tanaman hias bunga fittonia

Tanaman Hias Bunga Fittonia : Mengenal, Cara Tanam, suhu, Perawatan, Varietas Dll

Tanaman Hias Bunga Fittonia – Tanaman hias bunga fittonia adalah tanaman hias yang populer di tanam di pot gantung atau di terarium yang dikenal dengan jawaban atas permasalahan berkebun/menanam pada lahan yang sempit. Tanaman ini asli dari hutan hujan tropis, oleh karena itu lebih menyukai kondisi lingkungan yang mirip dengan hutan hujan tropis.

Anda tidak perlu cemas tentang perawatan tanaman hias fittonia, Anda tidak perlu harus merubah rumah Anda menjadi rumah kaca. Sebaliknya, tanaman hias ini sangat bagus di sebagian besar lingkungan rumah yang biasa. Tanaman dapat tumbuh dengan baik selama Anda mengikuti beberapa pedoman untuk perawatan tanaman fittonia yang tepat.

Mengenal Lebih Dekat dengan Fittonia

Tanaman fittonia memiliki bentuk daun yang unik dan menakjubkan. Anda tidak akan pernah bosan untuk menatap tanaman fittonia dan setiap orang yang melihat tanaman ini akan berkomentar yang positif. Sebelum melihatlebih banyak, mari berkenalan terlebih dahulu dengan tanaman hias yang satu ini.

Tanaman hias ini memiliki nama ilmiah fittonia albivensis yang berasal dari Amerika Selatan. Genus ini dinamai setelah Elizabeth dan Sarah Mary Fitton, dua saudara perempuan Irlandia yang menggunakan buku bergambar indahnya memperkenalkan ilmu tanaman kepada kaum muda, Conversations on Botany, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1817.

Tanaman ini tidak bisa terkena cahaya matahari langsung, sebaiknya cahaya yang sampai ke tanaman difilter atau diberi penghalang. Tanaman ini lebih suka terhadap tanah dengan kondisi lembab tetapi tidak terlalu becek atau lembek. Dapat tumbuh 60°-80° F (16°-26°) yang berarti sensitif terhadap udara yang dingin.

Nama ilmiah albivensis secara harfiah berarti vena putih. Nama lain tanaman fittonia ini adalah tanaman saraf karena terlihat seperti memiliki uraian saraf yang rumit pada daun dari tanaman tropis yang subur ini. Disebut juga dengan tanaman mozaik. Memiliki warna-warna lainnya yaitu merah muda atau merah terang.

Tanaman saraf berurat putih masuk ke dalam grup argyroneura. Tanaman saraf merah atau merah muda berurat masuk ke dalam verschaffeltii. Tanaman ini memiliki kebiasaan pertumbuhan pada tanah yang padat. Bentuk daun fittonia adalah bulat dengan miliki dengan panjang kurang lebih sebesar 10 cm. Daun pada tanaman hias bunga fittonia umumnya berwarna hijau dengan cababg daun atau saraf berwarna kontras.

Warna daun dan ukuran daun fittonia dapat memilki ukuran yang berbeda-beda. Tanaman ini biasanya akan berbunga. Meskipun kuncup biasanya dihilangkan karena bunga-bunga yang kecil. Warna merah atau putih terlihat layu dibandingkan sengan dedaunan yang mencolok, sehingga mereka sering dianggap sebagai pemborosan energi tanaman.

Tanaman ini dapat berfungsi sebagai penutup atau pelindung tanah di daerah tropis. Tanaman saraf yang digunakan sebagai tanaman hias paling cocok untuk ditanam di terarium atau di pot gantung, karena kebutuhan mereka akan kelembaban dan ukurannya yang ringkas.

Untuk lebih memahami dengan jelas tentang kebutuhan tanaman hias bunga fittonia, ada baiknya Anda mengetahui kondisi lingkungan habitat alami tanaman ini. Meskipun biasanya dikatan berasal dari hutan hujan tropis di Peru, tanaman saraf juga banyak ditemukan di sepanjang sekungan Amazon barat laut, sebuah wilayah bagian Kolombia, Ekuador, Bolivia, dan Brazil bagian utara.

