5+ Perbedaan HTTP dan HTTPS Terlengkap (2020)

Perbedaan HTTP dan HTTPS – Jika biasa berselancar di internet, Anda tentu akan sering melihat tulisan https dan https. Tulisan ini biasa ada di kolom address bar browser yang digunakan. Kalaupun tidak muncul, coba klik URL website yang sedang dibuka maka salah satu dari tulisan tersebut akan muncul. Lalu apa sih perbedaan http dan https itu?

Pengertian HTTP dan HTTPS

Sebelum mulai membahas apa saja perbedaan HTTP dan HTTPS, ada baiknya jika Anda memahami pengertiannya terlebih dahulu. Pasalnya ini adalah pengetahuan dasar sebelum kemudian memahami yang lainnya, seperti berikut:

1. HTTP

HTTP

HTTP sejatinya merupakan Hypertext Transfer Protocol, yakni suatu protokol jaringan lapisan aplikasi yang dipakai atau dimanfaatkan dalam hal pendistribusian informasi antara server dengan klien. Akan tetapi, HTTP juga bisa diartikan sebagai suatu protokol yang bermanfaat dalam hal komunikasi antara sistem yang berbeda.

Umumnya ialah untuk mengirim data dari suatu web server ke browser guna menampilkan halaman suatu website. HTTP ini bisa Anda temukan pada saat mengakses suatu website dan posisinya berada di awal nama atau domain website tersebut.

HTTP juga disebut sebagai protokol stateless karena untuk masing-masing perintah dijalankan secara independen tanpa adanya pengetahuan mengenai perintah yang datang sebelumnya. Sayangnya, penggunaan HTTP ini memungkinkan pihak lain untuk menyalah gunakan data yang dikirim dari browser ke server karena data yang dimaksud tidak dienkripsi.

2. HTTPS

HTTPS

Solusi untuk mengatasi masalah penyalahgunaan data pada HTTP ialah HTTPS. Huruf S pada HTTPS mewakili kata secure yang berarti aman. Dengan demikian, kepanjangan dari HTTPS ialah Hypertext Transfer Protocol Secure. Sebenarnya untuk HTTPS mempunyai pengertian yang sama seperti HTTP.

Hanya saja HTTPS ini sudah dilengkapi dengan fungsi keamanan dan merupakan hasil dari pengembangan HTTP. Dengan kata lain, HTTPS mampu memberikan jaminan keamanan dalam hal autentikasi server, yakni memungkinkan browser serta user untuk mempunyai kepercayaan bahwasanya mereka tengah berbicara dengan server dari aplikasi yang sesungguhnya.

Perbedaan HTTP dan HTTPS Secara Umum

1. Dari Segi Keamanan Data

Dari Segi Keamanan Data

Untuk perbedaan HTTP dan HTTPS yang pertama ini sebenarnya sudah tampak dari penjelasan sebelumnya. Akan tetapi untuk lebih memperjelas lagi, data yang ditransmisikan melalui HTTP keamanannya tidak terjamin. Kondisi ini mengakibatkan banyaknya kejadian tindak kejahatan yang berupa hacking data.

Dengan demikian pula, risiko tersebarnya data pada pihak-pihak yang tidak dikenal amat tinggi. Lain halnya dengan HTTPS yang sudah dilengkapi dengan protokol kolaboratif dan berupa keamanan data. Karena lebih unggul dalam hal keamanan tersebut, tentu tidak mengherankan bila HTTPS lebih banyak dipakai oleh para web developer.

Terkait dengan protokol keamanan dalam HTTPS, ada 3 prosedur yang digunakan untuk mendukung keamanan data tersebut, yakni sebagai berikut:

  1. Autentikasi server yang membuat klien bisa percaya bahwasanya data yang diaksesnya itu adalah data dari server yang memang dituju. Proses ini umumnya memakai validasi nama serta password dari klien. Apabila dalam proses validasi ini terjadi kesalahan, maka server secara otomatis akan menolak respon dari klien tersebut
  2. Kerahasiaan data, yaitu data server yang diakses melalui browser tidak akan dapat dimengerti oleh klien yang lain. Hal ini didukung dengan enkripsi data, dimana cara kerjanya sukar dimengerti serta memerlukan kode khusus untuk membacanya. Dengan demikian, keamanan data yang hanya dimengerti oleh klien yang bersangkutan lebih meningkat
  3. Integritas data, yakni pengguna yang lain tidak bisa mengubah data yang tengah ditransmisikan oleh klien. Pasalnya, ada proses validasi MAC (Message Authentication Code) terlebih dahulu. Proses ini memerlukan pesan serta kunci rahasia yang hanya diketahui oleh pihak penerima serta pengirim pesan guna memastikan si penerima memasukkan kunci rahasia yang sama.

