes yang tersebar pada wilayah dengan iklim subtropis dan tropis. Berasal dari derah barat Afrika tanaman satu ini namun biasanya dapat tumbuh dengan mudah di perairan. Selain itu apu-apu yang disebut water lettuce juga sangat banyak ditemukan dan tumbuh di sungai Nill.

Tanaman ini bisa tumbuh dengan mudah pada perairan yang tenang, contohnya pada kolam. Dan banyak digunakan juga untuk pelindung dalam aquarium. Tanaman yang juga disebut dengan kapu-kapu ini jika tersengat matahari secara langsung maka bagian daunnya bisa terbakar. Bila dilihat sekilas bagian daun tanaman ini sangat indah menyerupai bunga mawar yang berkelopak banyak.

5. Bambu Air

tanaman yang hidup di air

Bambu air dengan nama latin Equisetum Hymelae L adalah tanaman yang ditemukan pada beberapa negara seperti Amerika Utara, Asia Utara dan Eropa. Tanaman ini banyak dijadikan hiasan rumah dan ditanam pada pot. Pot tersebut diisi media tanah dengan air atau tanah yang berlumpur agar bisa tumbuh dengan baik. Tinggi tanaman ini sekitar 25 hingga 1000 cm dengan diameter hanya 3 cm.

6. Kala Lili

Kala Lili

Tanaman tahunan ini memiliki rimpang yang cukup besar dan setiap musim semi tiba maka bunganya akan selalu meningkat. Tanaman ini berasal dari daerah Asia Selatan dan Afrika Tengah serta memiliki bunga yang sangat indah. Oleh sebab itu tanaman ini banyak digunakan sebagai tanaman hias yang mempercantik taman rumah.

Namun jika ditanam pada daerah yang memiliki iklim panas, bunga tanaman hanya akan tumbuh satu kali saat musim gugur tiba. Bunga tanaman berwarna cerah dan berbentuk menyerupai corong tanpa kelopak. Bunga corong ini berdiri tegak ke bagian atas dan memiliki putik pada bagian tengahnya. Beberapa warna bunga ini seperti merah, putih, ungu, hijau, orange dan warna lainnya.

7. Cape Pond

tanaman yang hidup di air

Tanaman yang berasal dari negara Afrika Selatan ini memiliki bunga kecil yang sangat indah. Nama latin dari tanaman ini adalah Aponegeton distachyos dan banyak digunakan dalam aquarium sebagai hiasan. Bunga tanaman ini juga bisa dikonsumsi dan sering digunakan sebagau salah satu hidangan khas yang berasal dari Afrika Selatan.

8. Caltrops

tanaman hias media air

Tanaman caltrops termasuk dalam tanaman tertua di dunia yang mampu tumbuh pada perairan yang hangat. Asal dari tanaman ini adalah sebuah daerah bernama Eurasia dan Afrika. Tanaman air ini menghasilkan buah yang memiliki aroma khas dengan bentuk yang unik. India dan Cina adalah dua negara yang membudidayakan tanaman ini untuk diambil bijinya dan diolah menjadi tepung.

Tanaman ini di India memiliki sebutan yang berbeda yaitu Singhara. Masyarakat negara India menjadikan tanaman air satu ini sebagai salah satu hidangan yang favorite. Tanaman yang hidup mengambang ini juga memiliki buah yang bisa dikonsumsi atau dijadikan tepung. Sedangkan untuk bagian lain dari tanaman ini biasa diolah dengan direbus atau dimakan mentah daunnya.

9. Lidi Air

Jika diperhatikan tanaman satu ini memang sesuai dengan namanya memiliki bentuk lidi yang dibalik. Batang tanaman ini memiliki warna hijau bergaris dan bagian ujung tanaman runcing. Tanaman ini mampu tumbuh dengan sangat cepat. Selain itu juga termasuk tanaman yang mampu bertahan meski terpapar sinar matahari dalam waktu lama.

Lidi air saat ini banyak diperjualbelikan sebagai tanaman hias yang cantik. Kemampuan bertahan dan tumbuh dengan cepat adalah keunggulan yang banyak disukai banyak orang. Anda yang tertarik dengan tanaman satu ini bisa dengan mudah menemukannya di marketplace terkenal. Harganya juga cukup murah dan bisa dibeli secara online.

