7 Tanaman Genjer (Ciri-ciri dan manfaat)

Tanaman Genjer – Satu lagi tanaman yang terkenal di Indonesia. Tanaman satu ini merupakan jenis tanaman rawa-rawa dan menjadi kawan dari eceng gondok. Jadi siapakah tanaman ini? yang dimaksud disini adalah tanaman genjer. Tanaman yang memiliki nama latin Limnocharis Flava ini sangat mudah ditemukan, utamanya di daerah berair seperti sawah dan juga perairan dangkal.

Genjer pada masa lampau mendapat sebutan pula sebagai makanan bagi orang miskin. Hal ini dikarenakan orang bisa memetiknya secara gratis karena genjer tumbuh dengan liar. Tetapi anggapan tersebut hanya pada jaman dulu, ya, karena faktanya sekarang banyak orang yang menyukai tanaman yang satu ini. Penasaran? Jangan khawatir karena dibawah ini akan dibahas secara tuntas dan mendetail!

Mengenal Tentang Tanaman Genjer

Mengenal Tentang Tanaman Genjer

Genjer adalah jenis tumbuhan rawa yang memiliki banyak sekali nama lain. Ia disebut juga dengan kelayan dan eceng oleh masyarakat Indonesia. Pada namanya dengan bahasa internasional tidak kalah beragam lagi, ia disebut dengan limnocharis, sawah-flower rush, velvetleaf, cabolla de chuco, dan juga sawah lettuce.

Tanaman genjer ini merupakan tanaman dari kingdom Viridiplantae dan familia Alismataceae. Ia dapat tumbuh liar di perairan dangkan dan sawah tanpa harus secara sengaja ditanam. Jika diperhatikan secara sekilas, memang genjer ini mirip dengan tumbuhan liar pada umumnya. Tanaman dari ordo alismatales ini terkenal dengan rasanya yang cukup lezat.

Genjer adalah jenis tanaman yang melakukan perkembang biakan dengan dua cara, yakni secara generatif dan juga vegetatif. Perkembangbiakan genjer secara generatif dilakukan dengan bijinya, sedangan secara vegetatif dilakukan dengan anakan atau sulurnya. Dengan perkembangbiakan ganda tersebutlah yang menjadikan genjer mudah sekali dalam persebarannya.

Meskipun secara garis besar genjer adalah gulma untuk tanaman padi seperti halnya eceng gondok, tetapi genjer tidak merugikan padi. Berbeda dengan eceng gondok yang sudah dalam tahap mengganggu untuk pertumbuhan dari genjer. Bahkan, keberadaan genjer kini dapat dijual petani ke pasar karena tanaman ini memiliki nilai jual meskipun tidak terlalu tinggi.

Meskipun tanaman ini dulunya sempat dianggap sayuran orang-orang kurang mampu, ternyata kandungan gizinya sangat luar biasa. Bahkan, telah ada peneliti yang secara khusus mengkaji tentang genjer. Disebutkan pada hasil penelitian Biologi Tropika di tahun 2008 bahwa genjer mempunyai gizi yang tinggi dan juga kaya akan serat. Hal ini cukup menganggumkan karena dengan fakta harganya yang murah.

Ada beberapa kandungan dari genjer yang harus Anda ketahui. Kandungan genjer antara lain merupakan sebagai berikut:

  1. Mengandung kardenolin pada bunga dan daunnya.
  2. Mengandung flavonoida dan juga polifenol pada bagian daunnya
  3. Setiap 100 gram genjer mengandung energi sebanyak 39 kkal, karbohidrat, kalsium, fosfor, dan juga zat besi
  4. Kaya akan serat

Kandungan kandungan tersebut menjadikan genjer ideal untuk dijadikan makanan pelengkap harian Anda. Selain kandungannya yang lengkap, tanaman ini juga terkenal dengan rasanya yang lezat.