Tanaman fittonia tumbuh di hutan hujan tropis yang terlindungi dengan baik. Tumbuh pada daerah yang terhalang oleh kanopi tebal tajuk pohon yang tinggi di atas dan juga pohon-pohon kecil dan semak yang tumbuh lebih dekat ke tanah.

Pada daerah hutan hujan yang ditumbuhi fittonia, cenderung sangat lembab. Kelembaban yang dibawa hujan dipertahankan pada daerah ini karena kanopi menghalangi radiasi matahari serta cahaya. Hal itu juga dapat melindungi tanah dari perubahan suhu harian yang menyebabkan pemindahan air dari bumi dan tanaman ke atmosfer di atas daerah yang lebih terbuka.

Tanah hutan hujan biasannya memiki kondisi tanah yag baik serta kaya akan nutrisi. Pada tanah tersebut mengandung unsur-unsur pelapukan dan pencucian jutaan tahunoleh iklim basah. Yang menopang tumbuh-tumbuhan di tanah-tanah ini adalah lapisan tipis tanah pada lapisan atas yang terbuat dari sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang membusuk.

Sisa-sisa tumbuhan yang membusuk tersebut dengan cepat dipecah dan diubah menjadi nutrisi oleh berbagai organisme di dalam dan di sekitar tanah. Panas dan kelembaban bertindak lebih jauh lagi untuk mempercepat proses daur ulang nutrisi tersebut.

Sebagai tanaman yang tumbuh di atas permukaan tanah, tanaman fittonia perlu sebagian diberi naungan penuh untuk tujuan berkembang. Mereka tumbuh dengan baik dengan mendapat sinar matahari yang tidak langsung, atau disaring dengan jaring-jaring belang di jendela, serta dengnan pencahayaan neon ketik malam hari. Daun tanaman akan mati ketika mendapat sinar yang berlebih.

Cara Menanam Tanaman Saraf

tanaman hias bunga fittonia

Tanaman hias bunga ini perlu dijaga agar selalu lembab. Lahan yang sempit seperti terarium dapat menjadi tempat ideal untuk tumbuh. Tanaman dapat mendapatkan kelembaban tinggi dan dan cahaya matahari yang sangat disukai oleh fittonia. Sebagai tanaman tropis yang tumbuh secara alami di hutan hujan tropis, sehingga lebih menyukai ditanam sebagai tanaman hias sengan suhu serupa.

Tanaman dapat tumbuh dengan baik di tanah pot standar dengan basis gambut. Dapat mati jika dibiarkan mengering. Meskipun akan pulih ketika cepat disiram dengan air secara menyeluruh, tanaman yang layu berulang kali pada kahirnya dapat berdampak buruk pada tanaman. Pada kondisi lain ketika tanaman dibiarkan tergenang dengan air dapat menjadi daun berwarna kuning.

Akar fittonia tidak suka memiliki air terlalu banyak. Periksa kembali apakah pot memiliki lubang drainase di bawah pot. Tingkat drainase dengan lapisan kerikil di dalam pot dapat menyebabkan air mengalir ke bawah dengan lebih mudah.

Diperlukan campuran tanah yang baik. Ketika tanaman hidup di dalam ruangan, membutuhkan campuran tanah karena itulah satu-satunya sumber makanan bernutrisi yang menjadi asupan makanan. Untuk itu, tanaman yang memiliki kadar nutrisi yang baik dibutuhkan tanaman untuk berkembang.

Anda perlu mempertahankan kebutuhkan kelembaban akar tanaman saraf yang konstan. Tetapi terlalu banyak uap air akan menyebabkan akar membusuk. Untuk mendapatkan keseimbangan yang baik antara keduanya, Anda dapat menyirami segera setelah bagian atas tanah menjadi kering. Menggunakan air hangat untuk mencegah shock ke tanaman, basahi pot dengan air mengalir.

Anda dapat mengikuti cara untuk menanam tanaman hias fittonia di bawah ini :

  1. Yang pertama, Anda perlu menyiapkan media tanam berupa tanah yang akan digunakan.
  2. Anda perlu menyiapakan pot yang mempunyai ukuran sesuai dengan ukuran fittonia.
  3. Setelah itu Anda dapat memasukkan sedikit demi sedikit tanah ke dalam pot hingga dapat menutupi sekitar 1/3 bagian dari pot.
  4. Setelah pot dan tanah siap, Anda dapat mengeluarkan tanaman fittonia dari polybag atau tempat tumbuh yang sebelumnya. Lalu Anda dapat memindahkannya ke dalam ke pot yang baru.
  5. Setelah tanaman dipindah, berikan lagi tanah untuk menutupi pot dengan batas maksimal sampai bagian leher dari pot.
  6. Langkah terakhir yaitu, semprotlah permukaan tanah pot dengan air.

