DMCA.com Protection Status

Kumpulan Cerpen 21+ Tentang Cinta, Persahabatan, dan Inspirasi

Cerpen 21+ tidak melulu sebuah cerita yang menceritakan romantisme kehidupan pasangan dua insan. Akan tetapi dapat berupa sebuah kisah inspiratif yang dapat memotivasi diri anda. Sebab tentu saja di dunia ini banyak sekali orang yang gagal dalam hidupnya dan mengalami keputus asaan serta kehilangan semangat hidup.

Dengan membaca cerita berikut dapat membuat anda sadar bahwa segala yang terjadi merupakan takdir sang pencipta. Manusia hanya menjalankan kehidupan yang telah digariskan, tanpa usaha keras serta doa yang yang terus di panjatkan maka usaha akan terasa sangat sia-sia.

Cerpen 21+ Bangkit Dari Depresi

Cerpen 21+

Cerpen 21+

Ada sebuah kisah yang menceritakan seorang ayah yang sempat kehilangan anak laki-lakinya. Sebagai seorang ayah sudah pasti merasa sangat terluka saat buah hati kesayangannya dengan tiba-tiba pergi meninggalkannya terlebih dahulu karena dijemput oleh maut. Mungkin tidak sedikit yang dapat melewati kondisi seperti ini, akan tetapi berbeda dengan seorang laki-laki yang bersama Sidqi ini.

Sidqi sangat dapat dikatakan mengalami syock berat serta stres setelah meninggalnya anak laki-laki kesayangannya itu. Saking parahnya kondisi Sidqi, dia bahkan hampir melakukan percobaan bunuh diri. Padahal dia tahu bahwa anak laki-laki yang meninggal bukanlah anak semata wayangnya.

Sebenarnya Sidqi masih mempunyai seorang anak perempuan yang juga seharusnya dapat menghibur kesedihan Sidqi. Akan tetapi, walaupun demikian keluarga Sidqi masih sangat bersyukur karena Sidqi tidak sampai kehilangan kendali dan benar-benar melakukan percobaan bunuh diri. Dan saat ini depresi yang dialami Sidqi berangsur hilang bahkan kondisinya telah pulih seperti semula.

Sidqi tidak lagi mengalami hal-hal yang di luar batas kewajaran seperti beberapa tahun yang lalu sepeninggal putra kesayangannya. Kondisi Sidqi yang akhirnya membaik setelah melewati perjuangan keras serta berbagai tahap pemulihan yang telah ia jalani.

Saat ini bahkan Sidqi ikut andil dalam berbagai penyembuhan untuk para penderita depresi. Hal demikian dilakukan Sidqi sebagai rasa syukur atas kesembuhan yang ia dapatkan. Dan saat ini Sidqi bekerja di recovery support worker.

Cerpen 21+ Kemanusiaan

Cerpen 21+

Cerpen 21+

Berawal dari sebuah naluri kemanusiaan yang hadir dari sebuah kisah seorang pengantin pria yang berhasil menyelamatkan seorang anak saat terjatuh ke sebuah kolam. Sebagai seorang pengantin tentu saja sudah siap dan rapi dengan pakaian lengkap untuk melangsungkan pernikahan. Bagi seorang penata rias, penampilan pengantin harus tetap dijaga hingga prosesi pernikahan selesai.

Saat sudah rapi serta acara pernikahan sedang berlangsung, sudah barang tentu seharusnya pengantin berdiam diri serta tidak melakukan banyak tingkah. Akan tetapi bagaimana apabila sesuatu yang tidak dapat diduga terjadi serta naluri kemanusiaan untuk menolong seseorang telah datang seperti yang terjadi dalam kisah pasangan bernama Yuda dalam prosesi pernikahannya.

Ketika itu, prosesi pernikahan memang sedang berlangsung di sebuah kota. Lebih tepatnya ketika sedang berlangsung upacara pemberkatan. Tidak ada yang menyangka sebelumnya, di tengah-tengah upacara pemberkatan seperti ini seorang anak laki-laki terjatuh ke dalam kolam air. Tentu anak tersebut merasa kesulitan untuk menyelamatkan dirinya sendiri meskipun sudah berusaha dengan keras.

Melihat kejadian tersebut, Yuda yang tak lain adalah pengantin laki-laki dengan sigapnya berniat untuk menolong anak laki-laki tersebut walaupun ketika itu ia sedang menjadi seorang pengantin di hari bahagia dalam hidupnya. Untuk menolong anak tersebut yang jatuh ke kolam adalah dengan ikut masuk ke dalam kolam juga.