Ciri-ciri Tanaman Genjer

Ciri-ciri Tanaman Genjer

Setelah mengenal secara singkat dan juga gambaran umum dari genjer, maka Anda perlu mengetahui ciri-cirinya. Ciri-ciri adalah hal yang menjadikan tanaman ini berbeda dengan jenis tanaman lainnya. Ciri-ciri juga merupakan hal yang bisa diamati dengan mata telanjang. Langsung saja, ciri dari genjer antara lain adalah:

  1. Memiliki tempat tumbuh diberbagai perairan dangkal seperti: rawa, sawah, pinggir sungai yang dangkal, dan lain sebagainya.
  2. Genjer tumbuh dengan cara sedikit terbenam dalam lumpur dan tidak hidup secara mengapung layaknya eceng gondok
  3. Memiliki morfologi tangkai yang berlubang dan cukup panjang
  4. Memiliki mahkota bunga dengan warna kekuningan. Mahkota bunganya ini memiliki diameter kurang lebih 1,5 cm dengan dilengkapi kelopak bunga berwarna hijau.
  5. Memiliki bentuk daun yang cukup besar, permukaannya cukup licin, pipih dan dengan posisi daun tegak ataupun miring
  6. Dapat tumbuh dan berbunga sepanjang musim dan sepanjang tahun
  7. Dapat tumbuh dengan tinggi hingga setengah meter
  8. Bagian akarnya menancap agak dalam ke dalam tanah supaya tumbuhan dapat berdiri dengan kuat
  9. Melakukan fotosintesis pada daunnya yang lebar

Morfologi atau ciri genjer diatas dapat Anda amati dengan mata telanjang Anda. Tentunya dengan begini Anda tidak akan keliru membedakan antara eceng gondok ataupun genjer, karena dua hal tersebut adalah spesies yang berbeda.

Manfaat Tanaman Genjer  Secara Umum

Anda pasti penasaran apa saja manfaat yang didapatkan oleh tanaman yang mudah tumbuh dengan liar ini. Tentunya, ada banyak sekali manfaat yang bisa dipetik, lho! Manfaat dari genjer dapat dijabarkan antara lain adalah sebagai berikut:

1. Sebagai sayuran untuk lauk-pauk

Sebagai sayuran untuk lauk-pauk

Sayur adalah makanan yang wajib ada dipiring Anda saat makan. Sayuran yang bagus umumnya berwarna hijau dan sebaiknya tidak dimasak terlalu lama untuk menghilangkan kandungannya. Genjer dalam hal ini bisa menjadi pelengkap sayur atau makanan pendamping makanan lainnya dimeja makan.

Genjer dapat Anda olah untuk berbagai masakan, dan salah satu yang terkenal adalah dengan cara ditumis. Saat menumis, usahakan tidak menumisnya terlalu lama agar gizinya tidak berkurang. Rasanya yang lezat tak kalah dengan sayuran lainnya menjadikan genjer ini menjadi favorit bagi banyak orang.

2. Pakan ternak

Pakan ternak

Saat Anda memelihara hewan ternak, wajib bagi Anda memperhatikan makanan yang Anda berikan. Hal ini penting karena pada dasarnya hewan ternak pun merupakan mahluk hidup. Genjer bisa menjadi pilihan yang tepat karena selain harganya murah, gizinya pun juga mencukupi untuk hewan ternak. Hewan ternak seperti sapi, kambing, kuda akan menyukai makanan satu ini.

Selain itu, genjer adalah tanaman yang tinggi serat. Makanan tinggi serat sangat dibutuhkan oleh para hewan herbivora untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Yang menjadikan genjer ini menjadi favorit bagi para peternak adalah, para peternak bisa melakukan “hunting” tumbuhan ini di sawah-sawah sehingga ia tidak perlu membelinya alias gratis.

3. Sebagai tanaman fitofiltrasi untuk air yang terkena polusi

Sebagai tanaman fitofiltrasi untuk air yang terkena polusi

Tahukah Anda bahwa keberadaan genjer ternyata bisa menguntungkan untuk kandungan air dimana ia tumbuh? Ternyata, tanaman genjer bisa melakukan filter secara alami terhadap polusi atau air yang tercemar, lho! Hal ini dikatakan bukan tanpa dasar, karena sudah ada penelitian yang menyebutkan tentang hal tersebut.

Kajian tersebut didapatkan dari kajian Dwiyanti dan juga Bambang dari Universitas Brawijaya di tahun 2006 silam. Mahasiswa dari Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini menyatakan bahwa ternyata genjer bisa menjadi salah satu tanaman yang bisa mengendalikan pencemaran di air. Hal ini dikarenakan genjer berperan sebagai biofilter untuk limbah budidaya ikan yang bersistem resikulasi.

