Site icon Sumber Informasi

6 Tanaman Okra (Karateristik, cara budidaya, dan cara pengolahan)

tanaman okra

Tanaman Okra – Bagi sebagian orang nama tanaman okra mungkin masih asing, karena jarang ditemukan. Tapi sebenarnya jika ditelisik lebih jauh, tanaman ini mudah untuk dibudidayakan di Indonesia, karena biasa hidup pada daerah tropis. Berasal dari Asia Selatan, tanaman yang juga dikenal dengan nama bendi ini sangat banyak manfaatnya apalagi kalau diolah menjadi berbagai masakan. Yuk kenali lebih dekat!

Tanaman dengan nama latin Abelmoschus esculentus ini punya bentuk unik seperti jemari yang lentik, makanya banyak yang menyebutnya lady’s finger. Sekilas mirip dengan cabai, namun lebih kaku dan berbulu halus, di dalamnya terdapat biji seperti terung, dan jika dikonsumsi rasanya akan mirip dengan terung karena sangat berlendir namun gurih dan menyehatkan.

Karakteristik Morfologi dan Klasifikasi Tanaman Okra

Tanaman yang satu ini memiliki sejumlah karakter morfologi yang unik, baik pada bagian daun, hingga akarnya. Wajar jika masuk dalam kategori tanaman budidaya yang sangat dicari di beberapa negara Asia. Selain itu bendi juga memiliki klasifikasi yang jelas dan sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu.

1. Karakter Morfologi

– Batangnya memiliki warna hijau cenderung merah dan memiliki sedikit cabang. Tekstur batangnya lunak. Pada bagian batang terdapat bulu halus yang menyelimuti dan biasanya pertumbuhan batang tegak ke atas. tingg maksimal batang dari tanaman okra bisa mencapai dua meter

– Jenis daun lady’s finger termasuk kategori menjari dan lebar biasanya memiliki panjang antara 10 sentimeter hingga 25 sentimeter. Tulang daunnya menyirip dan memiliki lima ruas unik dengan bentuk yang sama.

– Bunga tanaman ini berbentuk mirip terompet dengan warna kuning, pada bagian bawah bunga terdapat warna merah agak tua. Setiap bunga memiliki benang sari dan putik sendiri, dan biasanya bunga ini akan tumbuh dari bagian ketiak dari daun okra.

– Buahnya panjang dan memiliki rongga, ada tiga warna buah yang sering dijumpai pada berbagai varietas okra, yaitu hijau tua, hijau muda atau hijau dengan sentuhan warna kuning.

– Akar dari tanaman ini adalah akar serabut yang menjalar di bawah permukaan tanah. Akar utama akan bertumbuh dan memiliki banyak cabang akan yang mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang.

2. Klasifikasi

Lady’s finger masuk dalam Kingdom Plantae, Sub Kingdom Viridiplantaeu, Infa Kingdom Streptophyta, Super Divisi Embryophyta, Divisi Tracheophyta, Kelas Magnoliopsida, Super Ordo Rosanae, Ordo Malvanes, Famili Malvaceae, Genus Abelmoschus Medik, Spesies Abelmoschus esculentus.

Cara Membudidayakan Tanaman Okra

Pembudidayaan tanaman okra terbilang cukup mudah selama persyaratan tumbuhnya bisa dipenuhi dengan baik. Mulai dari lokasi lahan tanam yang sebaiknya berada pada tinggi berkisar 600 meter dari permukaan laut hingga 800 meter dari permukaan laut. Cahaya matahari yang dibutuhkan selama budidaya harus maksimal dengan suhu antara 24 – 28 derajat selsius.

Untuk melakukan budidaya bendi ini ada beberapa tahapan yang harus dilakukan yaitu memastikan kondisi lahan, mempersiapkan bibit, menanam bibit, perawatan, pemupukan, pengendalian hama, dan panen. Bagaimana melakukan setiap tahapan tersebut? simak informasinya berikut ini.

1. Lahan

Sebelum layak ditanam, lahan harus digemburkan terlebih dahulu, bisa menggunakan cangkul atau traktor. Pastikan tidak ada gulma yang nantinya akan mengganggu proses perkembang biakan okra. Kemudian Anda bisa membuat bedeng sebagai lokasi tanam dengan lebar antara 90 – 100 sentimeter, tingginya maksimal 30 sentimeter, dan jarak antar bedeng antara 50-70 cm.