Tidak berpikir panjang akhirnya Yuda melompat ke dalam kolam untuk menolong anak tersebut. Karena bantuan Tuhan lewat Yuda, akhirnya sang anak dapat selamat. Tentu saja orang tua dari anak ini sangat berterimakasih kepada Yuda mengingat Yuda rela berbasah-bahasahan di hari pernikahannya demi untuk menyelamatkan nyawa seorang anak kecil.

Ini merupakan salah satu hal yang harus digaris bawahi karena tidak ada batasan saat seseorang memang memiliki niat kuat untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Sebab apabila saat itu Yuda tidak dengan sigapnya serta rela untuk basah-basahan masuk ke dalam kolam demi anak laki-laki yang ia sendiri tidak mengenalnya, entah hal apa yang telah terjadi pada anak tersebut.

Cerpen 21+ Kasih Sayang

Cerpen 21+

Cerpen 21+

Saat banyak yang bilang bahwa rasa kasih sayang tidak akan pernah mati, mungkin akan terdapat banyak pro dan kontra antara yang setuju dengan yang tidak. Akan tetapi melalui kisah berikut dapat dibuktikan bahwa rasa cinta serta kasih sayang tidak akan mati karena itu memang nyata serta dapat diwujudkan. Walaupun terdapat fakta bahwa pemilik rasa cinta serta kasih sayang telah meninggal dunia.

Cerita berikut datang dari seorang ayah serta anak yang tentu saja telah memiliki ikatan serta kasih sayang yang begitu kuat dalam hidup ini.

Selain keduanya yang memang telah terikat oleh ikatan batin secara nalluriah, selama hidupnya keseharian mereka selalu terisi dengan kebersamaan bersama keluarga khususnya bagi sang ayah. Sehingga tidak heran apabila kasih sayang tersebut dapat abadi serta dapat dirasakan keberadaannya.

Seorang anak yang senantiasa akan mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah walaupun ayahnya telah tiada bernama Selly, ketika ayahnya meninggal saat itu dia masih berusia 18 tahun, sedangkan yang menyebabkan sang ayah meninggal adalah karena kanker ganas yang sering menjadi pembicaraan banyak orang, terlebih bagi orang yang telah mengalaminya.

Saat seseorang yang telah di vonis mengidap penyakit kanker, tentu saja akan memiliki banyak sekali bayangan kelam yang juga penuh dengan keputus asaan dalam menjalani hidupnya karena pada umumnya seorang penderita penyakit ini akan berakhir dengan kematian sebab kanker memang suatu penyakit yang memang mematikan. Termasuk dengan ayah Selly yang berpikir seperti itu.

Sebenarnya sang ayah merupakan sosok yang sangat penyayang dan mencintai keluarganya, termasuk Selly yang dapat dikatakan masih remaja. Sehingga dengan mengetahui kondisi kesehatannya yang buruk tentu membuat ayah Selly semakin merasa terpukul dan tidak ingin melihat anaknya kesepian dan kehilangan kasih sayang seorang ayah apabila nanti ia meninggal.

Dengan segala cara yang dilakukan ayah Selly sebelum meninggal berusaha untuk menemukan cara terbaik sehingga anaknya tetap bisa merasakan bahwa ayahnya masih tetap ada. Kasih sayang ayah Selly yang sangat tulus terbukti serta dapat dirasakan oleh Selly dengan nyata, sebab setiap tahun setelah ayahnya meninggal Selly selalu mendapatkan kiriman bunga dari sang ayah.

Tidak hanya sebatas bunga, bahkan dalam bentuk kiriman yang masih utuh satu paket sang ayah juga sudah mempersiapkan kalimat-kalimat surat yang sangat indah sehingga Selly dapat se utuhnya merasakan kehadiran sosok ayahnya. Lalu bagaimana bisa seseorang yang telah meninggal dapat mengirimkan bunga pada anaknya setiap tahun bahkan tepat di tanggal ulang tahunnya.

Ternyata, singkat cerita sebelum sang ayah meninggal, sudah memesan sekaligus membayar pemesanan bunga pada salah satu toko supaya dapat diberikan pada anaknya di setiap hari ulang tahun Selly. Hal demikian pula ditepati dengan sangat baik oleh toko bunga tersebut sehingga Selly dapat merasakan kehadiran ayahnya di setiap hari ulang tahunnya.