10. Tifa

Lembang atau tifa adalah tanaman yang menyerupai rumput namun memiliki ukuran yang lebih besar. Umumnya Anda bisa menemukan tanaman ini pada daerah pinggir rawa atau rawa dekat pantai. Tanaman ini berbentuk membulat dan memiliki batang yang kekar, tegak dan dapat tumbuh hingga 1 sampai 5,3 meter. Daunnya meruncing seperti garis dengan panjang 8 hingga 22 cm.

Tifa banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan anyaman diberbagai daerah. Tangki tifa bisa digunakan untuk membuat anyaman dan daunnya bisa digunakan untuk membuat tikar atau topi. Masyarakat Aceh dulu memanfaatkan tangkai dan daun tifa sebagai kerajinan. Daun dan tangkai ini digunakan untuk membuat topi tradisional dari Aceh.

11. Bakau

Bakau adalah tanaman Rhizophora yang akarnya tumbuh dengan tenggelam di air laut. Akar tunjang yang dimiliki bakau mampu membuatnya tumbuh dengan kokoh dan berhadapan langsung dengan air laut. Selain itu bakau juga bisa tetap tumbuh di lingkungan yang sangat asin meski sebagian besar batangnya terendam air karena akarnya mampu menyaring garam dari laut.

Tanaman bakau ini termasuk dalam tanaman mangrove yang berfungsi menahan gelombang laut sampai ke permukaan. Saat ini tanaman bakau ini banyak di budidayakan untuk menjaga lingkungan sekitar pantai dan juga untuk penghijauan. Anda bisa menemukan tanaman satu ini ketika sedang berkunjung ke pantai yang memiliki hutan magrove.

12. Melati Air

Melati air juga memiliki bunga yang berwarna putih namun tentunya berbeda dengan bunga melati pada umumnya. Bunga tanaman air ini tumbuh dengan tangkai yang memanjang dan berderet. Jadi dalam satu tangkai ini bisa terdapat beberapa kuntum bunga. Tanaman ini subur tumbuh dalam lumpur dan mampu bertunas dari bekas bunga yang berguguran.

Anda bisa menjadikan tanaman air satu ini sebagai hiasan karena cukup mudah dikembangbiakkan. Bagian tunas yang dari bekas bunga bisa dipisahkan dan tumbuh menjadi tanaman baru. Bunga ini akan mekar pada pagi hari dan menguncup secara bergantian. Bunganya juga sangat indah dan memiliki inti berwarna kuning yang bisa gugur jika telah mekar.

13. Siperus

Tanaman yang akarnya terbenam didalam air ini digunakan sebagai bahan pembuat kertas oleh orang Mesir sekitar 5.000 tahun lalu. Untuk tumbuh diperlukan banyak sinar matahari dan memiliki bunga kecil yang mirip seperti bunga rumput. Tanaman ini juga bisa digunakan sebagai tanaman hias untuk dekorasi rangkaian bunga. Tanaman ini juga tumbuh dengan membentuk rumpun bunga.

Tanaman Air Aquascape

Tanaman Air Aquascape

Istilah aquascaping adalah untuk seni tanaman yang menciptakan lanskap air di dalam sebuah aquarium. Tujuan dari penanaman ini adalah untuk menciptakan keindahan dalam aquarium dan juga memberikan tempat bermain untuk ikan. Beberapa tanaman air ini juga dapat berfungsi sebagai perbersih alami karena mampu meningkatkan kualitas air.

Aspek perawatan adalah hal penting untuk menciptakan tanaman air yang indah dan juga bisa menjadi rumah bagi ikan hias yang Anda pelihara. Namun ada beberapa tanaman air yang bisa dengan mudah tumbuh tanpa harus dirawat khusus. Tanaman ini tidak memerlukan tambahan CO2 yang banyak digunakan untuk membantu pertumbuhan tanaman dalam air di aquarium.

Tanaman Aquascape yang Mudah Dirawat

1. Jave Moss

Tanaman Aquascape yang Mudah Dirawat

Java moss adalah tanaman yang hidup di dalam air dan sangat mudah dirawat sehingga menjadi favorite pencinta auascape. Tanaman ini mampu hidup dalam rentang suhu antara 21 hingga 32 derajat celcuis dan tanah semua kualitas air. Tanaman berwarna hijau terang ini tumbuh lebat dan terlihat sangat cantik diletakkan pada aquarium Anda.

2. Java Fern

Java Fern

Bagi pemula tanaman satu ini sangat direkomendasikan karena mudah tumbuh dan mudah dirawat. Tampilan tanaman satu ini juga cukup menarik dan mampu tumbuh pada batu atau kayu apung. Suhu yang baik untuk pertumbuhannya sekitar 22 hingga 27 derajat celcius dengan pencahayaan sedang. Jika cahaya tinggi maka daun akan berubah menjadi warna coklat dan transparan.