Fittonia adalah milih keluarga Acanthus. Berbagai spesies adalah tanaman asli Amerika Selatan, tetapi petani telah membudidayakan sejumlah besar dengan warna dan saraf kontras yang mencolok. Terdapat dua spesies utama fittonia yang membentuk dasar bagi sebagian besar kultivar tanaman hias. Dua spesies itu adalah:

1. F. Gigantea

Dapat tumbuh dengan mencapai 24 inci dan memiliki batang ungu dengan daun hijau tua dan warna saraf merah.

2. F. Verschaffeltti

tanaman hias bunga fittonia

Merupakan tanaman menjalar yang sangat bagus untuk ditanaman sebgai tanaman gantung. Ini adalah fittonia yang khas dengan beberapa varietas, termasuk Argyroneura (saraf perak-putih) dan Pearcey (saraf kemerahan). Varietas Minima dan Argyroneura sangat cocok untuk dibudidayakan di terarium.

Masalah umum yang sering muncul saat menanam fittonia adalah masalah sama yang dapat mempengaruhi tanaman tropis lainnya. Daun yang berubah menguning adalah penyebab dari terlalu banyaknya air. Untuk itu diperlukan pot yang memiliki lubang drainase untuk mencegah tanah basah dengan genangan air.

Daun yang berjatuhan merupakan hasil dari suhu dan angin yang dingin. Anda dapat mencoba kondisi hutan hujan tropis tempat spesies ini tumbuh secara alami. Daun yangkering dan layu biasanya menunjukkan bahwa tanaman tidak menerima kelembaban yang cukup, atau menerima terlalu banyal sinar matahari langsung.

Masalah yang timbul karena serangga, jamur, kutu busuk, dan kutu daun. Melihat tanaman yang terinfeksi, harus segera diobati. Menjaga tanaman yang memiliki masalah tersebut untuk mencegah hama menyebar ke tanaman lain atau di sekitar tanaman yang tumbuh.

Suhu Yang Baik untuk Tanaman Hias Bunga Fittonia

tanaman hias bunga fittonia

Meskipun habitat asli tanaman fittonia berada di iklim tropis yang panas, Anda mungkin akan terkejut mengetahui tanaman ini tidak membutuhkan lingkungan panas yang tinggi. Ingat bahwa tempat tanaman ini hidup di hutan hujan yang cukup teduh dan terlindungi kanopi dari panas sinar matahari.

Anda akan mengetahui jika tanaman berada di suhu yang terlalu dingin, fittonia akan mulai menggugurkan daunnya. Lindungi dengan baik tanaman fittonia Anda baik dari sinar matahari langsung, cuaca dan suhu yang dingin. Sebisa mungkin letakkan di tempat yang teduh dan rindang, maka tanaman fittonia Anda akan tumbuh cepat dan baik.

Menyediakan kelembaban tinggi yang dibutuhkan fittonia mungkin menjadi tantangan terbesar saat menanam tanaman. Ada beberapa hal yang mungkin ingin Anda coba. Cara termudah adalah membeli pelembab ruangan dan letakkan di dekat fittonia. Jika daun menjadi layu, itu berarti tanaman membutuhkan lebih banyak kelembaban. Jadi, letakkan pot di atas hamparan kerikil yang di wadah.

Kemudian isi wadah tadi dengan air tetapi bairkan bagian atas kerikil terbuka. Mungkin Anda ingin menumbuhkan fittonia di terarium. Sirami tanaman yang cukup untuk emnjaga tanah agar tetap lembab. Daun-daun yang menguning merupakan indikasi tanaman menerima terlalu banyak sinar matahari.

Ketika mengaitkan hubungan antara hutan hujan tropis dan kelembaban yang tinggi, Anda akan mengetahui tentang keberlangsungan hidup tanaman fittonia. Anda juga perlu mengetahui kunci utama yang diperlukan untuk menumbuhkan tanaman ini menjadi tumbuhan yang tumbuh dengan baik. Tanpa kelembaban yang memadai untuk tanaman, daunnya akan cepat layu dan mati.