Lahan yang akan digunakan harus memiliki pH tidak boleh lebih dari 5,5, jika masih tinggi maka Anda harus melakukan upaya penurunan pH dengan menaburkan kapur pada bedeng yang sudah dibuat, dan cek kembali setelah 15 hari. selama waktu tersebut lahan tidak boleh digunakan dulu dan harus dipastikan kondisinya tetap gembur.

2. Bibit

Ada dua cara untuk mendapatkan bibit tanaman okra, pertama adalah dengan membeli bibitnya di toko pertanian, lalu tinggal di semai pada polybag dan tunggu hingga mencapai tinggi 20 cm baru dipindahkan pada lahan yang sudah dipersiapkan.

Cara kedua adalah dengan memilih biji okra yang sudah tua dan berwarna hitam, kemudian lakukan perendaman dalam air bersih selama enam jam. Selanjutnya adalah memilih biji yang tenggelam selama proses perendaman, dan tanam di dalam polybag dengan cara yang sama. Jangan lupa media tanamnya adalah tanah yang dicampur dengan pupuk kandang 2:1.

3. Tanam

Cara menanam bibit okra adalah dengan memindahkannya dari media pembibitan ke dalam lubang tanam. Jangan lupa timbun bagian bawah bibit dan padatkan agar bibit bisa berdiri kokoh, dan pastikan untuk melakukan penanaman di sore hari agar okra bisa menyesuaikan diri dengan lahan tempatnya akan tumbuh.

4. Rawat

Untuk merawat lady’s finger selama proses penanaman, butuh ketelatenan terutama untuk mencabut gulma yang mengganggu dan menyiramnya. Jika musim penghujan tidap perlu dilakukan penyiraman rutin, namun jika musim panas, usahakan untuk menyiram sehari dua kali yaitu setiap pagi dan di sore hari.

Jika tidak dirawat, maka pertumbuhan dari tanaman ini tidak akan maksimal. Karena selain butuh cahaya matahari secara langsung dan terus menerus, okra juga sangat baik ditanam pada tanah yang kondisinya lembab.

5. Pupuk

Untuk pertumbuhan terbaik dari tanaman okra dibutuhkan epnambahan pupuk pada 15 hari setelah bibit ditanam. Pada usia ini pupuk yang diberikan adalah campiran Urea dengan KCL yang memiliki perbandingan 1:1.

Pemupukan berikutnya dilakukan saat usia mencapai 30 hari setelah ditanam, dengan memberikan formula lengkap yaitu Urea, NPK, KCL, dan TSP dengan perbandingan yang sama. Cara pemberiannya adalah dengan menaburkan pupuk setelah dilakukan penyiraman di sore atau pagi hari.

6. Pengendalian Hama

Ada beberapa jenis hama yang sering menyerang tanaman ini, seperti ulat, tungai, belalang, dan kutu. Selain itu penyakit busuk pada buah, antraknosa, dan bercak daun juga kadang bisa membuat pertumbuhan tanaman terganggu.

Untuk mengendalikannya bisa dengan dua cara yaitu dengan pengendalian secara alami untuk hama, diantaranya dengan menebar semut hitam, rangrang atau tawon yang akan membasmi hama ulat dan sejenisnya.

Kemudian ada cara kimia jika hama dan penyakit sudah sangat membahayakan tanaman, pengendalian kimia menggunakan bahan sesuai dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang tanaman, gunakan sesuai aturan pakai, agar tidak mengganggu proses perkembangan tanaman.

7. Panen

Proses panen dari tanaman okra biasanya sudah bisa dilakukan saat usia 60 atau 70 hari. bagian yang dipanen adalah buah yang berbentuk terompet dan sudah memiliki panjang 12 cm. kondisi buah saat dipanen usahakan masih berwarna hijau muda, karena kondisi inilah yang sangat tepat untuk pengolahan okra.

Jika dipanen pada kondisi buah sudah berwarna hijau tua atau merah, maka kualitasnya akan menurun dan tidak baik untuk diolah menjadi makanan seperti sayuran dan tumisan.