2. Dalam Hal Cara Kerja

Dalam Hal Cara Kerja

Perbedaan HTTP dan HTTPS yang lainnya tampak pada cara kerja. Namun harus diakui bahwa sebenarnya cara kerja keduanya itu mirip. Untuk HTTP, klien akan melayangkan request atau permintaan dengan menghubungkannya ke port tertentu, yang dalam hal ini umumnya adalah port 80 ke suatu server web hosting.

Untuk itu, secara singkat cara kerja dari HTTP bisa dijelaskan sebagai berikut:

  1. Klien HTTP yaitu web browser membangun sambungan dengan cara klik URL pada browser atau tautan hyperlink serta mengirimkan request atau permintaan dokumen pada server web hosting.
  2. Domain HTTP pada server web hosting yang dituju akan menerima permintaan tersebut lalu mengirimkannya lagi file yang diminta atau yang ada hubungannya dengan permintaan kepada klien HTTP.

Sementara pada HTTPS, browser akan mengecek apakah website yang dituju terhubung dengan sertifikat TLS/SSL atau tidak. Apabila terhubung, maka nanti ada yang disebut dengan SSL handshake. Ketika proses SSL handshake berlangsung, private key serta public key akan melakukan dekripsi dan enkripsi.

Browser akan memvalidasi sertifikat SSL tersebut serta memastikan bahwa website yang dituju benar-benar valid. Apabila hasilnya memang valid, maka session key akan diciptakan oleh server serta klien. Selanjutnya akan muncul tanda gembok berwarna hijau yang menjadi pertanda bahwa koneksi internet sudah berada dalam kondisi yang aman.

3. Keuntungan yang Ditawarkan

Keuntungan yang Ditawarkan

Pada dasarnya perbedaan HTTP dan HTTPS yang satu ini juga telah disebutkan sebelumnya. Diantaranya, HTTPS menawarkan keuntungan yang lebih. Mungkin Anda pernah mengunjungi website yang simbol gemboknya terbuka. Ini adalah pertanda bahwa website tersebut bersifat tidak aman apabila dikunjungi.

Ada kalanya juga pengunjung akan dibuat sulit bahkan tidak dapat membuka website tersebut sehingga kemudian dialihkan ke laman yang lainnya. Dibandingkan dengan protokol HTTP, protokol HTTPS jelas memberikan kenyamanan yang lebih pada para pengguna. Dengan begini pula para pengunjung tidak perlu merasa cemas bila memberikan informasi rahasia.

Selain itu, HTTPS juga memberikan keuntungan bahkan termasuk dalam hal SEO. HTTPS juga diketahui menjadi salah satu faktor yang akan menentukan ranking suatu website. Walaupun demikian, masalah ranking ini tidak akan berubah secara otomatis hanya dengan mengubah HTTP menjadi HTTPS ya.

Tetap ada faktor-faktor lain yang juga turut berpengaruh. Namun jika berbicara mengenai HTTPS, ini juga untuk efek jangka panjang dalam hal user experience serta upaya membangun kepercayaan para pelanggan. Ilustrasi mudahnya begini, ketika seseorang melihat pesan berupa ‘not secure’ ketika membuka website, kemungkinan besar dia akan langsung beralih ke website lainnya bukan?

Apabila hal ini terjadi, maka pengunjung website tersebut akan berkurang yang bisa berdampak pada menurunnya ranking website tersebut. Jadi tidak salah pernyataan yang mengatakan bahwa HTTPS menawarkan keuntungan lebih yang diantaranya ialah memperbesar kemungkinan suatu website untuk menempati ranking terbaik di mesin pencarian Google.

Bagaimana? Sudah paham dengan perbedaan HTTP dan HTTPS? Jika iya, maka Anda akan mengetahui bahwa kebanyakan website yang ada sekarang ini sudah menggunakan HTTPS. Dengan demikian, Anda pun sudah tidak perlu khawatir akan terjadi kebocoran data karena seperti yang sudah disampaikan sebelumya, protokol HTTP mempunyai tingkat keamanan yang cukup tinggi.

5+ Perbedaan HTTP dan HTTPS Terlengkap (2020)

Add Comment