4. Tanaman penghias kolam

Tanaman penghias kolam

Manfaat satu ini berkaitan erat dengan manfaat di point sebelumnya. Selain menjadi biofilter alami, kenyataannya genjer mampu membuat penampilan kolam ikan Anda menjadi cantik. Ketimbang membiarkan bagian atas kolam Anda kosong, menumbuhkan genjer diatasnya juga akan membuat kolam Anda semakin menarik.

Hiasan kolam tersebut pun akan bermanfaat bagi para ikan. Ikan-ikan yang ada akan meletakkan telurnya dibalik daun genjer yang letaknya paling dekat dari dasar kolam. Lumut-lumut yang menempel atau daunnya juga bisa menjadi makanan ikan untuk jenis tertentu.

Manfaat secara umum dari genjer diatas terdiri dari berbagai sisi. Ternyata cukup banyak juga manfaatnya secara umum, yang mana selain manfaat untuk menjadikannya sebagai bahan manfaat. Dengan begini, anggapan masyarakat bahwa genjer adalah gulma yang menggangu akan semakin berkurang.

Manfaat Mengkonsumi Genjer untuk Manusia

Sudah disinggung diawal bahwa tumbuhan genjer banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Asia untuk berbagai olahan masakan. Tentunya ketika memasak makanan, ada harapan memperoleh khasiat dan manfaatnya ketimbang hanya memenuhi nafsu makan dan membuat perut kenyang. Untungnya, ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda peroleh dalam mengkonsumsi genjer. Manfaatnya antara lain adalah:

1. Sebagai penambah nafsu makan

Sebagai penambah nafsu makan

Bagi beberapa orang, melakukan kegiatan makan bisa menjadi hal yang sulit. Hal ini dikarenakan tidak adanya nafsu untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan. Jika sudah begini, melahap makanan pun akan terasa tidak enak. Tetapi jangan khawatir, dengan mengkonsumsi genjer, Anda bisa meningkatkan nafsu makan Anda.

2. Untuk melancarkan pencernaan Anda

Untuk melancarkan pencernaan Anda

Tahukah Anda bahwa genjer mampu membuat Anda jauh dari sembelit? Hal ini dapat terwujud karena genjer mengandung serat yang tinggi. Dengan begini, Anda tidak perlu khawatir kesusahan dalam buang air besar. Selain itu, Anda akan jauh juga dari resiko terkena kanker kolon yang mematikan.

3. Untuk menambah cadangan energi

Untuk menambah cadangan energi

Manfaat mengkonsumi genjer yang lainnya untuk menambah cadangan energi didalam tubuh. Hal ini dikarenakan genjer memiliki kandungan lemak yang sehat. Tentu ini berbeda jika Anda mengkonsumsi makanan dengan lemak jenuh.

4. Regenerasi sel tubuh

Regenerasi sel tubuh

Yang selanjutnya adalah, genjer mampu memperbarui sel-sel yang terdapat pada tubuh Anda. Hal ini dikarenakan genjer mengandung banyak protein yang dibutuhkan untuk regenerasi sel tubuh Anda. Pergantian sel ini sangat penting karena ada banyak sel yang terkadang sudah tidak berfungsi. Oleh karena itu, harus dilakukan regenerasi.

5. Mengurangi resiko kanker dan jantung

Mengurangi resiko kanker dan jantung

Selain itu, ternyata mengkonsumsi genjer secara rutin mampu mengurangi Anda terkena penyakit mematikan yang ditakuti banyak orang, yakni kanker dan jantung. Hal ini dikarenakan ada kandungan polifonel yang bisa membuat jantung Anda semakin sehat dan jauh dari penyakit kanker.

6. Menjadikan tulang Anda semakin kuat

Menjadikan tulang Anda semakin kuat

Manfaat selanjutnya yang akan Anda petik ketika mengkonsumsi makanan dari genjer adalah semakin kuatnya tulang tulang Anda. Mengapa bisa terjadi hal demikian? Karena genjer mengandung kalsium yang erat kaitannya dalam pertumbuhan dan kekuatan tulang. Pada anak anak, kandungan kalsium akan menjadikan pertumbuhan tulang menjadi optimal. Pada orang dewasa, akan mengurangi kemungkinan terkena osteoporosis.