Cara Pengolahan Tanaman Okra

Buah lady’s finger sangat cocok untuk dijadikan berbagai jenis makanan, seperti sayur, tumisan, dan goreng. Tapi kalau salah dalam mengolahnya akan membuat makanan tidak enak dan cenderung banyak lender. Lantas bagaimana cara mengolahnya yang benar?

Pertama adalah dengan cara langsung merebusnya dengan kondisi utuh. Caranya dengan dicuci bersih terlebih dahulu. Lalu potong ujung dan pangkalnya tapi jangan sampai bagian bijinya kelihatan, lalu rebush dalam air hingga mendidih dan okra siap untuk diolah atau disantap sebagai lalapan.

Kedua adalah dengan merendam terlebih dahulu buah okra yang sudah dipotong sering seperti terong. Hal ini untuk meminimalisir julah lender yang keluar dari bagian buah tersebut. setelah direndam, buah siap untuk ditumis bersama bahan dan bumbu masakan sesuai selera.

Ketiga adalah menyimpan terlebih dahulu buah okra pada freezer hingga beku. Lalu keluarkan dan potong sesuai selera dan olah menjadi masakan yang Anda inginkan. Cara ini juga bisa meminimalisir lendir yang ada pada buah tersebut.

Kandungan Tanaman Okra

Dalam berbagai studi yang sudah dilakukan banyak ahli, tanaman okra mengandung banyak vitamin dan mineral penting. Wajar jika tanaman ini khususnya buah okra banyak diolah dan dimanfaatkan untuk berbagai upaya pengobatan dan pemenuhan kebutuhan gizi manusia. Apa saja kandungan hebat dari lady’s finger ini?

Energi
Lemak = 0,1 gram
Protein = 2 gram
Serat Makanan = 3,2 gram
Karbohidrat = 7,03 gram

Vitamin

Vitamin A = 375 IU
Vitamin C = 21,1 mg
Vitamin E = 0,36 mg
Vitamin K = 53 mg
Piridoksin = 0,21 mg
Folat = 88 mcg
Asam Pantotenat = 0,245 mg
Riboplavin = 0,06 mg
Niasin = 1 mg
Thiamin = 0,2 mg

Mineral

Besi = 0,8 mg
Fosfor = 63 mg
Kalsium = 81 mg
Mangan = 0,99 mg
Magnesium = 57 mg
Seng = 0,6 mg
Selenium = 0,7 mcg
Tembaga = 0,094 mg

Elektrolit

Kalium = 303 mg
Sodium = 8 mg

Phyto Nutrisi

Crypto – xanthin-β = 0 mcg
Carotene – β = 225 mcg
Lutein – zeaxanthin = 516 mcg

Manfaat Tanaman Okra Untuk Kesehatan

Walaupun bentuknya kecil, namun ternyata tanaman okra menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan, dan bisa menggantikan obat-obatan kimia. Lihat saja kandungan hebatnya di atas, wajar kalau banyak orang memanfaatkannya sebagai produk kesehatan alami.

1. Meredakan Sesak Nafas

Kandungan vitamin C di dalam buah okra dapat meminimalisir kambuhnya sesak nafas karena asma. Selain itu kandungan antioksidan yang ada dalam tanaman ini mampu mencegah rusaknya jaringan tubuh yang bisa terjadi pada penderita asma.

Cara mengkonsumsinya bisa dengan diolah menjadi sayuran berkuah bersama bahan makanan lain. Bisa juga direbus kemudian dimakan bersama nasi, atau bisa langsung dimakan tanpa tambahan apapun.

2. Pencernaan Jadi Lancar

Kebutuhan serat manusia sangat tinggi, karena penting untuk melancarkan pencernaan dan menjaga kinerja lambung dan usus agar tetap maksimal. Buah okra memiliki kandungan serat yang cukup tinggi, dan mampu memenuhi kebutuhan serat tubuh tersebut. tak hanya itu radang usus dan lambung juga bisa disembuhkan karena kandungan antiradang yang dimiliki okra.