Anda dapat membuatnya hidup kembali dengan cara menyiram dan mengairi daun segera setelah Anda mengetahui bahwa tanaman tidak tumbuh dengan baik. Tumbuhan yang layu berulang-ulang akan membuat tanaman stres dan akhirnya menyebabkan kerusakan yang tidak tidak dapat diperbaiki. Setelah itu, tanaman hias bunga fittonia akan mati.

Ada beberapa cara memberikan kelembaban yang disukai oleh tanaman fittonia. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan pelembab ruangan atau AC. Ini mungkin merupakan metode terbaik untuk digunakan.

Anda dapat membuat generator kelembaban sederhana dengan mengatur pot berisi tanaman hias di atas baki yang diisi dengan kerikirl-keril yang biasanya digunakan untuk dekoratif. Baki tersebut kemudian ditambahkan air sesuai kebutuhan Anda. Anda juga dapat menyiram tanaman satu hingga dua kali dalam sehari dengan tujuan memberikan air yang mereka butuhkan.

Jika tanaman fittonia Anda adalah salah satu varietas yang lebih kecil, tempatkanlah di terarium atau taman tertutup. Itu adalah cara yang bagus untuk menciptakan kembali lingkungan yang lembab seperti hutan hujan tropis. Kemudian hal itu akan mendorong tanaman fittonia tumbuh dengan warna cantik yang dimilikinya.

Perawatan Tanaman Saraf dan Keadaan Tanah

tanaman hias bunga fittonia

Untuk menciptakan kembali tanah asli tempat tenaman fittonia berevplusi untuk tumbuh, Anda akan membutuhkan campuran pot yang kaya akan bahan organik dan yang menahan air dengan baik. Sementara tanahnya juga memberikan drainase yang baik.

Anda dapat mencampurkan antara pop yang berbasis gambut, atau pot tanah liat dalam ruangan adalah pilihan yang baik. Hal itu karena mereka menawarkan bahan organik dan retensi kelembaban. Untuk memastikan tidak adanya genangan air,pastikan untuk memasukkan sedikit pasir kasar ke dalam campuran pot fittonia pilihan Anda.

Anda pastikan selalu tempat tanaman saraf ffitonia memiliki lubang drainase dan jangan pernah membiarkan tanaman di atas genangan air. Tanaman hias bunga fittonia harus dipindahkan ke pot yang lebih besar secara berulang setiap dua atau tiga tahun.

Re-pot atau pot ulang bertujuan untuk menyegarkan kembali tanah yang dipakai untuk menanam. Alasan dilakukan pemindahan por yang berulang karena tanaman fittonia meiliki akar yang dangkal. Tanaman ini dapat ditanam di dalam pot kecil dan akan terus bertumbuh.

Memperbanyak jumlah dapat dilakukan dengan cara membuat stek batang. Pastikan terdapat dua simpul tanda kecil yang menunjukkan pangkal tunas, daun, atau cabang pada batang stek. Cukup letakkan stek ini dalam campuran pot yang lembab. Atur di lokasi yang hangat dan lembab. Dan jaga agar tanah tetap lembab, lalu mereka alan mulai pemakuan dalam 2-3 minggu.

Meskipun tidak rentan terhadap masalah serangga atau penyakit, perawatannya yang baik membutuhkan kewaspadaan terhadap masalah tanaman rumahan seperti kutu daun, laba-laba, dan jamur. Anda dapat mengtasi setiap penyakit dengan segera dan isolasi tumbuhan untuk mencegah masalah menyebar ke tanaman Anda yang lain.

Varietas Umum Tanaman Saraf

Ada berbagai macam ukuran dan pola warna daun yang indah untuk dipilih. Berikut adalah beberapa varietas fittonia yang umum:

1. Tanaman mozaik black star

Tanaman ini menampilkan dedaunan yang berwarna hijau gelap. Memiliki daun yang lebih terang. Tampilannya memiliki lebih sedikit saraf yang berwarna merah tua daripada varietas fittonia pada umummnya.

2. Tanaman saraf frankie

Jenis tanaman ini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu memiliki daunnya yang berwarna merah muda yang cantik. Ciri lainnya yaitu memiliki tepi berwarna hijau gelap.

