6 Cara Menanam Ubi (Lengkap dengan gambar dan deskripsi)

Cara Menanam Ubi – Pernahkah Anda membayangkan mempunyai kebun ubi sendiri di rumah? Artikel berikut akan membantu Anda belajar tentang cara menanam ubi yang benar agar hasil panen melimpah. Populer dengan nama Sweet Potatoes, ubi atau ubi jalar tumbuh dengan baik di lahan kebun yang luas, tapi juga bisa ditanam di bagian lain dari landscape rumah Anda, misalnya di halaman belakang.

Ubi jalar adalah sayuran akar manis bertepung yang serbaguna dan bisa disiapkan sebagai hidangan manis atau gurih. Baik direbus, dipanggang, digoreng, atau sebagai campuran kolak, ubi merupakan pilihan karbohidrat yang lezat bagi kebanyakan orang. Ubi jalar juga sangat bergizi dan relatif rendah kalori. Inilah cara menanam, merawat, dan menumbuhkan ubi yang sehat.

Cara Menanam Ubi

Sesuai namanya, ubi jalar adalah tanaman merambat/menjalar yang tumbuh cepat menutupi tanah. Dibanding jenis kentang lainnya, menanam ubi jalar relatif lebih mudah. Untuk mendapat hasil panen yang maksimal, berikut adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan saat menanam ubi.

1. Waktu Tanam

Waktu Tanam

Ubi adalah tanaman musim hangat yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, tapi juga dapat tumbuh di seluruh dunia, mulai dari daerah tropis hingga daerah beriklim sedang. Ubi jalar membutuhkan setidaknya 4 bulan suhu hangat untuk mengembangkan umbi berukuran penuh. Jadi, waktu terbaik untuk menanam ubi adalah saat musim kemarau, dengan suhu berkisar 21-27 °C

2. Kondisi Tanah dan Lahan

Kondisi Tanah dan Lahan

Tanah ideal untuk menanam ubi adalah:

  • Ubi lebih menyukai tanah yang agak asam, di mana pH tanah adalah 5 hingga 6,5.
  • Tanah harus gembur, bebas gulma, berada di lahan terbuka, serta mendapat air dan nutrisi dalam jumlah yang cukup.
  • Pastikan untuk menanam ubi di bawah sinar matahari penuh hingga teduh parsial. Ubi memang lebih menyukai sinar matahari, tapi tetap membutuhkan sedikit naungan saat matahari sangat terik.
  • Ubi tidak menyukai tanah yang sangat padat, tergenang air, cuaca dingin, dan pupuk tinggi nitrogen (seperti kotoran ayam), karena pupuk jenis ini hanya akan membuat ubi memiliki banyak daun tapi umbinya kecil.
  • Jika Anda berkebun di iklim yang lebih dingin (misalnya puncak), menggunakan plastik hitam di tanah akan membuat tanah lebih cepat hangat.
  • Saat mengolah tanah, pastikan Anda membuat bedengan (gundukan-gundukan tanah dalam bentuk barisan) untuk meningkatkan drainase dan memberikan tempat bagi umbi untuk berkembang secara maksimal.

3. Cara Menanam

Cara Menanam

Tidak seperti kebanyakan sayuran lainnya yang diawali dengan biji, cara tercepat dan termudah untuk menanam ubi jalar adalah dengan menggunakan slip, yaitu tunas yang ditumbuhkan dari ubi jalar yang disimpan dalam air. Anda dapat membeli slip dari toko pembibitan, petani setempat, atau membuatnya sendiri dengan cara berikut:

  • Siapkan beberapa ubi jalar yang sehat dan bersih. Anda bisa membelinya dari toko kelontong terdekat atau supermarket. Tapi akan lebih baik jika Anda membeli dari pemasok benih terkemuka untuk memastikan bahwa Anda mendapat benih bebas penyakit dan unggul.
  • Cuci ubi dengan air bersih yang mengalir. Gosok lembut menggunakan tangan.
  • Dengan pisau tajam, potong ubi menjadi dua bagian dalam bentuk memanjang.
  • Tempatkan setiap bagian dalam toples, gelas, atau wadah lain yang berisi air, dengan setengah dari ubi berada di bawah air dan setengah bagian lain di atas air.
  • Anda bisa menyandarkan ubi di permukaan bagian dalam toples/gelas untuk agar ubi tidak bergeser.
  • Letakkan toples/gelas di dekat jendela atau sudut lain yang terkena sinar matahari. Ubi akan tumbuh menjadi tunas dalam beberapa minggu.
  • Agar benih ubi tetap sehat, pastikan Anda mengganti air secara teratur setiap beberapa hari dan buang ubi yang tidak menghasilkan akar atau terlihat layu.
  • Setelah tunas tumbuh sekitar 10-21 cm (sekitar 6 minggu), transplantasikan tunas ke halaman luar.
  • Sebelum menanam, basahi tanah secara menyeluruh kemudian gali lubang sedalam 10-13 cm dan lebar 8 cm dengan menggunakan sekop kecil.
  • Tempatkan satu benih di setiap lubang, dengan akar berada di bawah dan semua daun baru ada di atas tanah.
  • Isi sisa lubang dengan tanah, tekan dengan lembut dan tambahkan mulsa di sekitar tunas agar tanah tetap hangat.
  • Setelah semua benih ditanam, berikan tunas Anda air sampai semua tanah di sekitarnya basah tapi tidak banjir.
  • Selama masa pertumbuhan, Anda tidak perlu memotong rambatan, karena rambatan ubi yang memenuhi tanah akan mencegah pertumbuhan gulma, sehingga Anda tidak perlu melakukan banyak perawatan pada tanaman.

4. Penyiraman

Penyiraman

Tunas muda ubi jalar perlu disiram setiap hari untuk minggu pertama dan 2 hari sekali di minggu kedua. Setiap minggu penyiraman perlu dipisah beberapa hari sampai Anda menyiram hanya seminggu sekali. Jika tanah di sekitar tanaman sangat kering atau tiba-tiba hujan lebat, tambahkan atau kurangi air sesuai kebutuhan.

Ubi jalar dapat bertahan dari kekeringan tapi akan menghasilkan lebih sedikit umbi, pastikan Anda menyiramnya selama bagian terpanas di musim panas. Namun, hentikan penyiraman sekitar 3 – 4 minggu terakhir sebelum panen untuk menjaga umbi matang sempurna dan tidak terbelah.

5. Hama dan Penyakit

Hama dan Penyakit

Tanaman ubi sering diserang oleh Kumbang Jepang, yaitu serangga dengan kepala dan sayap biru tua dan tubuh orange. Serangga ini suka merusak batang dan akar ubi, serta meninggalkan larvanya di dedaunan. Untuk mencegah penularan, cabut tanaman yang terinfeksi dan tempatkan dalam wadah tertutup, kemudian buang bersama sampah rumah tangga.

6. Panen

Panen

Biasanya, ubi siap dipanen ketika daun dan ujung tanaman merambat mulai menguning, atau sekitar 4-6 bulan setelah masa tanam, tergantung pada suhu. Untuk memanen, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Saat tanah dalam keadaan kering, gali ubi dengan hati-hati menggunakan garpu sekop. Pastikan ubi tidak terpotong atau rusak.
  • Setelah ubi terlihat, gali dengan tangan dan tarik.
  • Bersihkan ubi dari tanah dan kotoran, lalu keringkan di bawah sinar matahari selama beberapa jam.
  • Simpan ubi di tempat yang hangat (sekitar 27 ° C) pada kelembaban tinggi (sekitar 90%) selama 10-14 hari. Sebaiknya ubi tidak ditumpuk, agar semuanya terkena angin.
  • Setelah 10-14 hari, bungkus masing-masing ubi dengan kertas koran dan masukkan dengan hati-hati ke dalam kotak kayu atau keranjang.
  • Simpan ubi di ruangan yang berventilasi baik dengan suhu setidaknya 13 °C. Basement adalah ruang penyimpanan yang sangat ideal, meskipun ruang penyimpanan atau dapur yang ber-AC juga cocok. Ubi yang disimpan dengan benar akan bertahan sekitar 6 bulan.

Jika Anda mencari tanaman kebun yang bernutrisi dan sedikit perawatan, ubi adalah jawabannya. Ubi bisa Anda sajikan saat sarapan, makan siang, makan malam, atau kapan pun Anda inginkan. Praktekkan cara menanam ubi di atas bersama keluarga dan nikmati segera hasil panen Anda.

6 Cara Menanam Ubi (Lengkap dengan gambar dan deskripsi)

Add Comment