Tanaman Hidroponik NFT

Tanaman Hidroponik NFT : Apa, Jenis, Media, Cara, Keunggulan, Dan Kelebihannya

Tanaman Hidroponik NFT – Dewasa ini, permasalahan yang dihadapi oleh manusia semakin kompleks. Mulai dari masalah ekonomi, sosial, hingga lingkungan. Permasalahan kurangnya lahan untuk bercocok masalah pun muncul. Sawah dan hutan yang asri telah disulap menjadi gedung-gedung pencakar langit. Kita dapat melihat bahwa perubahan lingkungan sekitar terus berubah setiap tahunnya.

Dahulu, berkebun identik dengan lahan yang luas. Lokasi bercocok tanam di desa yang jauh dari perkotaan. Dan cara bercocol tanaman yang masih menggunakan cara tradisional. Tanaman hidroponik pun diyakini menjadi solusi atas masalah minimnya lahan untuk bercocok tanam. Berikut penjelasan uraiannya di bawah ini!

Apa yang dimaksud dengan tanaman Hidroponik NFT?

Tanaman hidroponik NFT adalah salah satu cara menanam dengan media air sebagai tempat tumbuhnya tanaman. NFT merupakan kepanjangan dari Nutrient Film Technique. Cara yang digunakan dalam metode ini adalah akar akan dialiri oleh nutrisi dengan tipis atau film. Aliran nutrisi yang tipis menuju akar, agar akar dari tanaman tersebut cukup menerima nutrisi, oksigen dan air.

Cara menaman menggunakan hidroponik NFT merupakan cara yang banyak dipakai dalam perindustrian. Hal itu karena hidroponik NFT adalah cara yang diyakini sangat sesuai dengan perindustrian, karena cara hidroponik ini mempunyai beberapa kelebihan dibanding dengan yang lainnya.

Hal utama yang dibutuhkan dalam cara ini adalah, talang atau gully yang digunakan untuk menyangga tempat untuk menanam hidroponik (netpot) dan mengaliri dengan air bernutrisi, dapat menggunakan ganti talang air sebagai gantinya. Yang perlu diperhatikan ketika dari cara menanam hidroponik NFT adalah:

  1. Tempat untuk menanam hidroponik (netpot) bersentuhan langsung dengan dasar talang tanpa perantara, agar akar tanaman dapat dialiri oleh air nutrisi secara langsung.
  2. Talang yang digunakan sebaiknya dipasangkan secara condong agar air yang memiliki nutrisi tersebut dapat terus mengaliri akar, tanpa adanya air yang menggenang di dalam talang. Kecondongan saat memasang talang yaitu 5º s.d. 10º.
  3. Hidroponik NFT menggunkan cara mengalirkan air bernutrisi tipis-tipis serta tidak adanya air yang menggenang di dalam

 

 

Jenis Tumbuhan untuk Hidroponik NFT

Hidroponik NFT utamanya digunakan untuk tanaman hijau berdaun dengan periode pertumbuhan yang pendek. Tanaman seperti daun berjenis selada adalah tanaman yang ideal untuk sistem NFT. Tanaman lainnya seperti bayam. Tanaman lebih besar seperti kubis, yang membutuhkan banyak waktu lebih lama, lebih berat, dan memiliki sistem akar yang lebih besar tidak cocok untuk NFT.

Selada adalah tanaman yang lebih baik daripada tomat, dalam siklus panen yang pendek. Anda bisa mendapatka selada yang bisa dipanen dalam tiga sampaiempat minggu satelah Anda menempatkan semaian selada dalam sistem NFT. Jika Anda mau, Anda dapat memanen daun muda terluar untuk sementara waktu seperti yang Anda lakukan saat memanen Selada.

Dibandingkan dengan teknik penanaman hidroponik lainnya, relatif mudah untuk membersihkan pengaturan NFT setelah panen selada untuk bulan berikutnya. Tomat adalah tanaman berumur panjang. Tanaman tomat dapat tumbuh berbulan-bulan di zona ketahanan pada Departemen Pertanian AS dengan zona ketahanan 8 sampai dengan 11.