7. Sumber fenolat dan agen anti-lipoxygenase serta antioksidan

Sumber fenolat dan agen anti-lipoxygenase serta antioksidan

Kandungan pada tanaman genjer tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh. Ternyata kandungan penting tersebut dapat ditemukan dengan melimpah pada genjer ini. Hal ini bukan omong kosong karena sudah ada penelitian yang membuktikannya. Para peneliti dari Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati, Universitas Tunuku Abul Rahman Malaysia telah meneliti tentang hal tersebut.

Manfaat dan khasiatnya bagi kesehatan tersebut ternyata tidak kalah dengan sayuran lainnya yang biasanya lebih umum untuk dikonsumsi. Ya, genjer termasuk tanaman yang kini menjadi golongan sayuran yang memiliki banyak sekali kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Cara Menanam Tanaman Genjer

Memang benar, bahwa genjer dapat mudah ditemukan di daerah perairan dangkal tanpa harus secara spesifik menanamnya. Tetapi, jika Anda ingin menanamnya sendiri dirumah dengan berbagai kepentingan pribadi, maka hal tersebut tentunya tidak dilarang. Bagaimanakah cara menanam genjer? Ternyata sangat mudah kok! Cara menanam genjer adalah sebagai berikut:

1. Tahap persiapan bibit

Tahap persiapan bibit

Langkah pertama dalam menanam genjer ini adalah dengan mempersiapkan bibitnya. Anda harus memilih benih atau bibit yang bagus tanpa ada cacat pada bagian daun dan tubuhnya. Dalam mendapatkan bibit genjer, Anda bisa mendapatkan dengan cara mencabut pada genjer yang sudah tumbuh atau dengan mencabut tanaman muda yang terdapat pada akarnya.

Jika Anda kesusahan menemukannya, Anda bisa pergi ke daerah persawahan yang mana akan mudah menemukan genjer satu ini. Anda perlu mencabut sebanyak bibit yang Anda butuhkan untuk ditanam. Tidak perlu banyak banyak karena Anda bisa memperbanyak genjer Anda nantinya setelah bertumbuh dirumah Anda.

2. Tahap persiapan lahan genjer

Tahap persiapan lahan genjer

 

Langkah selanjutnya adalah persiapan lahan untuk tempat menanam genjer. Anda perlu menyediakan lahan dirumah Anda dengan lahan yang mirip dengan ekosistem aslinya, yakni pada sawah. Anda harus membajak tanah lahan Anda supaya gembur dengan ketinggian air antara 10 hingga 15 centimeter.

Selain itu, Anda harus juga melakukan pemupukan lahan untuk genjer ini. Anda harus memberikan pupuk pada sehari sebelum penanaman genjer. Hal ini agar genjer yang Anda tanam dapat cepat berbunga dan tumbuh. Dengan begitu, Anda akan segera mendapatkan genjer subur dengan helaian daun yang seragam.

3. Tahap penanaman genjer

Tahap penanaman genjer

Langkah berikutnya adalah dengan merealisasikan penanaman genjer tersebut. Caranya adalah, masukan bibit yang telah disediakan dengan cara ditekan kedalam tanah menggunakan jempol tangan Anda. Sebaiknya Anda memberikan jarak atas genjer yang Anda tanam sebanyak 10 hingga 15 cm setiap bibitnya.

Alangkah lebih baik jika Anda menanam genjer di sore hari, saat matahari hampir kembali sembunyi. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi penguapan berlebihan atas genjer. Penguapan yang berlebihan akan membuat tanaman genjer Anda menjadi layu.

4. Tahap perawatan

Tahap perawatan

Setelah kegiatan menanam Anda rampung, hal yang harus Anda lakukan tidak berhenti disini. Langkah selanjutnya adalah melakukan perawatan dengan cata memberikan pupuk kandang atau kompos. Pupuk ini diberikan kepada genjer yang sudah berusia kurang lebih 20 hari lamanya.

Selain itu, Anda harus memperhatikan irigasi yang ada karena genjer adalah tanaman yang secara basisnya hodup dengan air yang banyak. Anda juga harus melakukan penyiangan supaya genjer Anda terhindar dari berbagai macam penyakit tumbuhan dan proses mendapatkan haranya tidak terganggu.

5. Tahap panen

Tahap panen

Inilah yang ditunggu tunggu oleh orang yang membudidayakan genjer dirumahnya! Masa panen dapat dilakukan ketika usia tanaman sudah berada pada rentang dua hingga tiga bulan. Cara memanen genjer adalah dengan memetik bagian tangaki bunga untuk mengambil batang dan juga daunnya. Anda bisa memanen ulang setelah kurang lebih dua hari untuk panen yang selanjutnya.

