Site icon Sumber Informasi

5 Tanaman Cocor Bebek (Lengkap dengan jenis-jenis dan cara menanam)

Tanaman Cocor Bebek – Madagaskar adalah tempat asal dari tanaman cocor bebek. Namun, tak jarang cocor bebek ditemukan tumbuh subur di Indonesia baik itu di pekarangan rumah atau di alam sebagai tumbuhan liar. Penanaman cocor bebek tergolong mudah dan tidak rumit. Cocor bebek adalah salah satu tumbuhan sukulen dan di Indonesia sering disebut dengan daun suru bebek.

Menjadi tanaman hias bukanlah satu-satunya fungsi dari tanaman cocor bebek. Tanaman ini sering kali dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dalam artikel ini, kami akan mengulas beberapa tentang tanaman cocor bebek seperti manfaat, pembudidayaan, jenis, morfologi serta habitatnya.

Habitat dan Sebaran Tanaman Cocor Bebek

Cocor bebek sangat mudah ditemui dan persebarannya sangat cepat sehingga tanaman ini dapat dibilang tanaman invansiv. Hal ini dikarenakan cocor bebek dapat dijadikan tanaman hias. Masyarakat Internasional menyebutnya Miracle Leaf dan hampir bisa ditemukan di seluruh daerah tropis dunia. Eksistensi tanaman ini dapat dijumpai di kawasan Asia, Australia, Selandia Baru, Hawaii dan lain-lajn.

Tibodadi yang berarti jatuh kemudian jadi adalah julukan yang diberikan Orang Jawa untuk tanaman ini. Hal ini dikarenakan tunas daun cocor bebek yang dapat membentuk individu baru ketika jatuh ke tanah. Cocor bebek bisa disebut juga tumbuhan liar karena dapat berkembangbiak di berbagai tempat dan kondisi lingkungan. Cocor bebek dapat ditanam di rumah dan perawatannya tidak susah.

Morfologi atau Bentuk Tanaman Cocor Bebek

Cocor bebek sudah tak asing lagi ditemukan di halaman rumah. Tinggi dari tanaman ini dapat mencapai 30 cm sampai 1 meter. Bentuk batang dari cocor bebek adalah segiempat tumpul atau agak membulat. Memiliki batang yang lunak, tegak dan terlalu tinggi menjadikan tanaman ini sangat cantik untuk dijadikan tanaman hias.

Cocor bebek memiliki warna daun hijau atau kadang-kadang berwarna abu-abu. Bentuk daunnya mirip seperti telur atau bulat memanjang dan berukuran panjang sekitar 5-20 cm dan lebar sekitar 2,5-15 cm. Bunga yang dimiliki cocor bebek termasuk bunga majemuk yang berarti sekumpulan bunga yang terangkai dalam satu tangkai. Bunga cocor bebek dapat terletak di daun atau di batang yang dimiliki.

Salah satu cara untuk mengembangbiakkan cocor bebek yakni dengan stek daun. Pilih daun yang sudah tua untuk melakukan stek. Kemudian, letakkan daun terpilih di tanah, tekan ke dalam sedikit dan anak cocor bebek akan tumbuh.

Jenis-jenis Tanaman Cocor Bebek

1. Cocor Bebek Mini

Cocor Bebek Mini atau Kalanchoe Tomentosa memiliki daun yang berbentuk bulat oval, tebal dan terdapat bulu-bulu halus berwarna putih di permukaannya, dan terdapat garis berwarna coklat di bagian tepi daunnya. Nama lain dari jenis ini adalah Panda Plant. Bunga pada jenis ini seringkali tak tumbuh dan tingginya hanya bisa mencapi 30 cm.

2. Cocor Bebek Besar

Kalanchoe daigremontianum adalah nama latin dari Cocor Bebek Besar. Ciri daun yang dimiliki tanaman ini adalah memiliki warna hijau dan berbentuk seperti mata tombak. Tanaman ini juga memiliki dua keadaan daun yakni sangat mengkilat pada bagian atasnya dan memiliki garis-garis coklat pada bagian bawahnya.

Salah satu hal unik yang dimiliki jenis cocor bebek ini adalah memiliki tunas-tunas kecil di pinggir daun yang apabila jatuh akan membentuk akar dan menjadi individu baru. Jenis ini memiliki batang tunggal dan tingginya mencapai 40 cm atau pun bisa lebih. Terkadang tumbuh bunga berwarna hijau atau merah muda pada jenis ini.