Hal tersebut sudah sangat membuktikan bahwa kasih sayang dapat terus tumbuh dengan abadi pada siapapun.

Terdapat sebuah pesan yang sangat penting yang ayah Selly tulis pada kiriman bunga di ulang tahun Selly yang ke dua puluh tiga. Bunyi dari pesan tersebut bahwa ayahnya akan selalu bersama dengan Selly hingga kapanpun, dan saat Selly melihat sekelilingnya, maka di situlah ayah Selly berada. Hal tersebut tentu dapat membuat hati Selly sangat kuat akan motivasi yang terus didapatkan dari ayahnya.

Cerpen 21­+ Perjuangan Melawan Tumor

Cerpen 21+

Cerpen 21+

Hampir seluruh manusia di Dunia ini mengenal istilah kanker atau tumor. Yaitu sebuah penyakit yang sangat berbahaya apabila dibandingkan dengan penyakit yang lainnya. Apabila seseorang telah mengidap penyakit kanker maka harapan hidupnya telah sampai di ambang-ambang. Terlebih apabila level kanker yang diderita telah tinggi serta merupakan jenis kanker langka yang sulit untuk diobati.

Penyakit kanker ini selain menyerang fisik seseorang juga dapat dikatakan dapat menyerang serta mematikan mental dengan tiba-tiba. Mereka yang telah di vonis kanker oleh pihak medis, tentu akan merasakan bahwa hidupnya akan segera berakhir.

Sangat jarang bahwa penderita kanker mempunyai semangat hidup yang kuat supaya dapat bertahan hidup. Walaupun penyakit kanker ataupun tumor ini terbilang sebagai penyakit yang sangat sulit untuk di atasi, akan tetapi tidak dapat di pungkiri bahwa tidak semua pasien kanker akan berujung pada kematian. Entah itu jenis kanker atau tumor apapun.

Bukti yang menunjukkan bahwa kanker dapat disembuhkan telah ada pada berbagai wilayah ataupun penderita di berbagai usia. Salah satunya yaitu sebuah kisah yang di dapat dari seorang gadis yang akhirnya dapat bebas dari kanker setelah menjalani kemoterapi dalam beberawa jangka waktu. Padahal gadis tersebut telah divonis mengalami kanker sejak usianya masih 4 bulan.

Ini merupakan kisah seorang gadis yang bernama Silvi di mana Silvi telah melalui berbagai pengobatan tumor selama satu tahun. Sedangkan jenis tumor yang diderita bukan merupakan jenis tumor biasa, akan tetapi jenis tumor yang sangat berbahaya karena menyerang otak.

Tentu ini begitu sangat menyakitkan bagi Silvi saat usianya masih balita, sebab harus melalui serangkaian pengobatan untuk kategori jenis penyakit ini.

Semenjak di vonis mengidap kanker otak pada usia 4 tahun. Akhirnya Silvi harus menjalani kemoterapi di sebuah rumah sakit bersamaan dengan banyak penderita lain. Silvi harus menjalani kemoterapi sebab semenjak di vonis menderita penyakit tersebut dan dokter telah mengatakan bahwa tumor tersebut tidak dapat di operasi sehingga satu-satunya langkah adalah dengan kemoterapi.

Walaupun tidak harus di operasi untuk menyembuhkan penyakit Silvi, ternyata lama kelamaan tumor di otak Silvi dapat menyusut serta pada akhirnya Silvi dapat sembuh kembali. Sehingga cerita ini dapat memotivasi banyak orang untuk sembuh sehingga pada akhirnya dapat hidup normal kembali.

Karena saking senangnya, ketika itu Silvi terus menari dengan sangat senangnya serta membunyikan bel congratulation di rumah sakit yang telah disediakan. Hal ini dapat membuka mata dari setiap pasien terutama pasien pengidap tumor serta kanker ganas bahwa setiap penyakit pasti dapat sembuh, entah dengan cara pengobatan yang sangat maksimal atau dari sebuah keajaiban.

Bahkan seorang bayi juga dapat sembuh dari suatu penyakit karena adanya semangat serta kemauan yang begitu kuat. Hal ini tentu dengan sebuah doa yang tiada henti untuk di panjatkan pada sang pencipta. Takdir memang tidak dapat dirubah, akan tetapi jangan sampai meninggalkan dengan yang namanya usaha.