Meskipun harga genjer murah dan mudah untuk menemukannya, beberapa orang memang dengan sengaja menghadirkannya di rumahnya. Hal ini biasanya bagi mereka yang membutuhkan genjer untuk obat tertentu atau mungkin sangat menggemari sayuran yang satu ini.

Berbagai Olahan Masakan Genjer yang Harus Anda Ketahui

Mungkin Anda bosan dengan olahan genjer yang itu itu saja, atau mungkin Anda menginginkan kreasi lebih atas genjer. Berikut adalah beberapa olahan masakan genjer berserta step stepnya untuk bisa Anda praktekkan dirumah!

1. Tumis genjer tauco

Tumis genjer tauco

Untuk membuat masakan yang satu ini dibutuhkan beberapa bahan. Bahan bahan yang dibutuhkan antara lain:

  • Bawang putih
  • Bawang merah
  • Cabai merah
  • Cabai hijau
  • Tauco
  • Gula jawa
  • Garam
  • Genjer

Bahan bahan tersebut banyaknya sesuai selera Anda masing masing. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki tipe dan selera yang  berbeda terkait dengan cita rasanya. Bagaimanakah langkah dalam memasak tumis genjer tauco ini? Langkah memasaknya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Potonglah secara kecil kecil bawang putih dan bawang merah Anda, kemudian tumislah hingga harum pada wajan Anda. Ketika sudah berbau harum, masukkan cabai merah dan cabai hijaunya. Jika Anda penyuka pedas, Anda bisa menambahkannya dengan cabai rawit.
  • Sembari mengaduk berbagai bahan diatas, Anda bisa sambil menambahkan tauco. Setelah tauco masuk dalam wajan Anda, Anda harus terus menerus mengaduknya.
  • Tahap selanjutnya adalah masukan genjer yang telah Anda potong potong tadi dan terus menumisnya hingga semua bahan teraduk dengan sempurna. Tambahkan juga garam dan gula jawa untuk membuatnya semakin gurih dan lezat.
  • Lakukan hal tersebut hingga dirasa cukup matang. Sebaiknya Anda tidak memasaknya terlalu lama untuk menghindari kandungan genjer yang hilang dan tidak lagi segar.

Resep genjer tauco ini sangat lezat, yang mana merupakan perpaduan lengkap antara pecinta tauco dan genjer. Ini adalah solusi bagi Anda yang bosan dengan genjer yang diolah secara itu itu saja.

2. Tumis Genjer Ebi

Tumis Genjer Ebi

Resep masakan selanjutnya adalah olahan genjer yang dipadukan dengan udang ebi. Bahan bahan yang dibutuhkan antara lain yaitu:

  • Genjer
  • Ebi
  • Bawang putih
  • Bawah merah
  • Cabai Merah
  • Lengkuas
  • Lada
  • Tomat
  • Garam
  • Gula
  • Daun salam

Sediakan bahan tersebut dengan alat alat masakan yang standart seperti papan pemotong, wajan, dan juga pisau. Langkah langkah memasaknya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Potonglah genjer yang telah Anda sediakan. Setelah memotongnya dengan ukuran sesuai selera Anda, kemudian lakukan pencucian dan meniriskannya. Setelah itu rebus genjer tersebut hingga layu dan tiriskan kembali.
  • Kemudian uleklah bawang putih, merah, dan cabai secara bersamaan hingga teksturnya lumayan halus. Kemudian campurlah dengan ebi yang Anda siapkan kedalamnya dan tumbuk dengan keras.
  • Setelah itu, lakukan penumisan terhadap bumbu serta ebi yang barusan Anda buat. Lakukan penumisan hingga harumnya semerbak, kemudian tambahkan lengkuas dan juga daun salam.
  • Setelah itu, tambahkan air matang untuk membuat bumbu dan genjer semakin matang nantinya. Setelah menambah air matang, masukkan genjer yang telah Anda tiriskan tadi.
  • Tambahkan berbagai bumbu pelengkap lainnya seperti garam, gula, tomat, dan lainnya. Anda bisa menambahkannya dengan takaran sesuai selera Anda.

Masakan dengan dua bahan utama genjer dan ebi ini sangat lezat dan juga pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin mengkombinasikan sayuran ini dengan hewan yang kaya protein. Anda bisa menambahkan daging lainnya jika ingin, udang misalnya.