Selada memiliki sistem akar yang lebih kecil daripada tomat, dan karena selada memiliki umur yang pendek, akar tidak dapat memiliki banyak potensi untuk menyumbat saluran tumbuh sepertu halnya akar tomat. Saat akar tumbuh, Larutan nutrisinya cenderung tidak mengalir dengan bebas untuk memberikan manfaat terbaik dari sistem hidroponik NFT.

Larutan nutrisi berjalan melalui akar. Untuk tanaman selada, di mana Anda akan mengganti panen setelah beberapa minggu, ini tidak terlalu menjadi masalah dibandingkan dengan tomat. Saluran plastik dengan tutup yang dapat dilepas memudahkan memeriksa akar tomat untuk memeriksa akar tomat masalah larutan. Ini juga dapat membuat pengaturan dan pembersihan tomat lebih mudah.

Media untuk Menanam Hidroponik NFT

Media untuk menanam hidroponik NFT ini adalah air. Air mengalir mengandung nutrisi dialirkan ke semua tumbuhan dengan menggunakan ponpa air. Hal itu bertujuan untuk nutrisi dapat diterima tanaman dengan sama rata. Tidak ada yang berlebihan atau kekurangan, semuanya mendapatkannya.

Untuk media tanam persemaian bibit, terdapat beberapa jenis yang dapat digunakan, yaitu:

  1. Rockwool  : merupakan jenis media persemaian yang bagus untuk pertumbuhan tanaman. Tanaman yang disemai pada rockwool akan tumbuh dengan baik.
  2. Arang sekam  : arang sekam mempunyai sifat higroskopis, yaitu sifat yang mampu                                       menyerap air dengan bagus. Penyerapan molekul air tersebut bisa melalui adsorbsi (ketika suatu zat cair atau gas yang terikat dengan sesuatu yang padat yang akan membentuk lapisan tipis di atas permukaan tersebut) dan absorbsi (penyerapan zat yang dilakukan zat lainnya).
  3. Serat pada sabut kelapa :ketika menggunakan serat pada serabut kelapa, terdapat rongga yang banyak. Hal itu baik untuk sistem drainase dan aeresi.
  4. Vermikulit atau perlit : media perlit memiliki daya serap air yang tinggi, ketika digunakan pun media ini bisa mengembang saat terkena air. Perlit memiliki karakteristik enteng/ringan juga memiliki pH yang netral.

Cara Menanam

Tanaman Hidroponik NFT

Tanaman hidroponik NFT cocok digunakan untuk di sekolah, apalagi untuk sekolah adiwiyata. Terbatasnya lahan untuk menanam di sekolah merupakan salah satu alasan hidroponik dapat diterapkan. Di jaman modern seperti sekarang ini, menanam tanaman tidak harus dikerjakan dengan menggunakan media tanah.

Yang Anda butuhkan untuk membuat sistem hidroponik NFT yaitu:

  1. Rangka konstruksi yang terbuat dari bahan kayu atau aluminium.
  2. Tinggi dari setiap kayu yang digunakan, dikurangi sepanjang 5 cm tiap meter. Hal itu bertujuan untuk talang yang akan ditaruh di atas agar memiliki 5%pemasangan talang hujan pvc atau paralon yang memiliki bentuk U, dengan ukurang panjangxlebarxtinggi yaitu 4mx0,11mx0,12 dengan bentuk rata .
  3. Dua ujung talangnya diberikan penutup terbuat paralon atau pvc juga.
  4. Penutup untuk talang atas diberikan lubang yang akan digunakan untuk sebuah selang PE berukuran 0,0008m untuk masuk aliran nutrisi menuju talang. Tutuplah di ujungnya dab berikan lubang digunakan untuk selang PE nerukuran 0,013m untuk aliran nutrisi yang berlebihan.
  5. Penyambungan paralon dengan selang PE yang berawal dari kolam penampungan/ tandon air.
  6. Berikan pompa celup di dalam kolam penampung yang berfungsi pemompaan ulang air bernutrisi menuju talang, untuk aliran yang didaur ulang. Karena kemiringan yang dibuat 5%, debit aliran nutrisi air yang masuk ke talang yaitu 1,5 liter tiap menitnya. Kemudian air bearnutrisi akan dialirkan ke ujung bawah. Tebal aliran airnya hanya sebesar 0,003m-0,004m. Oleh karena itu, disebut dengan lapisan tipis/ film. Aliran debit air yang mengalir, besarnya debit ait tersebut menyebabkan tanaman yang ditanam di ujung akan mendapatkan aliran air bernutrisi yang sama rata, hal itu menyebabkan tanaman yang tumbuh di talang dari ujung ke ujung akan dapat tumbuh dengan sama.
  7. Tubing saluran untuk mengalirnya air bernutrisi digunakan kembali ke reservoir.