Cerpen 21+ Orang Buta

Cerpen 21+

Cerpen 21+

Terdapat suatu kisah dari orang buta yang bernama Opik. Opik telah mengalami kebutaan sejak dilahirkan serta kebutaannya itu membawa anggapan buruk bagi setiap orang yang ada di sekitarnya. Bahkan bagi beberapa teman serta kerabat mekberikan saran kepada orang tua Opik untuk meninggalkannya sewaktu masih bayi. Apalagi jika diingat bahwa mereka adalah orang miskin.

Akan tetapi, pada akhirnya kedua pasangan ini mengambil sebuah keputusan untuk tetap membesarkan anaknya dengan mendidiknya penuh kesabaran. Dengan demikian mereka mendapatkan bayaran yang sangat memuaskan dengan masa depan anaknya yang sangat cerah.

Saat ini sang anak yang buta telah berhasil menjadi seorang miliarder yang memiliki penghasilan sangat besar sehingga keadaan ekonomi keluarga tersebut dapat berubah menjadi semakin baik jika dibandingkan dengan dulu.

Satu hal yang sangat menarik yakni, kesuksesan yang diraih sang anak ini diraih ketika usianya yang baru 22 tahun. Dapat dikatakan bahwa dia adalah seorang pebisnis muda yang sangat sukses dalam bidangnya. Selain itu perusahaan yang dia bangun juga dapat memberikan manfaat yang begitu besar bagi orang lain. khususnya bagi mereka yang memiliki fisik yang terbatas seperti Opik.

Pada akhirnya sekarang Opik merasa bahwa dirinya merupakan orang yang paling beruntung di dunia, akan tetapi hal ini tidak berkaitan dengan kesuksesan usaha serta bisnisnya yang telah berhasil dibangun. Dan yang paling membuat Opik sangat bersyukur adalah karena orang tuanya yang telah memutuskan untuk tetap membesarkan serta menyayanginya hingga dapat berhasil.

Cerpen 21+ Fisik yang Terbatas

Cerpen 21+

Cerpen 21+

Memiliki keterbatan fisik bukanlah suatu kabar yang baik untuk siapapun yang mengalaminya. Bahkan jika keterbatasannya di dapatkan semenjak lahir sebab cacat atau sebagainya. Tidak hanya untuk yang menderita saja, bahkan juga bagi orang tua serta keluarga. Selain hal tersebut, saat seseorang memiliki keterbatasan, maka dapat dikatakan ini bukan suatu ujian secara fisik akan tetapi juga secara mental.

Apabila seseorang yang memiliki keterbatasan fisik dan tidak memiliki mental yang tahan akan keterbatasan yang dimilikinya, sudah pasti bahwa dia akan mengalami suatu rasa keputus asaan yang sangat mendalam pada hidupnya.

Terlebih apabila dia mengingat bahwa dia memiliki kondisi fisik yang berbeda dari teman-teman yang lain. Khususnya saat dia masih pada usia anak-anak hingga remaja yang  biasanya akan mengalami tekanan saat merasa dirinya berbeda.

Walaupun dari banyaknya pengalaman ketika seseorang yang mengalami keterbatasan mental terdapat banyak rintangan yang dihadapi. Apalagi jika sang penderita banyak yang mengalami putus asa, dan pada kenyataannya masih banyak dari mereka yang malah memberikan inspirasi.

Seperti yang datang dari kisah seorang laki-laki yang bernama Rifki. Dengan keterbatasan fisik yang Rifki miliki, ini bukan suatu apa-apa melainkan memang sudah suatu bawaan dari lahir. Dan dapat dibilang bahwa keterbatasannya dapat dibilang cukup parah karena Rifki tidak mempunyai tangan serta kaki.

Akan tetapi terdapat suatu hal yang sangat menarik bahwa tanpa tangan dan kaki tersebut, Rifki mampu menjadi seorang fotografer yang handal serta memang Rifki telah memiliki minat yang sangat tinggi dalam bidang yang satu ini.

Apabila melihat kondisinya, tentu saja seolah seperti sangat tidak memungkinkan seorang Rifki dapat menjadi fotografer. Karena untuk dapat melakukan sekali potret saja apabila dibayangkan pasti akan sangat kuwalahan serta cukup rumit.

Bagaimana tidak rumit, karena untuk dapat melakukan suatu jepretan seseorang membutuhkan tangan untuk dapat menghasilkan suatu gambar yang sempurna, fokus, serta sesuai dengan yang diinginkan.