3. Kolesterol Terjaga

Mungkin bagi sebagian orang yang pernah mengkonsumsi buah okra, lendirnya tidak enak. Tapi ternyata di dalam lendirnya itu terdapat zat penting polisakarida yang dapat menjaga kolesterol agar tidak tinggi. Selain itu minyak yang dihasilkan buah okra usai diolah juga memiliki fungsi yang sama yaitu menjaga kolesterol

4. Jantung Sehat? Kenapa Tidak

Serat yang dikandung oleh tanaman okra juga mampu menghambat kerusakan jantung, karena membantu peredaran darah jadi lancar, sehingga kondisi jantung yang sudah bermasalahpun jadi membaik karena metabolisme tubuh yang lancar.

5. Cegah Kerusakan Ginjal

Sebagai organ penting untuk menyaring racun yang ada di dalam tubuh, ginjal harus dipastikan tetap sehat. Salah satu caranya dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat yang membantu kinerja ginjal, okra adalah salah satunya dan sudah terbukti melalui sejumlah penelitian yang dilakukan ahli kesehatan.

6. Anda Hamil? Makan Buah Okra

Kandungan penting seperti folat, berbagai vitamin dan mineral pada okra dapat menunjang tumbuh kembang janin di dalam perut ibunya. Para ibu hamil bisa mengkonsumsi buah okra dengan cara dijadikan sayur berkuah bening, atau ditumis dengan sedikit air dan bumbu segar agar rasanya lebih lezat.

7. Cegah Osteoporosis

Kalau Anda mengkonsumsi buah okra secara rutin, kandungan kalsium dan vitamin K di dalamnya akan menjaga kekuatan tulang dan mencegah pengeroposan. Makanya banyak yang menganjurkan sejak dini mengkonsumsi okra namun disertai juga dengan olahraga dan asupan gizi lainnya.

8. Cegah Perkembangan Sel Kanker

Divonis kanker bukan berarti hidup sudah di ambang maut. Anda tetap bisa hidup sehat dan bertahan lebih lama dengan melakukan perawatan yang tepat, dan mengkonsumsi makanan dengan kandungan zat anti kanker. Buah okra adalah salah satu yang disarankan karena bisa menghambat tumbuhnya sel kanker bahkan membunuhnya hingga 72 persen.

9. Cegah Sun Stroke

Penyakit ini adalah kondisi dimana seseorang bisa mengalami stroke jika terpapar sinar matahari dengan suhu tertentu. Bahkan tak jarang yang harus meregang nyawa karena pertolongan yang terlambat. Sebenarnya penyakit ini bisa dihindari dengan mengkonsumsi makanan dengan kandungan antioksidan tinggi agar daya tahan tubuh maksimal.

10. Bye Obesitas!

Diet alami merupakan salah satu cara tepat untuk mengurangi berat badan akibat obesitas. Mengkonsumsi okra bisa jadi salah satu menu diet alami Anda. kandungan karbohidratnya akan membantu Anda untuk cepat kenyang dan tak berkeinginan untuk makan lebih banyak, namun tetap sehat.

Manfaat Tanaman Okra Untuk Kecantikan Kulit dan Rambut

Selain untuk kesehata tanaman okra juga bermanfaat untuk kecantikan wanita. Baik itu wajah maupun rambut. Diantaranya adalah untuk membuat kulit cerah dan sehat, juga untuk membuat terlihat awet muda. Caranya dengan mengkonsumsi secara rutin buah okra yang sudah diolah menjadi sayur bening, atau tumisan.

Pigmentasi kulit atau terjadinya warna kulit tidak rata akibat pengaruh kosmetik atau usia yang bertambah, juga bisa diatasi dengan menggunakan buah okra. Caranya dengan menjadikan lender buah tersebut sebagai masker.

Manfaat lainnya adalah untuk menghilangkan ketombe pada rambut, melembabkan kulit kepala, dan membuat rambut jadi lebih berkilau. Caranya dengan menggunakan lender dari buah okra sebagai masker rambut atau dioleskan pada kulit kepala untuk menghilangkan ketombe secara permanen. Lakukan secara rutin untuk hasil yang lebih sempurna.

Setelah Anda mengetahui semua tentang tanaman okra pastinya penasaran untuk mencoba langsung bagaimana rasanya. Anda bisa memulai dengan membeli bibit, lalu membudidayakannya sendiri di rumah. jika sudah panen maka Anda tinggal mengolahnya dengan cara yang benar dan rasakan kenikmatan buah okra yang kaya manfaat ini.

6 Tanaman Okra (Karateristik, cara budidaya, dan cara pengolahan)

Exit mobile version