Beberapa resep masakan tersebut akan membuat hidangan sayur genjer Anda semakin berwarna. Disisi lain, Anda bisa mengambil pelajaran bahwa Anda harus berani dalam bereksperimen untuk mengolah sayuran lezat yang satu ini. Beranilah dalam mencoba dan Anda akan menemukan resep lezat masakan genjer Anda.

Tips dan Trik Agar Masakan Genjer Anda Tidak Pahit

Meskipun memiliki rasa yang lezat, kebanyakan orang salah dalam melakukan pengolahan sayuran genjer tersebut. Akibat yang ditimbulkan adalah rasa dari genjer tersebut menjadi pahit. Tentu kalau sudah begini, kelezatan genjer akan berkurang dan bisa bisa membuat Anda kapok dalam mengkonsumsinya. Tetapi Anda tidak perlu khawatir karena berikut tips mengolah genjer agar tidak terasa pahit!

1. Memilih tanaman genjer yang bunganya masih kuncup

Memilih tanaman genjer yang bunganya masih kuncup

Tips pertama agar Anda terhindar dari rasa genjer yang pahit saat dimasak adalah dengan memilih genjer yang akan Anda masak. Anda sebaiknya memilih genjer yang mana masih berusia muda. Usia genjer yang muda dapat Anda tandai dengan cirinya yaitu mempunyai daun yang lebar, warnanya sangat segar, serta bunganya masih kuncup.

Jenis genjer yang masih muda tidak memiliki cita rasa yang pahit jika dibandingkan dengan genjer yang bunganya sudah mekar. Anda bisa memastikan bahwa genjer ini masih muda dengan menekan bagian mahkota bunganya yang masih terasa lembut.

2. Rendam dan remaslah genjer Anda dengan air garam

Rendam dan remaslah genjer Anda dengan air garam

Tips yang selanjutnya agar genjer Anda tidak terasa pahit adalah dengan melakukan perendaman terlebih dahulu genjer Anda. Rendamlah genjer pada sebaskom air yang telah dicampur garam. Setelah genjer agak layu, lakukanlah peremasan. Setelah diremas, siram genjer Anda dengan air hangat supaya bekas air garamnya hilang.

Setelah mencucinya dengan air hangat, dapat dikatakan rasa pahit pada genjer sudah cukup hilang. Tiriskan dan segera olah genjer Anda yang telah bersih tadi.

3. Merebusnya dengan air garam

Merebusnya dengan air garam

Jika tadi dicuci menggunakan air garam, alternatif lainnya adalah dengan langsung merebusnya pada air yang telah dicampur garam. Ini adalah langkah yang cukup efektif agar rasa pahit genjer dapat hilang.

Caranya adalah, potong potong daun genjer sesuai selera Anda. Langkah berikutnya adalah rebuslah genjer tadi dengan air yang telah diberi beberapa jumput garam. Lakukan proses tersebut hingga air tersebut mendidih. Saat genjer sudah layu, matikan kompor dan masukkan genjer tadi kedalam air dingin. Hal ini dilakukan agar warna genjer yang segar dapat terjaga.

4. Menumisnya dengan cepat

Menumisnya dengan cepat

Cara lainnya ini bisa Anda terapkan ketika akan mengolah genjer dengan cara menumis. Anda bisa menumisnya dengan cepat pada api yang menyala dengan sedang. Ini membuat tumisan Anda tidak hanya harum, tetapi juga mampu mengurangi rasa pahit yang ada pada genjer.

5. Menambahkan berbagai bahan pelengkap

Menambahkan berbagai bahan pelengkap

Langkah terakhir ini berguna untuk menyamarkan rasa pahit yang ada pada genjer. Caranya adalah menambahkan bahan pelengkap yang Anda sukai. Anda bisa menambahkan tempe, ikan asin, ebi, udang, oncom, dan lain sebagainya. Jangan lupa menambahkan bumbu penyedap masakan agar  masakan Anda semakin maknyus.

Lengkap sudah artikel Kita kali ini tentang genjer mulai dari ciri cirinya, manfaat, cara menanam, hingga pengolahannya. Semoga dengan adanya artikel ini, informasi yang Anda butuhkan dapat memberikan manfaat.

7 Tanaman Genjer (Ciri-ciri dan manfaat)

Add Comment