3. Cocor Bebek Berbunga

Memiliki Bunga cerah dan cantik adalah ciri khas dari Cocor Bebek Berbunga atau yang memiliki nama latin Kalanchoe blossfeldiana ini. Aneka ragam warna bunganya berupa merah menyala, kuning, orange dan merah muda. Tanaman ini mampu mencapai tinggi 30 cm. Jenis cocor bebek yang paling popular karena bunga-bunganya yang sering tumbuh.

Peran Tanaman Cocor Bebek sebagai Obat

1. Meringankan Sakit Kepala

Salah satu kelebihan cocor bebek adalah bisa dimakan secara langsung. Pasalnya, memakan daun cocor bebek secara mentah dapat mengurangi sakit kepala yang menyerang tiba-tiba. Hal ini disebabkan adanya kandungan asam formiat, magnesium, kalsium, glucoside, dan asam malat di dalam daun cocor bebek. Jika belum terbiasa, cocor bebek bisa diminum setelah direbus dengan campuran air.

2. Mengurangi Amandel yang Membengkak

Amandel membengkak adalah kondisi yang sangat membuat tak nyaman ketika makan. Pembengkakan amandel juga akan memberi sakit kepala, demam, dan panas dingin. Cocor bebek dapat dijadikan obat untuk mengurangi pembengkakan amandel yakni dengan cara meminum sari dari daun cocor bebek yang sudah dihaluskan atau diblender.

3. Melancarkan BAB

Beberapa aktivitas seperti terlalu lama duduk, jarang olahraga, kurang memakan makanan yang mengandung serat dan kurang minum air putih adalah penyebab susahnya BAB. Cocor bebek adalah obat alami yang dapat melancarkan BAB karena cocor bebek memiliki serat dan air yang cukup tinggi.

Untuk mengaplikasikannya, pertama-tama Anda harus menjemur beberapa helai daun di bawah matahari sampai kering. Selanjutnya haluskan hingga menyerupai bubuk. Kemudian dapat diminum ketika sudah dialrutkan dengan air hangat. Cobalah untuk meminumnya di pagi hari secara rutin agar masalah sembelit dapat dikurangi

4. Menyembukan Wasir

Wasir dinilai sangat menyiksa dan dapat menganggu aktivitas sehari-hari. Cocor bebek adalah alternatif obat alami yang dapat digunakan untuk menyembuhkan wasir. Memiliki sifat anti-inflamasi dan dingin diniliai dapat mengecilkan wasir secara perlahan-lahan. Untuk mengaplikasikannya, cukup dengan memakan cocor bebek ini sebagai lalapan.

5. Mengurangi Nyeri pada Lambung

Pola makan yang buruk dapat membuat lambung terasa nyeri. Beberapa gejala seperti kembung, muntah, dan mual adalah tanda terjadinya masalah pada lambung. Salah satu alternatif untuk mengurangi rasa nyeri tersebut adalah tanaman cocor bebek.

Cara untuk mengaplikasikannya adalah dengan cara mencampurkan daun cocor bebek dan air yang ke dalam blender dan hancurkan layaknya membuat jus. Setelah itu, saring campuran tadi hingga tersisa sari. Kemudian minum dengan menambahkan air hangat. Garam atau madu bisa ditambahkan untuk menambah rasa sedap.

6. Sebagai Antiseptik

Daun cocor bebek dapat menjadi antiseptik alami. Hal ini dikarenakan cocor bebek bersifat anti inflamasi dan dapat menghentikan pendarahan yang ringan. Selain itu, cocor bebek dapat mencegah terjadinya iritasi dan membuat luka menjadi cepat sembuh.

Cocor bebek yang akan digunakan dicuci lalu dihancurkan hingga menjadi pasta. Campurkan sedikit air dan tempelkan pada bagian yang luka. Diamkan beberapa saat agar kuman dan bakteri yang menempel mati.

7. Obat yang Mengurangi Muntah Darah

Muntah darah yang berlebih itu berbahaya dan Anda harus mengurangi frekuensi muntah. Cocor bebek dapat dijadikan pertolongan pertama saat muntah darah. Caranya yakni dengan merebus daun cocor bebek dan haluskan hingga membentuk sari. Seduh dengan air hangat kemudian minumlah sari tersebut. Sari dapat dicampur dengan gula merah untuk memberi rasa manis.