Cara menaman hidroponik NFT yaitu:

  1. Cara menaman pertama yaitu dengan semaian yang diletakkan di tengah-tengah paralon.
  2. Berikan guntingan kertas koran dengan lebar seperti dasar daei talang dan panjang seperti talang. Hal itu berfungsi untuk sumbu larutan air bernutrisi ke akar semaian.
  3. Buat ukuran styrofoam dengan panjang 1 m, lebar 0,011 m, dan dengan ketebalan 0,015 m untuk penyangga tanaman.
  4. Untuk menghindari styrofoam mencapai di dasar talang, berikanlah penyangga dari batu split.
  5. Batu split diukur dengan ukuran 0,02 m-0,03 m diletakkan secara berliku-liku pada dasarnya talang berjarak 0,25 m. Hal tersebut berarti bahwa terdapat rongga udara yang memiliki ketebalan antara dasar talang dengan styrofoam yaitu 0,02 m-0,03 m.ukuran batu split dapat dibuat lebih besar menjadi 0,03 m s.d. 0,04 m. Dengan memperbesar batu split, akan menyebabkan tanaman hidroponik NFT yang Anda tanam memiliki pangkal berbatang yang sangat panjang.
  6. Beri lubang pada potongan styrofoam berdiameter 0,015 m pada tiap 0,15 m, kemudian tumpangkan styrofoam di batu split.
  7. Styrofoam yang sudah dilubangi, tanam dengan menancapkan semaian menggunkana busa atau tidak menggunakan busa.
  8. Jika tanaman yang ditanam menggunakan hidroponik NFT adalah buah dan sayuran hidroponik, maka perlu diberikan penyangga yang terbuat dari bambu. Supaya berat yang dihasilkan buah tidak menyebabkan bengkong pada paralon. Ketika paralon menjadi bengkong, aliran air bernutrisi tidak akan mengalir dengan lancar dan terhambat.

Keunggulan dan Kekurangan Hidroponik NFT

Tanaman Hidroponik NFT

Setelah membaca uraian tentang tanaman hidroponik NFT di atas, ada baiknya Anda juga dapat mengetahui keunggulan dan kekurangan hidroponik NFT. Karena dengan Anda mengetahui tentang keunggulan dan kekurannya, hal tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan ketika akan memulai menanam menggukan metode hidroponik NFT. Uraiannya ada di bawah ini.

Keunggulan tanaman yang menggunakan metode hidroponik NFT di antaranya sebagai berikut:

1. Tumbuhan yang ditanam dengan cara hidroponik NFT dapat tumbuh lebih cepat daripada tanaman yang ditanam dengan cara lainnya

Tanaman dapat tumbuh lebih cepat dibanding dengan metode lain karena air yang membawa nutrisi, okgisen, dan air dapat mencukupi kebutuhan tanaman yang dialirkan lewat akar tanaman. Melaui wadah untuk menanam hidroponik (netpot) yang menyentuh secara langsung ke dasar talang, menyebabkan akar tidak terhalang perantara dalam mendapatkan aliran air bernutrisi.

