Site icon Sumber Informasi

8 Cara Menanam Vanili (Lengkap beserta gambar dengan deskripsi)

Cara Menanam Vanili – Apakah Anda sering memakan kue atau minuman rasa vanilla? Rasa vanilla diperoleh dari sebuah tanaman bernama vanili yang bisa dibudidayakan. Bubuk vanili sendiri berasal dari buah tanaman ini. Vanili adalah tanaman asli dari Meksiko. Asal Anda tahu, komoditas vanili ini punya harga jual yang tergolong tinggi. Anda pun bisa mempelajari cara menanam vanili dan meraup untung darinya.

Panduan Lengkap Cara Menanam Vanili

Vanili memiliki nama latin vanilla planifolia. Tanaman inilah yang menghasilkan bubuk vanili dan digunakan secara luas dalam industri makanan ataupun minuman di dunia. Karena sangat dibutuhkan dalam industri, maka harga vanili cenderung mahal di pasaran. Anda bisa membudidakayan vanili dengan panduan berikut ini.

1. Syarat Lingkungan Ideal untuk Tanaman Vanili

Seperti di negara asalnya, vanili ternyata bisa tumbuh dengan baik pada daerah beriklim tropis. Jadi Indonesia bisa dianggap sebagai surganya para pembudidaya vanili. Secara geografis, vanili bisa tumbuh pada daerah dengan lintang antara 20oLU sampai 20OLS. Vanili bisa ditanam pada lahan dengan ketinggian antara 800 – 1200 m dpl.

Vanili adalah tanaman yang membutuhkan air dalam jumlah cukup. Idealnya, vanili ditanam pada daerah yang memiliki curah hujan sekitar 1500 – 3000 mm/tahun. Suhu ideal untuk membudidayakan vanili antara 20O – 38OC. Jenis tanah yang cocok untuk tanaman vanili adalah tanah yang tidak terlalu asam dengan pH antara 5,5 – 6,5.

Selain pH tanah, Anda juga harus memperhatikan jenis dan kondisi tanah yang akan ditanami vanili. Tanaman ini sebaiknya ditanam pada tanah dengan tekstur gembur, memiliki kandungan lempung berpasir, dan kaya akan kandungan unsur-unsur organik. Lahan pertanian vanili sebaiknya datar, tidak mudah tergenang air, dan juga tidak becek.

2. Pemilihan Bibit Vanili Unggul

Agar bisa mendapatkan hasil panen vanili yang bagus dengan harga jual tinggi, Anda harus memilih bibit unggul. Pada dasarnya Anda bisa membudidayakan bibit vanili sendiri. Ada 2 jenis metode yang bisa Anda gunakan yaitu cara generatif dan stek. Cara generatif artinya Anda memanfaatkan biji vanili sebagai bibit. Sedangkan stek berasal dari tanaman induk berkualitas.

  1. Pembiakan Bibit Vanili Generatif

Cara ini terbilang cukup mudah dan siapapun bisa melakukannya. Anda cukup memilih biji vanili yang kualitasnya bagus dan sudah tua. Kemudian jemur biji vanili lebih dulu sampai kering. Sambil menunggu biji kering, Anda bisa menyiapkan media tanam pada polybag. Caranya, cukup campurkan tanah dengan sedikit pupuk kompos.

Tanah yang sudah dicampur pupuk ini kemudian bisa Anda masukkan dalam polybag berukuran kecil. Masukkan setengah bagian lebih dulu. Kemudian tempatkan biji vanili kering di tengah-tengah dan timbun kembali dengan sisa tanah yang ada. Tempatkan bibit vanili ini di lokasi yang teduh dengan intensitas penyinaran matahari cukup.

Jangan lupa untuk selalu rutin menyiram bibit vanili agar bisa tumbuh. Tapi kelemahan teknik pembibitan generatif ini adalah waktunya yang lumayan lama. Kelemahan lainnya, bibit hasil teknik generatif ini tidak bisa 100% memiliki sifat yang sama dengan tanaman induknya. Bisa jadi meskipun Anda mengambil biji dari tanaman vanili yang bagus, hasilnya justru jelek.

  1. Pembiakan Bibit Vanili dengan Teknik Stek

Cara ini lebih banyak digunakan oleh para petani vanili. Teknik stek dinilai lebih efisien, praktis, cepat, dan berkualitas dibandingkan dengan teknik generatif. Bagaimana cara membuat bibit stek vanili?