3. Eleocharis Parvula

Eleocharis Parvula

Tanaman yang sangat populer sebagai karpet ini juga sangat mudah tumbuh dalam berbagai kualitas air. Anda tidak perlu melakukan perawatan khusus namun bisa melakukan pemangkasan agar tanaman terlihat lebih rapi. Jika pencahayaan baik maka tanaman ini dapat tumbuh dengan sangat baik dan cepat. Anda juga bisa menambahkan CO2 agar tanaman lebih cepat tumbuh lagi.

4. Lilaeopsis

Lilaeopsis

Tanaman satu ini menyerupai rumput yang tumbuh didalam air atau aquarium Anda. Perawatannya juga sangat mudah dan sangat cocok dijadikan sebagai tanaman karpet aquarium. Agar lebih rapi Anda bisa melakukan pemangkasan jika tanaman sudah tumbuh lebat. Suhu yang baik untuk tanaman satu ini sekitar 23 hingga 29 derajat celcius dan bisa mencapai tinggi hingga 5 cm.

5. Hermianthus Callitrichoides

Hermianthus Callitrichoides

Tanaman yang menghasilkan daun berbentuk karpet ini banyak digunakan untuk menghiasi bagian dasar aquarium. Daunnya akan tumbuh dengan lebat jika menerima jumlah cahaya matahari yang cukup. Namun tanaman ini memang sebenarnya sangat mudah tumbuh dan menyebar dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Anda bisa mencoba tanaman satu ini untuk hiasan aquarium.

6. African Water Fern /Bolbitis

African Water Fern /Bolbitis

Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan mampu bertahan hingga waktu yang sangat lama sampai tahunan. Rimpang digunakan sebagai pelakat tanaman yang akan tumbuh ini, namun tanaman ini juga bisa tumbuh pada batu, kayu dan media lain. Tanaman mampu tumbuh dengan cahaya sedang hingga tinggi dengan suhu ideal sekitar 20 hingga 26 derajat celcius.

7. Amazon Sword

Amazon Sword

Tanaman ini juga banyak dijumpai di toko ikan hias sebagai background untuk aquarium. Daun tanaman ini tumbuh panjang menyerupai pedang sehingga bisa digunakan sebagai tempat ikan untuk bersembunyi. Suhu 22 hingga 28 derajat celcius adalah yang paling ideal untuk tanaman hias air yang tidak membutuhkan banyak perawatan ini.

8. Marsilea Minuta

Marsilea Minuta

Marsilea Minuta atau Small Water Clover ini adalah tanaman air yang tidak kalah populer untuk memelihara ikan hias. Tanaman ini menjalar dengan cepat dan memiliki daun yang berwarna hijau segar. Daun ini juga memiliki bentuk seperti daun semanggi namun lebih kecil. Perawatan tanaman ini juga sangat mudah namun jika cahaya kurang maka tanaman akan tumbuh ke atas mengapung.

9. Anubias Nana

Anubias Nana

Anubias Nana adalah tumbuhan air yang banyak digunakan untuk aquarium karena sangat tahan dan mudah dirawat. Daunnya berbentuk elips dan memiliki warna hijau agak gelap atau pekat dengan panjang bisa mencapai 20 cm. Tanaman ini juga bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas air sehingga termasuk menjadi salah satu yang populer.

10. Hygrophila Difformis

tanaman yang hidup di air

Tanaman yang dikenal juga dengan nama Air Wisteria ini sudah banyak dibudidayakan karena memiliki visual yang sangat indah. Sebutan Air Wisteria diberikan karena tanaman ini berasal dari daerah Asia Selatan. Dalam perkembangannya tanaman satu ini bisa tumbuh tegak atau juga bisa merambat. Cahaya matahari yang kuat bisa membuat tanaman ini cepat besar dan kuat.

Tanaman yang hidup di air sangat banyak jenisnya dan dapat digunakan sebagai hiasan kolam atau aquarium. Bagi Anda yang menyukai tanaman tentunya tanaman air juga bisa dijadikan salah satu koleksi yang harus dimiliki. Untuk tanaman hias dan tanaman aquascape bisa Anda beli di toko tertentu yang menyediakannya.

23 Jenis Tanaman yang Hidup di Air Raup Untung Pulluhan Juta

Leave a Reply