2. Tanaman dapat tumbuh dengan rata

Persamaan dalam memperoleh aliran air bernutrisi lah yang membuat tanaman dapat tumbuh dengan dengan sama dan rata. Dengan keadaan seperti itu, tanaman dapat tumbuh dengan baik tanpa adanya perbedaan dalam memperoleh nutisi. Semua nutrisi yang dialirkan dengan air mengalir membawa jumlah takaran yang sama untuk setiap tanaman yang tumbuh.

3. Ramah lingkungan dan meminimalkan risiko mencemari air tanah di lingkungan setempat.

Tanaman dengan metode NFT aman untuk lingkungan sekitar Anda. Tidak perlu khawatir akan adanya limbah yang dihasilkan. Dengan menggunakan metode NFT, lingkungan tidak akan terkontaminasi oleh zat-zat kimia yang berbahaya. Yang digunakan dalam merawat tanaman yang tumbuh tentunya aman untuk Anda dan tempat tinggal sekitar.

4. Tidak repot dengan pengatur waktu atau siklus penyiraman

Dengan menggunakan sistem hidroponik NFT yang menggunakan pompa air dengan listrik, Anda tidak perlu repot menyirami tanaman Anda. Hal tersebut sangat memudahkan Anda dalam merawat tanaman dengan cara NFT. Cukup dengan memonitor perkembangan dan mengecek keadaan air nutrisi mengalir dengan baik atau tersumbat.

Kekurangan dalam sistem hidroponik NFT

1. Dana yang dibutuhkan untuk membuat tanaman hidroponik NFT lumayan besar.

Dengan biaya yang lumayan besar, dengan menggunakan metode hidroponik dapat menghasilkan tanaman yang sangat baik. Hidroponik NFT menghasilkan lebih baik daripada dengan metode hidropnik lainnya. Sistem hidroponik NFT sering dipakai di industri, karena hasil yang menjanjikan.

2. Tanaman sangat sensitif dengan gangguan yang terdapat dalam aliran air akibat dari pemadaman listrik.

Tanaman dengan menggunakan hidroponik nft akan sangat cepat layu setiap kali berhentinya air yang mengalir melalui sistem. Untuk itu, selain Anda disarankan untuk mengecek dan melihat apakah air bernutrisi mengalir dengan lancar atau tidak. Karena, ketika listrik padam dan Anda tidak menyadari, hal itu dapat mengganggu pertumbuhan tanaman Anda.

3. Jika aliran nutrisi berhenti, akar akan kering dan tersumbat oleh akar tanaman yang tumbuh kuat.

Hal ini berkaitan dengan kelemahan pada nomer 1. Selalu pastikan bahwa tidak ada yang menghambat aliran air yang membawa nutrisi. Jika salah satu dari tanaman terkena ganggang hijau atau mati, hal itu akan cepat sekali menyebar kepada yang lain. Mengingat bahwa sistem hidroponik NFT menggunakan air yang mengalir ke semua tanaman.

4. Kegagalan pompa dapat menyebabkan kematian tanaman dalam beberapa jam khususnya dalam cuaca panas.

Pastikan bahwa pompa air bekerja dengan baik. Tidak ada kerusakan yang parah hingga menyebabkan aliran air yang mengalir membawa nutrisi terganggu. Cek secara berkala pompa air Anda, jika terjadi kerusakan segera perbaiki agar tanaman bisa tetap dialiri air bernutrisi.

5. Tidak cocok untuk menanam tanaman dengan sistem akar keran besar seperti wortel.

Tanaman yang memiliki sistem akar besar dapat menggangu aliran air ke semua tanaman. Air yang mengalir tidak akan sama derasnya. Oleh sebab itu, tidak disarankan menanam tanaman yang memiliki akar besar. Jika aliran air terhambat, nutrisi yang diterima setiap tumbuhan akan berbeda dan tidak akan sama rata antara satu dan yang lainnya.