  1. Pembiakan Bibit dengan Teknik Stek Air

Selain stek menggunakan media tanah dalam polybag, Anda juga bisa menyiapkan bibit vanili dengan bantuan media air. Cara ini tergolong lebih mudah dibandingkan metode-metode sebelumnya. Lakukan langkah stek air seperti di bawah ini:

Jika Anda tidak ingin melakukan pembenihan bibit vanili sendiri, maka Anda bisa membeli bibitnya di toko. Tapi Anda harus tahu mana bibit yang berkualitas dan tidak. Bagaimana cara mengetahuinya? Simak tips berikut ini sebelum Anda membeli bibit stek vanili:

3. Persiapan Lahan Tanam Vanili

Selain menyiapkan bibit yang berkualitas, Anda juga harus mempersiapkan lahan yang akan ditanami vanili dengan baik. Lahan yang berkualitas akan membuat vanili tumbuh subur dan mampu menghasilkan panen melimpah. Apa saja yang harus Anda lakukan?

Anda bisa memanfaatkan lahan tegalan atau pekarangan yang luas. Tapi jika Anda memiliki lahan yang terbatas, Anda bisa menanam vanili dengan metode lainnya. Anda bisa memanfaatkan pot ataupun polybag ukuran besar sebagai media tanam.

  1. Persiapan Lahan Tanam di Pekarangan

Cara menanam vanili di pekarangan dengan pot sangat jauh berbeda. Anda harus paham bagaimana mempersiapkan lahan pekarangan/tegalan dengan baik sebelum bibit vanili ditanam. Anda bisa melakukan beberapa langkah di bawah ini:

  1. Persiapan Lahan Pot untuk Vanili

Jika Anda ingin menanam vanili untuk skala rumahan atau konsumsi sendiri, Anda bisa menggunakan teknik budidaya dengan media pot. Caranya sebagai berikut:

4. Langkah-Langkah Cara Menanam Vanili

Jika Anda sudah menyiapkan lahan pekarangan/tegalan untuk menanam vanili, jangan lupa juga untuk membuat kanopi. Tanaman pelindung atau kanopi ini sebaiknya ditanam sekitar 6-8 bulan sebelum vanili ditanam. Jika Anda tidak ingin repot menanam tumbuhan kanopi, Anda bisa menggunakan kayu sebagai media perambatannya.

Tanaman vanili juga bisa dibudidayakan dengan sistem tumpang sari. Artinya, vanili bisa ditanam dengan tanaman budidaya lain seperti kopi, kakao, atau kayu keras. Jika lahan sudah benar-benar siap, Anda bisa menanam vanili dengan cara:

5. Penyiraman Tanaman Vanili

Selama vanili ditanam, Anda harus melakukan penyiraman secara rutin. Tapi karena vanili ini adalah tanaman yang tidak terlalu suka air, maka Anda harus perhatikan jumlah air yang diberikan. Berikut ini adalah panduan penyiraman tanaman vanili yang benar:

6. Pemupukan Tanaman Vanili

Vanili lebih baik dibudidayaan dengan memanfaatkan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. Berikut ini panduan lengkap takaran dan waktu pemupukan tanaman vanili yang bisa Anda terapkan:

7. Perawatan Lahan Tanam Vanili

Agar vanili bisa tumbuh dengan baik, maka lahan wajib dibersihkan dari gulma pengganggu. Pohon vanili juga harus rutin dirawat. Caranya sebagai berikut:

8. Proses Panen Vanili

Tanaman vanili baru bisa Anda panen saat sudah mencapai usia 2 – 3 tahun. Setelah itu, tanaman vanili bisa dipanen 1 tahun sekali. Uniknya, waktu panen vanili ini bisa mencapai 2 – 3 bulan lamanya. Buah vanili yang sudah siap dipanen punya warna yang hijau dengan pucuk berwarna kekuningan.

Anda bisa memetik buah vanili yang sudah tua kemudian dikumpulkan dalam wadah. Jika sudah terkumpul, maka selanjutnya buah vanili akan masuk tahap pemeraman selama 1-2 hari. Buah vanili yang sudah disortir kemudian bisa dijemur sampai kering. Anda bisa menjual buah vanili kering ini pada tengkulak yang akan menyalurkannya ke pabrik pengolahan dan pengemasan.

Menariknya lagi, harga buah vanili kering bisa mencapai 5-6 juta perkilogram. Harga bisa anjlok saat musim panen raya tiba yaitu sekitar 5 juta rupiah. Tapi jika saat langka, harga buah vanili bisa mencapai 6 juta rupiah lebih. Indonesia sendiri kini sudah mengeksport hasil panen vanili ke berbagai negara lain.

Bagaimana? Anda pasti tergiur kan dengan harga jual buah vanili yang sangat tinggi? Anda bisa mempelajari cara menanam vanili seperti yang telah diuraikan di atas dan meraup keuntungan besar dari budidaya komoditas ini.

8 Cara Menanam Vanili (Lengkap beserta gambar dengan deskripsi)

Exit mobile version