8. Meringankan Asma

Asma bisa terjadi secara tiba-tiba. Untuk pertolongan pertama, daun cocor bebek dapat dijadikan salah satu alternatif karena bersifat alami, cepat, dan praktis. Daun bisa dikonsumsi dengan direbus terlebih dahulu atau pun di makan seperti lalapan. Cocor bebek termasuk obat tradisional yang tidak memiliki efek samping dan mudah didapatkan.

9. Obat Pereda Demam

Demam ringan sering kali menyerang di saat kondisi tubuh lelah. Daun cocor bebek mungkin bisa dijadikan pilihan ketika demam karena mengandung vitamin dan banyak sekali zat baik. Daun cocor bebek dapat diolah dengan cara merebusnya dan diminum atau dengan cara menumbuknya hingga halus dan menjadikannya kompresan.

10. Menyembuhkan Bekas Jerawat

Jerawat mungkin salah satu penyebab kurangnya rasa percaya diri. Kandungan baik yang dimiliki cocor bebek menjadikannya resep kecantikan wajah yang cukup popular. Hal ini dikarenakan cocor bebek memiliki kandungan yang bersifat anti bakteri dan inflamasi.

Cara penggunaannya, sari-sari dari cocor bebek dicampurkan dengan air biasa atau air mawar. Kemudian usapkan ke wajah yang terdapat bekas jerawat. Tunggu selama beberapa waktu dan gunakan air hangat untuk membilasnya. Selain bekas jerawat, flek hitam juga dapat dihilangkan oleh campuran ini jika dilakukan secara rutin.

11. Suplemen Untuk Tulang

Mengkonsumsi daun cocor bebek secara rutin dapat mengurangi kerusakan pada tulang. Hal ini dikarenakan adanya zat di dalam daun cocor bebek berupa kalsium dan magnesium. Daun cocor bebek dapat dijadikan jus atau dijadikan lalapan bersama santapan pada saat makan siang dan makan malam sehingga kebutuhan kalsium dan magnesium dapat tercukupi.

12. Mengurangi Stress

Aktivitas yang padat dan kurangnya istirahat adalah pemicu naiknya tingkat stress. Dampak negatif dari stress adalah mudah marah dan kelelahan pada tubuh. Lagi-lagi, daun cocor bebek dapat dijadikan alternatif sebagai pertolongan pertama yakni untuk mengurangi tingkat stress. Kandungan magnesium yang dimiliki dapat membantu regulasi jantung lebih lancar dan membuat otot rileks.

13. Mengobati Bisul

Bisul adalah penyakit kulit yang ditandai dengan timbulnya benjolan berwarna merah. Bisul dapat menyebabkan gatal dan sering tumbuh di area kulit yang lembab dan mudah berkeringat. Kandungan daun cocor bebek ternyata dapat mempercepat proses penuaan bisul. Cara untuk mengaplikasikannya adalah dengan cara meminum campuran perasan daun dan madu atau mengoleskan campuran tadi langsung ke bisul.

Cara Menanam Tanaman Cocor Bebek

1. Melakukan Pembenihan

Daya tahan cocor bebek sangat kuat sehingga tanaman ini mudah untuk dikembangbiakkan. Cocor bebek adalah tumbuhan adventif. Untuk membentuk individu baru, dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan tunas daun melalui stek daun. Kualitas induk daun haruslah bagus agar menghasilkan hasil yang bagus pula. Ada beberapa tips mencari induk yang dapat dilakukan untuk mensukseskan pengembangbiakkan

Pertama, temukan induk cocor bebek di beberapa lokasi seperti di lingkungan tempat tinggal, selokan, lahan dan pekarangan rumah. Cocor bebek tergolong bisa hidup di mana saja, tetapi Anda bisa membelinya di toko Bunga atau tumbuhan jika tak ingin repot untuk mencarinya.

Selanjutnya, ambil helai daun dari cocor bebek sebanyak 2 atau 3 helai. Pilih daun yang memiliki kualitas terbaik yakni daun yang tak goresan atau tidak cacat sama sekali. Gunakan gunting untuk memotong dan lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak bagian yang lain.