3. White anne

tanaman hias bunga fittonia

Memiliki daun besar dengan saraf jenis ini berwarna merah cerah yang rumit.

4. Juanita

tanaman hias bunga fittonia

Merupakan varietas fittonia daun besar yang memiliki warna saraf merah yang sangat cerah.

5. Brokat putih

Bunga brokat putih mirip dengan jenis juanita, daunnya yang besar dengan warna sarafnya putih.

6. Bunga saraf purple

tanaman hias bunga fittonia

Merupakan varietas besar lain yang memiliki warna saraf lavender yang terang, sangat kontras dengan daunnya yang berwarna hijau tua.

7. Pink angel

Termasuk ke dalam varietas fittonia kecil dengan ukuran daun yang kecil berwarna merah muda.

8. Ruby red

tanaman hias bunga fittonia

Memiliki tampilan daun berwarna hijau tua dengan warna urat merah.

9. Tanaman saraf mini putih

tanaman hias bunga fittonia

Berukuran kecil dengan tampilan daun berwarna hijau mungil dengan saraf berwarna putih.

Tanaman hias bunga fittonia membutuhkan cara merawat yang lebih dari tanaman hias lainnya. Fittonia sangat rentan dengan dengan suhu, serta butuh keadaan suhu yang konstan tidak naik atau turun dengan ekstrem agar dapat berkembang dengan baik. Karena fittonia mempunya kondisi yang rentan terhadap suhu terlalu dingin. Perlu diperhatikan suhu sekitar tempat menanam, air untuk penyiraman, tanah untuk media tanam, dan hal lainnya perlu diperhatikan.

Sebelum Anda menanam fittonia, ada baiknya Anda membaca rangkuman karakteristik tanaman hias ini agar nanti dapat dengan mudah merawatnya. Karena cara merawat tanaman ini berbeda dengan tanaman hias lainnya. Berikut karakteristiknya:

  • Lebih menyukai cahaya yang tidak terlalu terik dan tidak terlalu menyilaukan.
  • Tanaman yang tidap bisa terhadap suhu udara yang terlalu dingin.
  • Tanaman hias ini wajib disirami ketika permukaan tanah di dalam pot terlihat kering. Tanaman hias ini lebih menyukai kondisi yang lembab, tetapi tidak becek atau tidak ada genangan air.
  • Kondisi udara yang lembab juga sangat disukai karena kelembaban udara yang tinggi dapat menghasilkan daun yang bagus.

Setelah menanam bunga fittonia, tentu Anda juga harus belajar cara merawatnya juga. Perawatan yang bagus dan sesuai dengan karakteristik tanaman dapat membuat tanaman hidup dengan baik. Sebaliknya, jika cara merawatnya tidak sesuai maka tanaman tidak akan tumbuh dengan baik.

Tips-Tips dalam Perawatan

tanaman hias bunga fittonia

  • Anda disarankan untuk menanam menggunakan media tanah yang telah diberi campuran pupuk.
  • Tempat yang terlalu dingin juga tidak disukai tumbuhan jenis ini.
  • Tempatkan fittonia di tempat yang dapat terkena sinar matahari, namun tidak terkena secara langsung karena dapat memnyebabkan daunnya berubah warna menjadi kecoklatan.
  • Siramilah dengan air namun tidak perlu terlalu sering, cukup sirami dua sampai tiga kali setiap minggunya.
  • Jangan gunakan air yang dingin seperti air es, namun air yang memiliki suhu seperti ruang sangat disaranakan
  • Anda dapat dengan segera menyemprot tanaman ketika daun sudah nampak layu.
  • Anda dapat menaruhnya di terarium atau berdekatan dengan jendela rumah.

Setelah membahas tentang karakteristis dan seputar Tanaman hias bunga fittonia, dapat menambah wawasan Anda tentang salah satu tanaman hias yang ada. Cara bercocok tanam dan merawatnya juga telah disampaikan. Sebelum menanam, pastikan Anda sudah memahami tentang hal yang disukai dan yang tidak disukai oleh tanaman. Selamat berkebun!

Tanaman Hias Bunga Fittonia : Mengenal, Cara Tanam, suhu, Perawatan, Varietas Dll

Leave a Reply