Sedangkan Rifki yang dari lahir tidak memiliki tangan yang dapat diandalkan untuk melakukan pemotretan ataupun kaki yang dapat menopang tubuhnya selama beraktivitas. Akan tetapi pada kenyataannya hal tersebut bukanlah suatu hambatan yang besar yang dapat menghalanginya meraih mimpi besar yang telah dia idam-idamkan tersebut.

Saat mulai menginjak usia dewasa, Rifki telah mampu mendirikan bisnis fotografi yang sangat berkembang. Karena memang dunia fotografi ini telah ditekuninya sedari lama. Namun, bagaimana Rifki dapat melakukan pemotretan.

Ternyata dalam hal ini sang fotografer hanya memanfaatkan wajahnya untuk mengoperasikan kamera, khususnya untuk mengatur urusan zoom, fokus, serta ISO. Sedangkan untuk dapat mematikan atau menyalakan kamera, dia memanfaatkan bagian mulut.

Hal demikian pula yang dimanfaatkan oleh Rifki dalam mengoperasikan kamera ini yang tidak lain adalah memanfaatkan kulit lebih pada bagian tangan yang difungsikan untuk menekan tombol shutter.

Hingga akhirnya nama Rifki yang telah sukses menghasilkan gambar-gambar bagus yang tentunya banyak dikenal oleh banyak orang. Bahkan Rifki pernah menjadi sorotan media dengan kesuksesan yang dimiliki walaupun dengan keterbatasan fisik yang tinggi.

Di saat seseorang yang memiliki kisah menarik seperti ini banyak di liput media, Rifki mengatakan bahwa sesungguhnya dia tidak ingin terlalu banyak orang yang memikirkan tentangnya. Sebenarnya yang Rifki harapkan sejauh ini hanyalah banyak orang di luar sana yang melihat kretaivitasnya yang telah dihasilkan.

Kisah Rifki dengan tekadnya yang begitu kuat, mental, serta fisik sudah barang tentu memberikan banyak pelajaran yang sangat berharga bagi siapapun.

Seseorang yang datang terlahir dengan keterbatasan fisik saja dapat mewujudkan cita-citanya serta sukses saat dia masih dewasa dengan semangat serta niat yang kuat. Sebab perjuangan yang dihadapinya tentu lebih berat dibandingkan dengan manusia yang memiliki fisik yang sempurna.

Cerpen 21+ Tukang Kayu

Cerpen 21+

Cerpen 21+

Dikisahkan ada seorang tukang kayu yang merasa sudah sangat tua serta berniat untuk pensiun dari pekerjaannya sebagai tukang kayu yang telah dijalani selama puluhan tahun. Karena ia ingin merasakan masa tua nyantai bersama dengan istri serta anak cucunya.

Sebelum memutuskan untuk benar-benar berhenti bekerja, sebelumnya ia sadar bahwa akan kehilangan penghasilan rutin yang biasa didapatkan setiap bulan. Walau bagaimanapun itu, sang tukang kayu tetap lebih mementingkan serta merasakan tubuhnya yang telah termakan usia sebab telah merasa sudah tidak dapat lagi melakukan aktivitas seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Pada suatu ketika, sang tukang kayu mengatakan sebuah rencana untuk pensiun kepada mandornya “Pak, saya mohon maaf karena rasanya tubuh saya sudah tidak seperti dulu lagi, saya sudah tidak kuat untuk menopang berbagai beban yang berat di pundak saya ketika bekerja”.

Setelah sang mandor mendengarkan niat tukang kayu itu, sang mandor merasa sangat sedih sebab sang mandor akan kehilangan salah satu tukang kayu terbaiknya, yaitu seorang ahli bangunan handal yang dimiliki dalam timnya. Akan tetapi apalah daya, sang mandor tidak dapat memaksa untuk tukang kayu mengurungkan niatnya berhenti bekerja.

Hingga terlintas dalam pikiran sang mandor untuk meminta permintaan terakhir sebelum dirinya pensiun. Sang mandor memintanya untuk membuatkan sebuah rumah untuk yang terakhir kalinya sebelum tukang kayu tersebut berhenti bekerja.

Dengan berat hati akhirnya tukang kayu menyanggupi untuk memenuhi permintaan sang mandor walaupun ia merasa sangat kesal.