Tips Untuk Sistem Tanaman Hidroponik NFT

Tanaman Hidroponik NFT

  • Gunakan bibit berkualitas baik. Ketika Anda membeli bibit untuk ditanam menggunakan hidroponik NFT, ada baiknya Anda memperhatikan informasi detail terkait bibit tersebut. Yang perlu Anda perhatikan adalah tanggal kadaluarsa. Kemudian daya pertumbuhan kecambahnya karena daya tumbuh yang baik adalah sebesar 90%, informasi karakteristik lainnya juga perlu diperhatikan.
  • Tanaman yang ditanam di dalam ruanga di bawah lampu akan membutuhkan banyak air pada tingkat yang lebih besar daripada saat tumbuhan mengambil nutrisi.umtuk itu isi ulang tangki anda secara teratur dengan air atau larutan bernutrisi 50%. Simpan larutan nutrisi isi ulang pada tempat yang terpisah, daripada menggunakan air langsung dari keran.
  • Jangan biarkan cahaya menembus zona akar. Pastikanlah lubang ditutup. Tutuplah pangkal tanaman Anda untuk mencegah pembentukan ganggang hijau. Terutama jika Anda menggunakan kubus rockwool.
  • Pertahankan pH larutan nutrisi Anda pada kisaran 5,8 s.d. 6,2. Periksalah secara teratur karena pH dapat naik. Tidak apa-apa jika Anda mematikan pompa selama setengah jam saat Anda menyesuaikan pH dan larutan nutrisi Anda. Ganti dengan air segar setiap 7 hari hingga 10 hari untuk hasil yang optimal. Tanaman yang lebih besar sebih menyukai nutrisi segar yang teratur.
  • Seperyi halnya semua yang menggunkan media tanam hidroponik, Suhu nutrisi pada larutan Anda sangat penting. Usahakanlah larutan nutrisi Anda tetap berada di sekitar suhu 65º F. Agar penyerapan nutrisi dapat optimal.
  • Pastikan paralon berada dalam posisi yang memiliki kemiringan 5%, tidak tegak lurus terhadapnya. Jika tidak, aliran air bernutrisi akan terhambat.
  • Bersihkan paralon Anda dengan sabun dan bilas sampai bersih. Gunakan larutan nutrisi untuk memulai tanaman Anda, pindah ke dua pertiga ke tingkat dosis penuh, seperti yang terinci pada botol. Setelah perubahan larutan nutrisi pertama (sekitar 7 sampai 10 hari setelah penanaman).
  • Ambil kesempatan untuk mengamati pertumbuhan akar tanaman Anda secara langsung.
  • Pastikan Anda benar-benar menghapus pembungkus plastik. Hal ini agar akar tidak terhalangi dalam mengakses lebih banyak oksigen. NFT adalah teknik pertumbuhan yang sudah berakar. Ketika tanaman mulai berbuah, semua tanaman kecuali yang terkecil akan membutuhkan dukungan tambahan,misalnya jaringan kacang.
  • Potong panjang lapik yang cukup panjang untuk mengikuti akar bergantungan beberapa inci dari saluran ke dalam paralon. Tidak ada suara air yang menetes. Jangan memadati mereka! Tanaman tumbuh dengan sangat cepat pada cara menanam hidroponik NFT.
  • Terakhir tetapi bukan yang akhir, paling tidak tunggu sampai akar keluar saat penyemaian sebelum masuk ke dalam sistem NFT Anda. Ini sangat penting, bersabarlah! Jangan langsung memasukkan ke sistem NFT sebelum tanda akar pertama. Pastikan pertumbuhan media sudah tumbuh akar saat memindahkan ke dalam sistem hidroponik NFT.

Itulah penjelasan berbagai informasi tentang hidroponik NFT. dengan menggunakan metode NFT, cukup mudah membuat dan dalam perawatannya. Setelah membaca uraian tanaman hidroponik NFT di atas, apakah Anda tertarik untuk mencobanya?

Tanaman Hidroponik NFT : Apa, Jenis, Media, Cara, Keunggulan, Dan Kelebihannya

Leave a Reply