2. Temukan Lahan untuk Cocor Bebek

Langkah selanjutnya adalah meletakkan induk ke dalam sebuah media tempat menanam. Cocor bebek dapat ditanam di lahan, pekarangan, atau pun menggunakan media pot. Jika menggunakan lahan, pilih lahan yang memiliki tanah yang bersifat gembur dan tidak kering. Lahan bisa di cangkul terlebih dahulu agar bersifat gembur dan tidak kering. Bisa juga diberi tambahan pupuk untuk menambah nutrisi tanah.

Pot juga bisa dijadikan media untuk menanam. Anda harus mengisi pot dengan campuran tanah, pupuk, dan sekam dengan perbandingan 2:1:1. Pupuk yang digunakan saat menggunakan media lahan atau pun pot adalah pupuk kompos dan pupuk kandang. Kemudian siram lah lahan atau tanah di dalam pot tersebut.

3. Penanaman Cocor Bebek

Saat ingin menanam, jangan lupa untuk mencuci daun cocor bebek agar kotoran di daun berkurang. Daun bisa dicuci dengan menggunakan air biasa atau menggunakan tisu basah. Kemudian, letakkan daun ke lahan atau pot yang sudah disiapkan.

Setelah itu, hadapkan daun kearah sinar matahari untuk mencukupi kebutuhan penyinaran. Tutup daun dengan tanah  yang tercampur dengan pupuk dan sekam. Siram tanaman dengan menggunakan air. Tanah hanya dibiarkan lembab bukan basah. Oleh karena itu, gunakan spray untuk menyiramnya.

4. Perawatan Cocor Bebek

Cocor bebek memiliki kemampuan beradaptasi dengan baik. Untuk merawatnya lakukan saja penyiraman dan pemupukan secara rutin tanpa melakukan hal-hal yang rumit. Budget yang dikeluarkan tidak terlalu banyak karena untuk merawatnya tidak mahal dan tak perlu melakukan hal khsusus seperti tanaman hias lainnya.

5. Langkah untuk Menyiram Cocor Bebek

Sudah menjadi rahasia umum kalau menyiram tanaman adalah hal yang wajib dilakukan ketika akan menanam. Cocor bebek pun memerlukan air agar tumbuh dengan baik. Penyiraman pun dilakukan sama seperti menyiram tanaman hias lainnya seperti bunga anggrek, mawar, seruni, aster, kamboja, melati dan lain-lain.

Media seperti alat spray bisa digunakan untuk menyemprot cocor bebek yang masih kecil dan alat penyiraman dapat digunakan ketika cocor bebek sudah cukup besar. Air yang digunakan untuk menyiram adalah air keran atau air biasa. Untuk memacu pertumbuhan yang lebih baik, air cucian beras juga dapat diaplikasikan pada cocor bebek. Lakukan penyiraman dua kali yakni pada pagi dan sore hari.

6. Penyiangan dan Pemupukan Cocor Bebek

Selanjutnya melakukan pemupukan dan penyiangan. Pemupukan adalah kegiatan memberi pupuk pada tanaman dan penyiangan adalah kegiatan untuk mencabut gulma di sekitar tanaman. Selain penyiraman, kedua hal ini wajib dilakukan untuk menghindari kematian pada cocor bebek. Kedua hal ini dapa dilakukan secara bersamaan dalam satu waktu.

Berilah pupuk sambil melakukan penyiangan. Pupuk yang sangat cocok untuk digunakan adalah pupuk organik seperti pupuk kandang dan pupuk kandang. Pemupukan dan penyiangan sebaiknya dilakukan 2 minggu sekali. Penyiangan bertujuan untuk membuat cocor bebek bersih dan mendapatkan nutrisi yang cukup. Cabut gulma dengan sarung tangan dan lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak lahan.

Ada beberapa hal yang telah kita bahas mengenai tanaman cocor bebek. Bentuk dari tanaman ini tergolong unik dan keberadaannya tersebar luas di Indonesia. Untuk mengembangbiakkan tanaman ini pun tidak perlu melakukan hal-hal khusus. Selain itu, tanpa harus pergi ke dokter ketika sakit, cocor bebek sudah tidak diragukan lagi sebagai alternaif obat tradisional yang tak memiliki efek samping.

5 Tanaman Cocor Bebek (Lengkap dengan jenis-jenis dan cara menanam)

Exit mobile version