Dalam mengerjakan proyek terakhirnya, ia berkata dalam hati bahwa dirinya tidak akan mengerjakan dengan sepenuh hati. Sang mandor hanya tersenyum dan berkata pada tukang kayu tersebut saat hari pertama proyek dikerjakan, “Aku sangat percaya padamu, jadi kerjakanlah dengan baik seperti saat biasa kau bekerja denganku, dan kau boleh menggunakan bahan terbaik yang ada”. Jawab sang mandor.

Akhirnya tukang kayu memulai pekerjaan terakhirnya dengan penuh kemalasan bahkan mengerjakan dengan asal-asalan dalam membuat kerangka bangunan, bahkan ia malah mencari bahan bangunan dengan kualitas yang rendah. Sehingga sangat disayangkan karena ia telah memilih cara yang buruk dalam mengakhiri kariernya.

Hari-hari terlewati dan akhirnya rumah tersebut selesai dibangun, sang mandorpun datang memeriksa, saat sang mandor memegang gagang daun pintu depan hendak membuka pintu, namun ia berbalik dan berkata “ini merupakan hadiahmu, terimalah hadiah dariku ini”.

Betapa kagetnya tukang kayu mendengar ucapan sang mandor. Bahkan ia sangat menyesal, andai saja ia tahu bahwa ia sedang membangunrumahnya sendiri, pasti ia akan mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Akibat pekerjaannya sendiri ia harus tinggal dalam rumah yang dibangun asal-asalan.

Cerpen 21+ Kesempatan Kedua

Cerpen 21+

Cerpen 21+

Dalam suatu malam, terlihat seorang pemuda yang berwajah tampan sedang memacu lajukan kendaraannya. Karena lelah serta ngantuk yang mendera, seketika ia kehilangan kesadaran dan mobil yang dikendarainya pun melintasi trotoar serta berakhir dengan menabrak sebuah pohon besar.

Karena mengalami benturan yang sangat keras di kepalanya, si pemuda sempat mengalami koma dan dirawat di rumah sakit. Dan ketika kesadarannya mulai kembali terdengar erangan perlahan.

“Aduh, kepalaku sangat sakit sekali, kenapa badan ku juga tidak dapat digerakkan?”. Nanar dan tempak bayangan bundanya yang sedang menangis, memegangi tangan serta memanggil-manggil namanya.

Setelah beberapa hari, dan kesadarannya mulai pulih, ia baru tahu bahwa mobil yang dikendarainya ringsek tidak karuan, dan apabila melihat kondisi mobil harusnya sang pengemudi pasti meninggal dunia. Namun ajaibnya, dia masih hidup (walaupun mengalami gegar otak yang lumayan parah, tulang paha yang patah, serta memar di sana-sini).

Hal tersebut membuatnya harus menjalani operasi dan proses penyembuhan yang lumayan lama serta menyakitkan.

Ketika pamannya datang menjenguk, si pemuda menggerutu tidak puas dengan kehidupannya. “Dunia memang tidak adil! Sejak kecil aku telah ditinggal oleh ayahku, dan gara-gara bunda membelikan mobil jelek, aku mengalami kecelakaan dan cacat seperti ini. Sungguh sial hidupku”.

Sang paman yang mengenal pemuda sejak kecil menegur dengan keras “anak muda, ternyata dibalik wajahmu yang rupawan ternyata jiwamu tidak, bundamu selama ini bekerja keras hingga hidupmu berkecukupan. Lihatlah sekelilingmu, sangat banyak orang yang tidak beruntung sepertimu, jangan menyalahkan orang lain , kecelakaan ini karena kesalahanmu sendiri”.

“Dan pernahkah kamu pikirkan, seandainya kecelakaan itu menghilangkan nyawamu, sudah memiliki bekal apa untuk kamu pertanggung jawabkan seluruh kelakuanmu di hadapan sang pencipta? Tuhan amat sangat baik, telah memberikan kesempatan kedua untukmu dapat hidup lebih lama. Dan itu artinya kau harus hidup dengan lebih baik, apa kamu mengerti?” lanjut sang paman memberi nasihat.

Sang pemuda sangat terpana dan sesaat menjawab dengan lirih “Terima kasih paman, saya janji akan terus mengingat nasihat dari paman ini. Biarkan saja luka di wajah ini sebagai pengingat supaya aku tahu diri serta mampu untuk terus bersyukur.

Boleh copy paste, tapi jangan lupa cantumkan sumber. Terimakasih

Cerpen 21+

Leave a Reply